Inspirasi dari prof.komarudin hidayat:
·
·
Indonesia lagi berada di era puber politik dan puber
demokrasi.Gaya, citra dan emosional jadi ciri tahap pubertas.
"@PonijanLiaw:
Sebagus apa pun 'isi' anda, jika disampaikan dgn sombong, ia akan masuk ke tong
sampah pendengarnya."
@edw4rdfpn.Saya
mestinya membayar org yg sll mengkritik saya. Dia tlh bekerja utk saya secara
gratis.
Siapa menunjukkan jalan kebaikan, maka pahala yg mengerjakan
sebesar pahala yg menunjukkan (Sabda Nabi).
Jangan putus asa memperjuangkan nilai2 kebaikan dan kebenaran
meskipun oleh sebagian orang dianggap ideal, mimpi, utopis.
Saya kagum pd pemerintah Iran yg secara lantang berani berkata
"tidak" pd Barat.
Mengikuti acara Ngaji Bareng Wali. Menampilkan wajah dakwah yg
merakyat, suasana kelas bawah yg lugas, tanpa make up.@waliband
Sekarang ini ajaran agama lebih urgen dijalani dg benar, bukan
dijadikan issue perdebatan, gerakan dan variable politik.
Dua pilar utama utk menjaga stabilitas emosi: selalu bersikap
syukur dan ikhlas dg hasil apapun yg kita lakukan.
Masyarakat kita belum punya tradisi mapan dlm bernegara dan
berorganisasi.Yg ada kerumunan dan jd warga etnis/agama yg longgar.
"@PonijanLiaw:
Janganlah terganggu oleh hinaan & pujian. Keduanya sama2 ada baiknya & buruknya."
Seringkali kesenangan tdk datang bareng bersama kebenaran dan
kebaikan.
Pd awalnya politik itu mulia, bertujuan mensejahterakan dan
melindungi warga negara.
Orang yg obsesif pd kebebasan, jk dituruti tanpa batas akan mabuk
sendiri.
Dlm twitter orang mudah membuat lebel: liberal, sekuler,
fundamentalis, ekstrimis dll, saya sendiri hanya men-duga2 apa maksudnya.
Pengenalaan kt ttg Indonesia dan dunia adalah produk imajinasi dan
informasi. Secara riil kita tdk pernah menjamah dan kenal langsung.
Reply RT Favorite
Larangan merokok dri mulut yg bau rokok tdk punya wibawa.
Realitas sosial, politik dan bahkan alam itu penuh nuansa. Tdk
tepat membuat dikotomi hitam putih dan berpikir absolutistik-finalistis.
·
ROBERT GRE
·
Pagi ini kita kupas sekilas tentang isi buku Robert Greene yg
sangat terkenal dan jadi “kitab suci” para penguasa, pengusaha dan politisi
Robert Greene banyak tulis buku, namun hny 2 buku yg jadi Top Best
Seller sepanjang masa : The 48 Laws of Power dan The 33 Strategies of War
Kehebatan buku karya Greene ini terletak kemampuanya menyusun
teori2 kekuasaan, contoh2 nyata dampaknya bagi yg laksanakan dan yg abaikan
Literatur yg lengkap sbg pendukung teori2 kekuasaan pd buku2 karya
Greene menghasilkan suatu gambaran yg sempurna ttg kekuasaan itu sendiri
Buku2 Greene, scra utuh atau partial banyak digunakan, dikutip,
dijadikan referensi dlm buku2 lain di seputar motivasi, politik, bisnis dll
Hampir seluruh negarawan, pemimpin, konglomerat, politisi dst
terkemuka dunia menjadikan buku Greene sbg salah satu “Buku Suci” mereka
Kita mulai dari Buku The 48 Laws of Power ya …
Hukum 1. “Jangan Pernah Terlihat Lebih Baik dari Atasan Anda”.
Senantiasalah buat atasan anda lebih superior, lebih nyaman.
Buatlah atasan anda tampil lebih brilian drpd yg sesungguhnya. Jgn
sampai dia merasa terancam. Jgn berlebihan menunjukan kelebihan anda
Hukum 2. “Jangan pernah terlalu mempercayai teman, pelajarilah
cara memanfaatkan musuh”. Ingat : sebagian besar manusia jatuh krna temannya
Bukan musuh yang utama menyebabkan anda kalah atau jatuh atau
sengsara, tetapi teman2 andalah yg punya peluang /potensi sebabkan itu. Hati2
Hukum 3. “Sembunyikan Niat Anda”. Jangan pernah utarakan tujuan yg
sebenarnya dibalik tindakan anda. Simpan baik2 niat anda yg sesungguhnya
Jangalah anda terlalu polos. Terlalu transparan sehingga mudah
dibaca semua orang. Tidak semua orang suka meski niat anda itu baik
Hukum 4. “Senantiasa Bicara Lebih Sedikit daripada Yang
Diperlukan”. Orang terkesan pada anda bukan karena anda banyak bicara
Bicaralah sedikit mungkin. Semakin anda banyak bicara, semakin
banyak kelemahan anda yg dapat dinilai orang. Jgn terlalu berterus terang
Hukum 5. “Reputasi Itu Sangat Penting, Jagalah dengan Nyawa Anda
!” Reputasi itu landasan kekuasaan. Harga dan nilai diri anda sbg manusia
Ciptakan Reputasi yg kuat, kokoh sehingga tdk bisa diserang
apalagi dihancurkan oleh orang. Jangan ada celah sedikitpun bagi reputasi anda
Hukum 6. “Carilah Perhatian Berapun Harganya”. Popularitas itu
pintu untuk kesuksesan. Jika anda tidak dikenal, bgmn anda bisa capai cita2 ?
Bagi seorg politisi : cercaan, hinaan, olok2an, kritik dst pun
akan dijadikan peluang utk cari perhatian/ketenarannya. Manfaatkan sebaik2nya
Hukum 7. “Mintalah Orang Lain Bekerja Keras Untuk Anda” pergunakan
kebijaksanaan, ilmu pengetahuan, riset orang lain utk bantu tujuan anda
Jangan pernah lakukan sendiri apa yang bisa dilakukan orang lain
untuk anda. Gunakan semua pesona dan kemampuan anda utk gerakan orang lain
Hukum 8. “Usahakan Org Lain Mendatangi Anda - Gunakan Umpan bila
Perlu”. Ketika orang lain bertindak, selalu lebih baik anda pegang kendali
Hukum 9. “Raihlah Kemenangan Lewat Tindakan, Jangan Pernah Menang
Lewat Perdebatan”. Jauh lebih baik anda memang tanpa ucapkan 1 kata pun
Hukum 10. “Jangan Sampai Terinfeksi. Hindarilah Orang2 Yang Tak
Bahagia dan Orang Sial”. Sial, frustasi, kegilaan, kesengsaraan itu menular
·
Content from Twitter
Load Re