PUTRA KARANGANYAR: MENCARI KEBAIKAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP (mersudi becik,nggayuh sampurnaning urip). "dengan ilmu hidup menjadi mudah,dengan iman hidup semakin terarah, dengan berkebudayaan peradaban makin manusiawi dan membawa kebaikan bersama: satu bumi,satu nasib_kehidupan yang kita jalani=
Kamis, 31 Maret 2016
Liputan Terupdate: Baca Kalau Berani,Mulai Hari Detik Ini Stooooooooo...
Liputan Terupdate: Baca Kalau Berani,Mulai Hari Detik Ini Stooooooooo...: Biar tak stres, rehat sesaat yuk baca humor dari Cak Lontong yang bisa buat kita ketawa-tawa sendiri. Di sosial media tengah ramai humor k...
Rabu, 30 Maret 2016
Artikel Emha Ainun Nadjib (cak nun): Dasar Teori Tentang Majnun
Artikel Emha Ainun Nadjib (cak nun): Dasar Teori Tentang Majnun: cak nun. Memang bukan Saridin namanya kalau tidak gila. Dan bukan gilanya Saridin kalau definisinya sama dengan definisi Anda tentang gila. ...
TAREKAT JALAN SUNYI: Tarekat Kesunyian
TAREKAT JALAN SUNYI: Tarekat Kesunyian: Tarekat Kesunyian Ditulis Oleh: Mohammad Sobary Emha Ainun Nadjib, ringkasnya Cak Nun, senang berkelana, njajah paraja milangkori ke ...
Jumat, 25 Maret 2016
11 Alasan Tabu Bagi Blogger
11 Alasan Tabu Bagi Blogger
http://www.ririekhayan.com/2016/03/11-alasan-tabu-bagi-blogger.html
http://www.ririekhayan.com/2016/03/11-alasan-tabu-bagi-blogger.html
Untuk aktif blogging, adalah penting menguatkan diri dengan alasan-alasan yang memiliki unsur engineering untuk keep writing (konsisten) menulis konten yang berkualitas bahkan di saat mengalami mental block. Dan dalam menguraikan benang kusut si Mental Block ini, setidaknya ada 11 alasan / kondisi yang tidak boleh dibuat oleh bloggers. Bismillahirrahmaanirrahiimtulisan yang isinya seperti anak panah yang runcing ini merupakan salah satu postingan di website jeffbullas.com. Iya, kali ini tugas LBI adalah membuat review dari blog manca negara punyanya Mister Jeff Bulllas yang expert di bidang Social media marketing, content marketing, digital marketing strategy, keynote speaking, dan sederet skill lainnya yang mendulang sukses.
Hasil mengintip blog yang memiliki branding: WIN AT BUSSINESS AND LIFE IN A DIGITAL WORLD saya terkena sasaran panah postingan yang berisikan 11 Alasan tabu bagi Blogger. Banyak akan kita jumpai alasan-alasan yang dijadikan tameng (bagi yang sedang terjun di ranah blogging) untuk hiatus, cuti atau vacuum ngeblog dan atau sejenisnya sehingga merasa “Oke, I’ll GIVE UP from blogging”. Berikut ini 11 alasan yang tidak boleh dibuat oleh blogger adalah:
- Orang (pembaca) tidak akan menyukai opiniku. Blogging merupakan kegiatan yang bersifat yang sangat pribadi, tulisan yang dibuat dengan menggunakan sudut pandang secara personal, jadi wajar kan jika ada yang tidak setuju atau kurang sependapat. Selama yang kita tuliskan tidak SARA, tidak SARU, tidak diskriminatif dan tidak provokasi, mari jauhkan diri untuk membuat alasan yang kontra produktif ini ya? Bahkan seorang yang mastah blogger pun kadang masih terusuk rasa ini saat akan klik “PUBLISH” but they still do it.
- Saya tidak punya hal baru untuk dituliskan. Please deh, yang baru adalah hasil ATM; amati, tiru dan modifikasi dengan cara dan pola pikir kita. There's nothing excatly new (from nothing) but modify and or improvement. Iya kan?
- Sudah banyak yang menuliskan mengenai topic/isu ini. Meski sudah banyak yang menulis, tetap akan berbeda kesan yang bisa dipancarkan antara orang yang satu dengan lainnya.
- Saya (masih) sangat sibuk untuk ngeblog. Buuh komitment yang kuat untuk menyediakan waktu buat blogging. Honesty, jika kita memperturutkan 'kesibukan' rutin yang kita jalani, tak akan ada waktu untuk mencurahkan isi pikiran dalam bentuk tulisan.
- Saya tidak tahu bagaimana memulainya. Just take start, menulislah seperti angin yang berhembus. Setelah selesai, baru lakukan proses editing. Jika belum sempat edit, publish dulu juga bisa, next day baru kita re-read dan biasanya kita akan mengetahui part mana yang perlu di make over lagi.
- Saya tidak bisa blogging sekarang, waktunya tidak tepat. Tidak ada waktu yang benar-benar tepat untill we decide to start blogging
- Saya masih capek/lelah, mau istirahat dulu. Saat merasa lelah dan tidak termotivasi, leyeh-leyeh sebentar dan coba paksa diri untuk membuka laptop dan mencoba bekerja selama 15 menit. Biasanya, kita akan menemukan bahwa setelah sepuluh menit, akan menemukan kekuatan otak dan energi untuk menulis dan blogging. Wanna try it?
- Saya (takut) gagal. Jika kita mencoba blogging, ada kemunkinan 50 % akan berhasil dan 50 % akan gagal . Jika kita bahkan tidak mencoba sama sekali, dijamin 100 % kemungkinannya akan mengalami kegagalan dalam blogging.
- Jika blog saya sukses, teman-teman akan membeci saya?
- Saya masih harus belajar banyak?
- Saya tidak punya ide yang bagus.
Dari beberapa kali pengalaman mengajak teman untuk blogging, mayoritas alasan-alasan di atas yang mereka kemukakan. Yups, 11 hal tentang excusing yang wajib jadi pantangan diatas acapkali juga menggalaukan diri saya lhoh? sepertinya, saya perlu butuh waktu khusus dan lebih banyak lagi untuk menyimak pelajaran tentang blogging yang konsisten dengan content yang berkualitas.
Hal lain yang bikin saya so excite, lay out blog Pak Jeff ini sama lho dengan blog saya, model minimag dengan dua kolom utama (body blog), kolom widget di sebelah kanan dan footer blog. Yipppppiii…..senangnya hatikuuu.
![]() |
| Tampilan Blog Jeffbullas mirip kan dengan ririekhayan.com. |
Senin, 08 Februari 2016
AKSARA NAFAS CINTA: PIE SUSU
AKSARA NAFAS CINTA: PIE SUSU: perempuan yang menjunjung batu di atas kepala lelaki yang menyelipkan bunga di telinga menyajikan sebuah upacara di antara kepulan dupa ...
Jumat, 29 Januari 2016
Ciri Khas dan Keunikan orang Katolik
Ciri Khas dan Keunikan orang Katolik
Ciri khas orang Katolik itu mudah sekali dikenali, baik dari bahasa tubuh, sikap hidup, dan tindak tanduknya. Apa iya sih?
Mereka yg Katolik dapat dikenali dgn hal-hal berikut ini:
1. Membuat Tanda Salib, hal ini sering dilakukan pada saat pembuka dan
penutup doa. Saat-saat khusus, seperti gembira karena memenangkan suatu lomba hal ini pun dilakukan. Saat ketakutan, dengan spontan adapula yang melakukan gerakan ini. Dengan melihat gerak tubuh ini, kita bisa tahu bahwa seseorang itu beragama Katolik. Namun tidak semuanya berani menunjukkan identitas tersebut, misalnya pada saat makan di restoran, di warteg atau pada suatu resepsi. Beranikah Anda?
2. Pada hari Sabtu atau minggu, pada saat mereka ke gereja, kita bisa
membedakan bahwa mereka adalah seorang Katolik adalah dari buku yang
dibawanya (jika mereka membawanya), Orang Katolik tidak membawa Alkitab tapi Puji Syukur (dulu Madah Bakti). Mereka lebih akrab dengan yang namanya Puji Syukur daripada Alkitab, sehingga ada lelucon bahwa Kitabnya orang Katolik adalah Puji Syukur.
(Dengan catatan: Karena Gereja Katolik sudah ada Lembar Teks Misa, jadi boro2 bawa Kitab Suci seberat itu apalagi zaman skrg orang Katolik ke Gereja ada yg bawa uang kolekte dan tas (buat yg wanita), udah Puji Syukur nggak dibawa lagi krn sudah tersedia di tempat duduk Gereja. Tinggal baca. (jangan terbawa pulang loh)
3. Jika di rumahnya ada salib yang terpajang di dinding, maka salib itu
ada "corpus"-nya (patung Yesus yang disalibkan).
Itulah hal-hal lahiriah yang bisa langsung kita ketahui. Dibawah ini ada
lagi keunikan lainnya, yaitu :
1. Adanya Iuran Santo Yusup. Itu lho iuran masa depan untuk RIP nya warga Katolik. Sehingga ada yang bilang bahwa jadi Orang Katolik, kalau meninggal tidak usah repot ngurusin peti dan kavling kuburan karena sudah ada yang ngurus. Bisa aja nih!
2. Sabda Yesus, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban
berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu "(Mat 11:28), ditanggapi dengan sungguh-sungguh (namun tidak semuanya melakukan ini) pada saat mendengarkan homili (kotbah) pastor di gereja. Mungkin karena letih dan lesu, mereka tertidur di rumah Tuhan.
3. Jika ada pertemuan pendalaman Kitab Suci di lingkungan, biasanya yang
datang bisa dihitung dengan jari. Sepertinya mereka alergi atau takut dengan yang namanya Kitab Suci (tapi tidak semua lho!). Yang datang lebih sedikit dibandingkan dengan jika ada ibadat doa Rosario, setiap bulan Mei danOktober. Mungkin karena dalam rosario mereka tidak perlu berpikir dan untuk sharing pengalaman, tinggal mendoakan doa hafalan, semua orang bisa melakukannya. Tapi Doa Rosario itu mulia lho, namun tidak semua umat memahami makna dan dalam hal mempraktekkan doa tersebut.
4. Ada Komuni suci dalam setiap misa, dan misa diakhiri dengan bertkat
perutusan dari Pastor, namun masih ada saja yang langsung pulang setelah menerima komuni. Mungkin tujuan mereka ke gereja hanya untuk komuni saja ya. (Yudas Iskariot zaman sekarang!!! Begitu Komuni bablas pulang, seharusnya nggak pantas menerima Komuni itu orang)
5. Ada yang namanya Sakramen Rekonsiliasi, alias Tobat alias Pengakuan
Dosa, tapi tidak semua menjalankannya. Umumnya mereka lakukan setahun dua kali pada saat menjelang Natal dan Paskah. Bahkan ada yang alergi dengan sakramen tersebut. Atau alasan lainnya, mereka lebih suka langsung berdoa kepada yang di atas (plafon?) daripada dengan Pastor atau Romo. Mungkin mereka berpikir bahwa, "Romo juga manusiaaaaaa…." Mengikuti lagunya serius band. Padahal dalam Kitab Suci, Yesus berkata pada para muridNya, "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."* (Mat 16:19).
6. Perkawinan monogami, tidak terpisahkan dan sekali seumur hidup.
Istilah dalam bahasa jawanya, *till death do us apart*. Apa iya?
Bagaimana dengan para selebritis Katolik? Ada lho yang tidak menerapkan hal ini.
7. Sebelum perkawinan ada kursus perkawinan, ada penyelidikan kanonik dan komitmen bersama untuk mendidik anak secara katolik serta komitmen untuk membina rumah tangga menjadi keluarga bahagia, namun yang terjadi seringkali mereka malah membangun ring tinju.
8. Pada masa Prapaskah, biasanya mereka diwajibkan melakukan puasa dan pantang dan ada ibadat yang namanya Jalan Salib, namun sekali lagi tidak semua menjalankannya.
9. Warga yang non aktif, biasanya sibuk melakukan pendekatan dengan
pengurus lingkungan, wilayah dan Paroki pada saat punya keperluan khusus, seperti mengurus surat baptis, surat nikah, dan lain sebagainya.
10. Pada saat Natal dan Paskah, panitia pelaksana, seringkali dibuat
heran karena tiba-tiba dalam suatu misa, umat yang hadir jumlahnya bisa
berlipat kali dari biasanya. Mereka harus siap dengan kursi-kursi dan tenda
untuk bisa menampung umat yang hadir.
11. Point diatas (10) disebabkan karena ada umat yang menganut paham
NAPAS, Yaitu ke gereja hanya pada saat Natal dan Paskah.
12. Dalam perayaan Misa di gereja, pada saat-saat tertentu, Pada Hari
Raya, seringkali terdengar lagu-lagu Gregorian. Oh, indah sekali.
13. Punya santo-santa pelindung. Bagi bayi yang akan dibaptis menggunakan nama baptis dari nama santo atau santa sebagai pelindungnya. Sehingga terbit buku dengan judul 'Orang Kudus Sepanjang Tahun' (OBOR) dan Ensiklopedi Orang Kudus (Cipta Loka Caraka). Namun seringkali sang orang tua tidak memahami dan mengerti riwayat hidup sang santo/santa tersebut dan teladan apa yang akan dituruti dari santo/santa tersebut.
14. Punya pimpinan tertinggi dalam Hirarki Gereja, namanya PAUS, yang
merupakan penerus santo Petrus, wakil Kristus di dunia
Mereka yg Katolik dapat dikenali dgn hal-hal berikut ini:
1. Membuat Tanda Salib, hal ini sering dilakukan pada saat pembuka dan
penutup doa. Saat-saat khusus, seperti gembira karena memenangkan suatu lomba hal ini pun dilakukan. Saat ketakutan, dengan spontan adapula yang melakukan gerakan ini. Dengan melihat gerak tubuh ini, kita bisa tahu bahwa seseorang itu beragama Katolik. Namun tidak semuanya berani menunjukkan identitas tersebut, misalnya pada saat makan di restoran, di warteg atau pada suatu resepsi. Beranikah Anda?
2. Pada hari Sabtu atau minggu, pada saat mereka ke gereja, kita bisa
membedakan bahwa mereka adalah seorang Katolik adalah dari buku yang
dibawanya (jika mereka membawanya), Orang Katolik tidak membawa Alkitab tapi Puji Syukur (dulu Madah Bakti). Mereka lebih akrab dengan yang namanya Puji Syukur daripada Alkitab, sehingga ada lelucon bahwa Kitabnya orang Katolik adalah Puji Syukur.
(Dengan catatan: Karena Gereja Katolik sudah ada Lembar Teks Misa, jadi boro2 bawa Kitab Suci seberat itu apalagi zaman skrg orang Katolik ke Gereja ada yg bawa uang kolekte dan tas (buat yg wanita), udah Puji Syukur nggak dibawa lagi krn sudah tersedia di tempat duduk Gereja. Tinggal baca. (jangan terbawa pulang loh)
3. Jika di rumahnya ada salib yang terpajang di dinding, maka salib itu
ada "corpus"-nya (patung Yesus yang disalibkan).
Itulah hal-hal lahiriah yang bisa langsung kita ketahui. Dibawah ini ada
lagi keunikan lainnya, yaitu :
1. Adanya Iuran Santo Yusup. Itu lho iuran masa depan untuk RIP nya warga Katolik. Sehingga ada yang bilang bahwa jadi Orang Katolik, kalau meninggal tidak usah repot ngurusin peti dan kavling kuburan karena sudah ada yang ngurus. Bisa aja nih!
2. Sabda Yesus, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban
berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu "(Mat 11:28), ditanggapi dengan sungguh-sungguh (namun tidak semuanya melakukan ini) pada saat mendengarkan homili (kotbah) pastor di gereja. Mungkin karena letih dan lesu, mereka tertidur di rumah Tuhan.
3. Jika ada pertemuan pendalaman Kitab Suci di lingkungan, biasanya yang
datang bisa dihitung dengan jari. Sepertinya mereka alergi atau takut dengan yang namanya Kitab Suci (tapi tidak semua lho!). Yang datang lebih sedikit dibandingkan dengan jika ada ibadat doa Rosario, setiap bulan Mei danOktober. Mungkin karena dalam rosario mereka tidak perlu berpikir dan untuk sharing pengalaman, tinggal mendoakan doa hafalan, semua orang bisa melakukannya. Tapi Doa Rosario itu mulia lho, namun tidak semua umat memahami makna dan dalam hal mempraktekkan doa tersebut.
4. Ada Komuni suci dalam setiap misa, dan misa diakhiri dengan bertkat
perutusan dari Pastor, namun masih ada saja yang langsung pulang setelah menerima komuni. Mungkin tujuan mereka ke gereja hanya untuk komuni saja ya. (Yudas Iskariot zaman sekarang!!! Begitu Komuni bablas pulang, seharusnya nggak pantas menerima Komuni itu orang)
5. Ada yang namanya Sakramen Rekonsiliasi, alias Tobat alias Pengakuan
Dosa, tapi tidak semua menjalankannya. Umumnya mereka lakukan setahun dua kali pada saat menjelang Natal dan Paskah. Bahkan ada yang alergi dengan sakramen tersebut. Atau alasan lainnya, mereka lebih suka langsung berdoa kepada yang di atas (plafon?) daripada dengan Pastor atau Romo. Mungkin mereka berpikir bahwa, "Romo juga manusiaaaaaa…." Mengikuti lagunya serius band. Padahal dalam Kitab Suci, Yesus berkata pada para muridNya, "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."* (Mat 16:19).
6. Perkawinan monogami, tidak terpisahkan dan sekali seumur hidup.
Istilah dalam bahasa jawanya, *till death do us apart*. Apa iya?
Bagaimana dengan para selebritis Katolik? Ada lho yang tidak menerapkan hal ini.
7. Sebelum perkawinan ada kursus perkawinan, ada penyelidikan kanonik dan komitmen bersama untuk mendidik anak secara katolik serta komitmen untuk membina rumah tangga menjadi keluarga bahagia, namun yang terjadi seringkali mereka malah membangun ring tinju.
8. Pada masa Prapaskah, biasanya mereka diwajibkan melakukan puasa dan pantang dan ada ibadat yang namanya Jalan Salib, namun sekali lagi tidak semua menjalankannya.
9. Warga yang non aktif, biasanya sibuk melakukan pendekatan dengan
pengurus lingkungan, wilayah dan Paroki pada saat punya keperluan khusus, seperti mengurus surat baptis, surat nikah, dan lain sebagainya.
10. Pada saat Natal dan Paskah, panitia pelaksana, seringkali dibuat
heran karena tiba-tiba dalam suatu misa, umat yang hadir jumlahnya bisa
berlipat kali dari biasanya. Mereka harus siap dengan kursi-kursi dan tenda
untuk bisa menampung umat yang hadir.
11. Point diatas (10) disebabkan karena ada umat yang menganut paham
NAPAS, Yaitu ke gereja hanya pada saat Natal dan Paskah.
12. Dalam perayaan Misa di gereja, pada saat-saat tertentu, Pada Hari
Raya, seringkali terdengar lagu-lagu Gregorian. Oh, indah sekali.
13. Punya santo-santa pelindung. Bagi bayi yang akan dibaptis menggunakan nama baptis dari nama santo atau santa sebagai pelindungnya. Sehingga terbit buku dengan judul 'Orang Kudus Sepanjang Tahun' (OBOR) dan Ensiklopedi Orang Kudus (Cipta Loka Caraka). Namun seringkali sang orang tua tidak memahami dan mengerti riwayat hidup sang santo/santa tersebut dan teladan apa yang akan dituruti dari santo/santa tersebut.
14. Punya pimpinan tertinggi dalam Hirarki Gereja, namanya PAUS, yang
merupakan penerus santo Petrus, wakil Kristus di dunia
Langganan:
Postingan (Atom)
Seni Mencinta ala Erich Fromm: Mengapa Cinta Itu Skill, Bukan Sekadar Vibes!
Seni Mencinta ala Erich Fromm: Mengapa Cinta Itu Skill, Bukan Sekadar Vibes! Pernah gak sih kamu ngerasa kalau urusan cinta zaman ...
-
RINGKASAN CERITA ANOMAN DUTA (SANG UTUSAN ) Prabu Dasamuka menyerahkan Dewi Sinta yang diculiknya, di bawah pengawasan Dewi Trijata di...
-
Khasiat & Manfaat Dahsyat Membaca Ayat Kursi https://plus.google.com/113014617490520808583/posts/h2XuF7rVAU6?jf=1&pid=6147557277...
-
Gendhing Jawa - Javanese Gamelan Notation New notation website new! Pélog Lima Pélog Nem Pélog Barang Sléndro Nem Sléndro Sanga Sl...

