Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 8, 2012

MELIHAT DARI SISI LAIN I

Kehidupan ini memang kadang di rasa tidak adil. Coba bayangkan barangkali 80% penduduk Indonesia ini hanya mampu menikmati kurang dari 20% dari kekayaan yang di miliki oleh Nusantar ini, sementara lebih dari 80% kekayaan negeri ini dinikmati hanya kurang dari 20% penduduk ini. Azas keadilan sosial dari Pancasila hanya sekadar slogan saja. Coba banyangkan bagaimana masyarakat kelas bawah berjuang memperebutkan kue rejeki dari pagi sampai malam hanya sekadar untuk urusan perut belaka.

Menulis Variasi? Siapa Takut!

Menulis Variasi? Siapa Takut! Agus Pribadi http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/03/menulis-variasi-siapa-takut/?ref=signin?ref=signin Menulis sesuai bidang keahlian memang bisa menjadikan penulis semakin ahli. Namun menulis variasi atau lebih dari satu jenis tulisan tidaklah mengapa. Lebih dari satu jenis tulisan bisa dibuat oleh seorang penulis, misalnya : artikel, pusi, cerpen, reportase dan lain sebagainya. Menulis variasi dapat menghilangkan penulis dari kejenuhan. Berbagai jenis tulisan yang ditulis, membuat penulis dapat menikmati tulisan-tulisan yang dibuatnya. Jika sedang jenuh menulis fiksi, dapat beralih sejenak ,menulis nonfiksi. Demikian sebaliknya. Hal itu membawa manfaat berikutnya yaitu : produktif dalam menulis. Dengan berganti-ganti tulisan, maka berbagai jenis tulisan pun dapat tercipta. Namun demikian, menulis variasi hendaknya jangan dipaksakan. Menulislah sesuai yang disukai dan dikuasai. Biasanya suka karena kuasa. Menyukai karena meng

PASKAH:dari beberapa artikel terpilih

MISTERI PASKAH DAN KELUARGA Oleh: C. Dwi Atmadi Ada banyak hal hal yang dapat diceritakan tentang hidup berkeluarga. Manis-pahitnya pengalaman sulit terlupakan: ketika menjadi pengantin yang cantik dan segar-bugar; ketika kelahiran anak pertama yang sangat menggembira­kan sampai menetes air mata bahagia pada sang bapak yang sering kelihatannya sulit terharu; Ketika dibius oleh harapan dan cita-cita yang penuh suka-cita sampai terpatahkan oleh keteledoran sendiri; ketika mulai terkejut akan keaslian-keaslian karakter pasangan yang mengganggu keharmonisan dan prestasi kerja yang sungguh membanggakan; dari ketidakpastian yang menggerogoti perasaan samapi terciptanya kemantapan yang melegakan. Susah dan senang silih berganti. Begitulah kira-kira yang diungkapkan dalam kitab Pengkotbah 3: 1-5, bahwa untuk segala jenis pengalaman ini ada ’waktu’-nya di dalam kehidupan manusia. Tinggallah sekarang bagaimana setiap orang mau mengatur sikap pribadi untuk menghadapinya. Sebagai man

Tetap Segar Ala Susi Susanti

http://id.omg.yahoo.com/blogs/stylefactor/tetap-segar-ala-susi-susanti-070601642.html Sang legenda di kantor Yahoo! Indonesia. Foto: Bernard Chaniago/Yahoo! Indonesia Untuk wanita yang baru menginjak awal umur 40-an, legenda bulutangkis Susi Susanti masih terlihat segar. Padahal aktivitasnya kali ini lebih bervariasi ketimbang masa-masa pertandingannya di tahun 90-an selain menjadi ibu bagi tiga buah perkawinannya dengan sesama peraih medali emas, Alan Budikusuma. Pemenang medali emas pada Olimpiade tahun 1992 di Spanyol ini kini menjalankan usaha spa dan pijat berstandar atlet yang sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta. Selain itu, dia juga menjalankan labelnya bernama Astec yang memproduksi raket berteknologi tinggi. Bagi Susi, yang terpenting dalam menjaga kesegaran tubuh adalah hidup seimbang. Caranya adalah dengan berolahraga teratur dan isi hidup dengan sesuatu yang positif, "ini akan memberikan dampak bagus untuk diri sendiri dan orang lain." Susi menambah