Jumat, 16 November 2012

Sekali Lagi, Jangan Remehkan Kekuatan dari Menulis!


Sekali Lagi, Jangan Remehkan Kekuatan dari Menulis!


http://media.kompasiana.com/new-media/2012/11/16/sekali-lagi-jangan-remehkan-kekuatan-dari-menulis-503735.html

Menulis untuk terapi, memotivasi, dan menyadarkan diri ? Kenapa tidak? Sekali lagi, jangan pernah kita remehkan dari kekuatan menulis. Karena begitu dahsyat kekuatannya.
Sejarah sudah membuktikan, dengan adanya kegiatan menulis. Kitab-kitab suci sampai sekarang dapat kita baca dan bermanfaat untuk begitu banyak umat manusia.
Begitu juga tidak sedikit orang yang hidupnya berubah karena membaca tulisan yang berisi motivasi dan pencerahan.
Menulis selain berguna untuk orang lain, sesungguhnya sangat berarti bagi diri sendiri. Bila ditulis dengan sungguh-sungguh dan dari kedalaman hati.
Berdasarkan pengalaman, bisa menulis setiap hari tanpa henti selama lebih dari tiga tahun adalah karena kekuatan dari menulis itu sendiri.
Karena menulis bagi saya pribadi adalah untuk memotivasi diri, penghiburan, dan untuk mengajari diri se diri.
Saya percaya kekuatan dari menulis disebabkan oleh pengalaman nyata yang pernah saya alami.
Ketika itu, frustasi dan kehilangan gairah sama sekali. Hidup segan, mati pun enggan.
Kehilangan selera membaca buku-buku suci dan mendengarkan ceramah kebenaran. Dimana sebelumnya saya begitu berminat.
Benar-benar kehilangan harapan. Buku-buku motivasi disentuh pun tak ada keinginan. Apa yang harus saya lakukan? Sering saya bertanya. Apa harus begini terus?
Alangkah sia-sianya kalau hidup harus terus begini?
Di antara ketiada-pastian itu, ada suara yang begitu nyaring dari dalam hati,”MENULISLAH! YA, MENULISLAH!”
Sejenak saya diam dan bertanya, “Menulis? Ide yang hebat!”
Sebenarnya jauh sebelumnya saya termasuk suka menulis. Menulis surat untuk sahabat pena dan menulis puisi cinta serta kata-kata bijak.
Namun sejak mendengar suara hati itu. Mulailah saya menulis kata-kata motivasi dengan tagline ‘Catatan@seorang pemenang’.
Maksudnya dengan menulis untuk menjadi seorang pemenang atas segala masalah yang dihadapi.
Sungguh dahsyat, dengan mulai menulis. Semangat yang selama ini entah ke mana bersembunyi. Kini perlaha hadir kembali.
Begitulah, sejak itu menulis itu seperti makanan agau minuman energi yang memberi gairah dan energi.
Itulah sebabnya saya berani dengan tegas mengatakan, bahwa menulis itu memiliki energi yang luar biasa sekali.
Memahami hal ini, kita hendaknya menulis yang positif yang mendatangkan manfaat. Bukan kata-kata keluh kesah dan sumpah serapah. Mengungkapkan kebencian dan caci maki.
Percayalah, dengan kebenaran ini: Dengan menulis hal-hal yang positif, maka energi positif yang akan datang.
Sebaliknya menuliskan kata-kata yang negatif, maka energi negatif itu akan menjadi milik kita. Mungkin kita mendapatkan kepuasan dengan mengumbar kata-kata negatif. Tapi itu hanya sementara. Karena pada akhirnya semua itu akan menjadi milik kita.
Sekali lagi, betapa dahsyatnya kekuatan dari menulis itu. Bila hendak menulis, niatkanlah menulis sesuatu yang positif dan membawa manfaat.
Menulis adalah kegiatan yang murah meriah untuk mengisi waktu dan memberikan arti yang luar biasa.
Kekuatannya dapat kita gunakan untuk terapi mengatasi masalah yang kita hadapi.
Bercanda! Mana mungkin menulis untuk mengatasi kantong kosong!
Siapa bilang tidak bisa? Teruslah menulis yang bagus, jadikan buku atau kirim ke media. Bukankah itu bisa untuk mengisi kantong baju kita?
 
Siapa yang menilai tulisan ini?

Minggu, 16 September 2012

Hidup Adalah Anugerah,Pasar Malam Agama dan WANITA –


Hidup Adalah Anugerah…



Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar, Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu, Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai, Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.

Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh, Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain, Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini. Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu.

NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI !



Pasar Malam Agama

Aku dan temanku pergi ke ‘Pasar malam agama.’ Bukan pasar dagang. Pasar agama. Tetapi persaingannya sama sengitnya, propagandanya pun sama hebatnya.

Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Ya, bangsa Yahudi. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi.


Di kios Islam kami mendengar, bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Muhammad ialah nabiNya. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu.

Di kios Kristen kami menemukan, bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin mengambil risiko masuk neraka.

Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: ‘Apakah pendapatmu tentang Tuhan?’ Jawabnya: ‘Rupanya Ia penipu, fanatik dan bengis.’

Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: ‘Bagaimana Engkau bisa tahan dengan hal seperti ini, Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu, bahwa selama berabad-abad mereka memberi julukan jelek kepadaMu?’

Tuhan berkata: ‘Bukan Aku yang mengadakan ‘Pasar malam agama’ itu. Aku bahkan merasa terlalu malu untuk mengunjunginya.’

(Anthony de Mello SJ)



WANITA –


Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.

Malaikat datang dan bertanya,” Mengapa begitu lama, Tuhan?”

Tuhan menjawab:
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?”

“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik.Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”



Malaikat itu takjub. “Hanya dengan dua tangan?….impossible!“

Dan itu model standard?!, “Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.


“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.


Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut.
Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan
agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.



Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi.” Malaikat itu menyentuh dagunya….
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh!
Seolah terlalu banyak beban baginya.”

“Itu bukan lelah atau rapuh….itu air mata”, koreksi TUHAN


“Untuk apa?”, tanya malaikat

Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan.

Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.

Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat. Cintanya tanpa syarat.

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang. Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .

Dia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.

Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.

Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:

Dia lupa betapa berharganya dia…



diambil dari berbagai sumber——–


Rabu, 05 September 2012

Empat Cara Smart Untuk Sukses


Empat Cara Smart Untuk Sukses

 


Saya yakin siapapun Anda dan tentu juga saya ingin hidup sukses. Sukses dalam artian yang sebenarnya yaitu hidup kecukupan dan bahagia sejak di dunia fana ini hingga kelak di 'alam sana'. Hal ini adalah berlaku umum tidak perduli jenis apa kita. Laki, peremuan, dewasa, pemuda, bodoh, profesor, doktor, kaum 'alim agamawan dan siapapun dia pasti punya cita-cita yang sama.

Bukan bermaksud menggurui, namun sekedar sharing hal ini kiranya bermanfaat. Perkara diterima atau ditolak oleh pembaca, saya serahkan sepenuhnya kepada pembaca yang budiman. Toh saya sendiri juga belum mampu sepenuhnya untuk melaksanakan empat cara smart ini untuk menuju kesuksesan. Sama-sama belajar saja sebenarnya.

Berikut adalah empat cara smart yang saya maksudkan. Keempat - empat cara smart ini sebenarnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang utuh yang tidak bisa dipisah-pisahkan. Pun juga cara smart ini yang tiga lebih merupakan sikap bathin, suatu pemahaman bathiniah yang merupakan kesadaran rohaniah dan yang satu merupakan satu 'action' yang harus kita miliki jika ingin hidup sukses dan bahagia atau lebih tepatnya hidup yang disukseskan dan dibahagiakan oleh Allah.
·  1. Ikhlas, rela dan rendah hati terhadap ilahi dan ketentuanNya.
Maksudnya mari kita ikhlas dan rela terhadap apapun ketentuanNya terhadap hidup kita. Ini bukan sikap putus asa. Jauh sekali dari itu. Apapun yang terjadi katakan demikian dalam lubuk hati yang paling dalam : "Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau...aku ini hanya makhluk...tiada punya daya apapun, dan Engaku Maha Benar...apapun yang Engkau takdirkan pasti benar...apapun yang Engkau putuskan terhadap diriku pasti benar...tidak salah...,bahkan aku pantas menderita lebih dari ini ( jika Anda merasa hidup menderita ), bahkan kelak jika Engaku menetapkan ku di dasar neraka jahanampun itu bukan salah Engkau...itu sudah patut bagiku...karena semua ini adalah kesalahanku sendiri ya Allah...aku memang termasuk orang yang menganiaya diriku sendiri...semua penderitaan dan kegagalanku adalah akibat kesalahanku sendiri ya Allah..."

·  2. Yakin dan berharap terhadap kasih dan pertolonganNya.
Kalau sudah merasa ikhlas dan rela akan keputusan Ilahi terhadap nasib diri maka jangan berhenti di situ. Yakinlah dan berharaplah akan kasih ( rahmat ) -Nya. Termasuk dalam hal ini adalah pengampunanNya dan pertolonganNya untuk mengubah hidup kita menjadi berhasil dan bahagia. Katakan demikian :" Namun hamba percaya bahwa sebesar-besar kesalahan hamba pasti lebih besar lagi pengampunanMu. Sebesar - besar hajad keperluan hamba masih besar lagi rahmatMu. Engkau berkuasa untuk memberi apa yang hamba hajadkan. Engakau berkuasa untuk mengubah kehidupan hamba menjadi sukses dan bahagia. Seberapa besarpun kesulitan hamba tentu masih lebih besar lagi kekuasaanMu, dan tiada halangan sedikitpun bagiMu untuk menolong hamba. Seberapa besarpun kebutuhan harta dan uang yang hamba perlukan masih lebih besar lagi kekayaanMu...Engkau Maha Kaya...Dan hamba yakin akan belas kasihanMu...akan kasih sayangMu...akan rahmatMu".

·  3. Istiqomah untuk tetap 'sadar penuh' terhadap 'kehadiran' dan peran Allah dalam kehidupan Anda.
Sadari sepanjang masa. Sadari sepanjang kehidupan Anda bahwa Anda tidak sendiri. Bahwa Anda hidup di dunia ini bukan atas kehendak Anda. Namun ada yang 'menghendaki Anda dan Saya - kita semuanya ini- untuk hidup di dunia ini. Kita ini ada yang 'memiliki'. Kita ini ada yang mengatur. Kita ini tidak hidup dengan sendirinya. Nah, dengan demikian wilayah kita adalah wilayah 'usaha' sedangkan hasil biar kita serahkan bulat-bulat kepadaNya. Pasrah total, mempercayakan kehidupan kita dalam tangan-Nya, dalam kebjiksanaan pengaturanNya. Mari kita 'bezikir' kepadaNya secara kontinya, istiqomah. Berzikir yang saya maksud adalah senantiasa 'sadar penuh' ( meminjam istilah Yusdeka ) akan kehadiranNya, terhadap peranNya dan terhadap pertolonganNya.

·  4. Senantiasa tersenyumlah.
Nah jika Anda memang sudah merasa percaya akan pertolonganNya, akan kasihNya, akan pengampunanNya maka tersenyumlah. Ya, jangan kelewatan, nanti disangka gila pula. Paling tidak awali hari Anda dengan senyum. Pertama kali senyum jika belum menemukan alasannya kenapa Anda senyum, just go ahead...senyum saja. Tarik bibir Anda...dan senyumlah. Toh otak Anda tidak bisa membedakan senyum karena memang ketawa atau senyum yang dipaksakan. Pokoknya senyum. Dan...blong... ketemu, hati jadi plong...otak segar. Nah, mau tahu alasannya kenapa harus senyum. Ya karena merasa hidup tidak sendirian lagi. Ada Allah tempat kita bergantung. Dia maha baik. Maha penolong. Kurang apa lagi ? Coba ingat-ingat nikmat yang Anda terima. Jangan ingat kesusahan Anda. Lihat masih banyak orang yang nasibnya lebih buruk dari Anda. Karena itu mari...senyum, senyum dan senyum.


Keempat cara smart yang saya sebutkan diatas adalah berangkaian satu sama lain dalam satu kesatuan. Jangan dipahami secara terpisah. Jika kita mampu untuk memiliki tiga kesadaran bathin dari nomor satu hingga tiga diatas ditambah satu 'action' yaitu mulai hari Anda dengan senyum dan senantiasa senyum...maka tunggu hasilnya hidup kita akan sukses dan bahagia.

Salam, Tiknan Tasmaun

Links to this post

RELATED POST

·                             MENCAPAI IMAN DAN YAKIN : Berguru Kepada Anak - Anak
·                             Deka : Pikiran Bawah Sadar, Antara Keinginan Manusia dan Rencana Tuhan
·                             KONSULTASI KEREJEKIAN
·                             Hidup Itu Indah
·                             Empat Cara Smart Untuk Sukses
·                             Alam Bawah Sadar ? ( serial Mind Power )
·                             Sholat Sebagai Sarana Auto-Sugesti
·                             MANTRA DAN SELF-MOTIVATION : seri motivasi, mind power
·                             TENAGA DALAM atau INNER POWER
·                             Tips Untuk Memperbesar Rejeki : seri motivasi
·                             Tidak Putus Asa Akan Rahmat Allah : Kisah Ibu Sholihah
·                             MENGGAPAI SUKSES ,( serial MIND POWER )
·                             HUBUNGAN QADLA DAN QODAR DENGAN IKHTIAR KITA.
·                             DEKATNYA ALLAH KEPADA MANUSIA
·                             Do You Think You’re in Control of Your Life?
·                             SUGENG SISWOYUDONO, INSPIRATOR TERBAIK
·                             EMOSI DAN SPIRITUAL POWER : SUNATULLAH,solusi berbagai problem
·                             MENGGAPAI BAHAGIA, MUNGKINKAH ?
·                             PENDAPATAN PASIF, apa itu ?
·                             How To Wake Up INNER ENERGY

Anatomi Oposisi yang Jinak: Analisis Sosiologi Politik terhadap Fenomena "Penjilat" dalam Lingkaran Kekuasaan di Indonesia

  Anatomi Oposisi yang Jinak: Analisis Sosiologi Politik terhadap Fenomena "Penjilat" dalam Lingkaran Kekuasaan di Indonesia Pen...