Untuk para warga Jakarta khususnya dan JABODETABEK PADA UMUMNYA, saya mengucapkan selamat datang kembali di rumahmmu pertama, setelah beberapa hari dari pulang kampung,- dimana dahulu engkau di lahirkan dan di besarkan. Setelah bersilaturahmi, juga mungkin dengan tradisi"yekar'' ,mendoakan nenek moyang ke makam yang telah di panggil Allah menurut tradisi masing-masing budaya/adat di Nusantara ini, di masing-masing daerah.
Setelah sekian lama merantau dan menetap di Jakarta, Jabodetabek, dan sekitarnya, puas di kampung halaman berjumpa dengan handai taulan, "sanak kadang, pamong mitro'', dll, kini anda mulai kembali di Jakarta, Jabodetabek dan sekitarnya, di mana engkau tinggal.
Dalam perjalanan dengan segala suka dan dukanya, kini kehidupan di rantau, di kota pertama di mana kita tinggal dan mencari penghidupan, kembali hari Senin, 27 Agt 2012 kehidupan normal akan kita mulai lagi.Mulai ngantor, bekerja, antar sekolah,jemput, dan seterusnya.
Dengan semanangat baru, spirit baru mari, "monggo" kita mulai lagi kehidupan ini, dengan etika, budaya, habitus baru yang lebih manusiawi.
Juga untuk warga Jakarta yang akan pemilukada putaran kedua, apapun pilihan anda itulah keyakinan anda untuk memilih pemimpin untuk periode berikutnya,- yang dengan harapan- ,akan membawa Jakarta ke arah yang lebih baik lagi.
Untuk yang sedang di rundung derita karena musibah dan lain-lain, tabahkanlah iman, mari memohon Perlindungan Allah, dan uluran sesama agar diringankan dalam musibah itu. Allah tidak akan memberi cobaan melebihi beban yang mampu kita pikul.
SEKALI LAGI SELAMAT IDHUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
PUTRA KARANGANYAR: MENCARI KEBAIKAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP (mersudi becik,nggayuh sampurnaning urip). "dengan ilmu hidup menjadi mudah,dengan iman hidup makin terarah, dengan seni dan senyum hidup makin indah,dengan olahraga hidup makin terjaga"
Jumat, 24 Agustus 2012
Korban Meninggal Arus Mudik Sudah Mencapai 820 Jiwa(25/08/2012)
Korban Meninggal Arus Mudik Sudah Mencapai 820 Jiwa(25/08/2012)
Korban meninggal terkait kecelakaan selama arus mudik terus bertambah. Data terbaru yang dikeluarkan Mabes Polri hingga pagi ini sudah mencapai angka 820 jiwa.
"Jumlah total kecelakaan ada 4.701 kejadian, total korban meninggal dunia 820 jiwa dan luka berat 1.336 jiwa," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi, Sabtu (25/8/2012).
Boy menambahkan, berdasarkan catatan Mabes Polri, terjadi kenaikan dalam jumlah angka kecelakaan dan korban meninggal dunia dibanding dengan tahun lalu.
"Laka lantas hari pertama s/d hari ini di tahun 2012 dibanding tahun 2011 naik 407 kejadian ( +9 %), meninggal dunia naik 113 korban (+16%), luka berat naik 129 korban (+11%)," jelas Boy.
Sebagai gambaran, kecelakaan tiap harinya di kawasan mudik mencapai angka ratusan kejadian. Polri mengimbau agar pengendara berhati-hati dan menahan diri. Pada Jumat (24/8) tercatat ada 367 kecelakaan, dengan korban meninggal dunia 60 jiwa dan luka berat 114 jiwa.
Korban Meninggal Arus Mudik Sudah Mencapai 820 Jiwa(25/08/2012)
Korban Meninggal Arus Mudik Sudah Mencapai 820 Jiwa(25/08/2012)
Korban meninggal terkait kecelakaan selama arus mudik terus bertambah. Data terbaru yang dikeluarkan Mabes Polri hingga pagi ini sudah mencapai angka 820 jiwa.
"Jumlah total kecelakaan ada 4.701 kejadian, total korban meninggal dunia 820 jiwa dan luka berat 1.336 jiwa," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi, Sabtu (25/8/2012).
Boy menambahkan, berdasarkan catatan Mabes Polri, terjadi kenaikan dalam jumlah angka kecelakaan dan korban meninggal dunia dibanding dengan tahun lalu.
"Laka lantas hari pertama s/d hari ini di tahun 2012 dibanding tahun 2011 naik 407 kejadian ( +9 %), meninggal dunia naik 113 korban (+16%), luka berat naik 129 korban (+11%)," jelas Boy.
Sebagai gambaran, kecelakaan tiap harinya di kawasan mudik mencapai angka ratusan kejadian. Polri mengimbau agar pengendara berhati-hati dan menahan diri. Pada Jumat (24/8) tercatat ada 367 kecelakaan, dengan korban meninggal dunia 60 jiwa dan luka berat 114 jiwa.
Sehabis Nonton “Kita Vs Korupsi”
Sehabis Nonton “Kita Vs Korupsi”
http://sosbud.kompasiana.com/2012/08/25/sehabis-nonton-kita-vs-korupsi/
OLEH DAYU RIFANTO
Apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula”
Pernah dengar nama Howard Kelly? Ia adalah ginekolog terkemuka di dunia (1858 – 1943). Sepanjang karirnya, ia menjadi pelopor metoda operasi dan penemu cystoscope – alat endoskopi yang digunakan pada pasien. Singkatnya, Howard Kelly adalah dokter yang sangat berjasa dalam pengembangan ilmu kedokteran.
Di balik segala keberhasilannya, ada sebuah kisah masa kecil sang dokter yang sangat menggugah hati. Suatu hari di akhir abad 19, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar. Ia ingin makan, tapi uangnya hanya 1 sen.
Akhirnya ia memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya. Ketika sampai di sebuah rumah, seorang gadis membuka pintu dan menyambut kedatangannya. Ia menjadi gugup karena kebaikan dan kecantikannya. Niat meminta makan diurungkan, akhirnya bocah miskin ini hanya meminta segelas air.
Sang gadis memperhatikan wajah sang bocah yang lemah sebagai tanda sangat kelaparan. Ia pun lalu masuk ke dalam rumah dan kembali membawakan segelas susu besar. Bocah miskin kelaparan itu pun meminumnya perlahan-lahan hingga ia menjadi kenyang dan kuat lagi
“Berapa harus kubayar segelas susu ini?” kata anak itu.
“Kau tidak harus membayar apa-apa,” jawab si gadis. “Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang kulakukan.”
“Bila demikian, ku ucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku.”
Bocah miskin itu pun pergi. Dalam hatinya sungguh berterima kasih atas kemurahan Tuhan lewat sang gadis, sehingga kepercayaannya kepada Tuhan dan sesama manusia bertumbuh semakin kuat. Ternyata masih ada orang-orang baik dan tulus…
Bertahun-tahun berlalu
Seorang dokter muda mendapat undangan dari sesama rekan terkait penyakit langka seorang pasien. Ia terpilih dalam tim dokter ahli yang menangani masalah ini. Ketika mendengar nama dan kota asal si pasien, terlihat pancaran aneh di mata sang dokter. Ia segera bangkit lalu berjalan di lorong rumah sakit dengan berpakaian dokter untuk menemui si pasien.
Benar dugaannya. Dokter muda ini segera mengenali wanita yang sedang sakit itu. Ia lalu kembali ke ruang konsultasi dengan tekad untuk menyelamatkan nyawanya. Sejak hari itu sang dokter memberikan perhatian khusus pada kasus si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien bisa disembuhkan. Merasa pasiennya sudah sembuh total, sang dokter meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui sebelum diserahkan kepada si pasien.
Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke kantor sang dokter. Ia mengamati sejenak lalu menuliskan sesuatu di pinggirnya. Tagihan itu kemudian dikirimkan ke kamar pasien. Si pasien takut membuka amplop nota tagihan karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya. Akhirnya, tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu :
Telah dibayar lunas dengan segelas susu
Tertanda
Dr. Howard Kelly
……………………………………………..
Tadi malam, sehabis nonton film pendek KitavsKorupsi, dan teringat terutama film pendek yang diperankan oleh Tora Sudiro dan diarahkan oleh Ine Febriyanti, film ini berjudul Selamat Siang, Risa! Berlatar belakang waktu di tahun ’70-an. Seorang pria bernama Arwoko (Tora Sudiro) bekerja sebagai seorang mandor gudang dengan sikap tegasnya yang jujur dan anti berbuat curang. Namun, sikapnya tersebut kemudian mendapatkan ujian ketika salah seorang anaknya sedang menderita penyakit parah sementara ia dan istrinya, Niken (Dominique) sama sekali tidak memiliki uang.
Saya agak geregetan sendiri, saat ada orang yang menawarkan uang kepada Tora dan ditolak, karena jumlahnya besar, disaat keluarga Tora kesulitan keuangan, dan dalam visualisasi film anak Tora sedang sakit. Tora sempat bilang bahwa jika menolak uang haram itu dianggap sebagai sebuah kebodohan maka : “Kesalahan dan kebodohan ini tidak akan saya sesali sampai mati”.
Dan saat bilang begini, diruang bersebelahan dengan ruang tamu ada si Istri yang mencuri dengar menangis sembari menggendong anak yang sakit, entah antara menangis sedih karena anak sakit tak ada biaya berobat sedang suami di tawarkan uang melimpah tak mau, atau menangis senang karena suami taat pada nilai – nilai kebenaran, walau menyulitkan ?. susah sekali menjadi orang jujur, dan dalam kehidupan nyata, berapa banyak yang kuat menolak berperilaku korup jika dalam film saja divisualisasikan yang jujur selalu sulit hidupnya ?
Saya pun ingat kembali sama kisah – kisah hukum tabur tuai, apapun yang ditanam akan berbuah kembali pada kita dan tanaman itu bisa tanaman yang baik atau buruk. Dan ada cerita yang indah milik Pak Jamil yang saya kutipkan disini yang persis sama dengan cerita lain diatas, bahwa perbuatan baik berbalas hal baik dan sebaliknya :
Ibu I miss You
Hukum kekekalan energi dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula. Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003.
Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta . Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah layar monitor.
Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya. Dokter berkata, “Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu”. Sayapun menjawab “Mengapa dokter meminta izin saya? Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta izin saya”
Dokter itu menjawab “Karena obat yang ini mahal Pak Jamil.” “Memang harganya berapa dok?” Tanya saya. Dokter itu dengan mantap menjawab “Dua belas juta rupiah sekali suntik.” “Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok? Dokter itu menjawab, “Sehari tiga kali suntik pak Jamil”.
Setelah menarik napas panjang saya berkata, “Berarti satu hari tiga puluh enam juta, dok?” Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, “Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar penyakit istri saya segera ditemukan.” “Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya, pak.” jawab dokter.
Setelah percakapan itu usai, saya pergi menuju mushola kecil dekat ruang ICU. Saya melakukan sembahyang dan saya berdoa, “Ya Allah Ya Tuhanku… aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Tuhanku… gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di jagat raya ini.”
Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk mebayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan.
Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang ia menangis sambil terbata berkata, “Pokoknya yang ngambil uangku kualat… yang ngambil uangku kualat…” Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu.
Usai berdoa saya merenung, “Jangan-jangan inilah hukum alam dan ketentuan Yang Maha Kuasa bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan.
Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang ia miliki itu.” Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam dan menanyakan kondisi anak-anak di rumah, maka saya bertanya kepada ibu saya “Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?”
“Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil, duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya ada yang ngambil,” jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup mata perlahan, butiran air mata mengalir di pipi.
Sambil terbata saya berkata, “Ibu, maafkan saya… yang ngambil uang itu saya, bu… saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf… saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu.” Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik telepon saya dengar ibu saya berkata: “Ya Tuhan pernyataanku aku cabut, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh.” Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon doa darinya.
Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata “Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu.” Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. “Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter.”
Saya meninggalkan ruangan dokter itu…. dengan berbisik pada diri sendiri “Ibu, I miss you so much.”
———————————
“Pada akhirnya, buah perbuatan akan selalu mengikuti kita.”
Ekspektasi saya menonton tadi malam ingin sekali melihat bahwa yang tidak korup akhirnya berakhir bahagia, misal keluarga Tora mungkin tidak kaya dalam arti berlebihan tetapi ending ceritanya adalah berkecukupan, lalu anak – anaknya berhasil dalam kehidupan mereka. Dan yang korup sebaliknya, walau mungkin banyak uang suatu ketika terhantam balik oleh perbuatan mereka, misal tertangkap korupsi, lalu dipenjara, lalu keluarga berantakan, hidup tak tenang dst.
Jadi bahwa apapun yang dilakukan akan berbalik ke kita sendiri, perlu diperlihatkan dalam film tsb, dan perilaku positif diperlihatkan mendapat ganjaran positif sebaliknya perilaku negative. Jadi yang menonton bisa bilang : wah susah-susah bentar gak papa lah, yang penting saya yakin yang baik akan menghasilkan buah baik yang suatu saat datang menyapa keluarga saya :). Soalnya kalau jujur gambarannya susah terus, siapa yang mau jadi orang jujur di jaman sekarang ini ? *uhuk2.
walau begitu, terus terang saya tetap senang ada film seperti ini. karena penting orang mengerti dan mengetahui bahwa perbuatan korup ada dan hidup dimana – mana, dan karena merusak, harus dilawan oleh siapa saja. hanya saja penekanan balasannya harus dipertegas, biar yang nonton lebih tergerak untuk menentang dan melawan korupsi.
“Apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula”
Koyao !!
semoga berguna
@dayurifanto
sumber :
http://duniaandromedaku.blogspot.com/2012/07/inspirasi-tagihan-mahal-rumah-sakit.html#ixzz24L51G9VN
wanasedaju.blogspot.com
Kamis, 23 Agustus 2012
NOTASI GENDHING-GENDHING JAWA/GAMELAN
Gendhing Jawa - Javanese Gamelan Notation
| New notation website new! |
| Pélog Lima |
| Pélog Nem |
| Pélog Barang |
| Sléndro Nem |
| Sléndro Sanga |
| Sléndro Manyura |
| Alphabetical Listing |
| Search Balungan |
| Gérongan |
http://www.gamelanbvg.com/gendhing/gendhing.html
Rabu, 22 Agustus 2012
DALANG-DALANG JAWA TIMUR
Dalang asal Gamping Trenggalek Ki Hadi Sutikno kali ini membawakan lakon Kikis Tunggorono live dan diabadikan oleh UVS Visual Shooting dan Kurnia sound system.
Yang penting bagaimana kisah lengkapnya Lakon Kikis Tunggorono ?
dan Jawabanya adalah dapat kita download link dibawah ini :
asil Rekaman UVS Visual Shooting Video Dawuhan Trenggalek, yang disponsori PPW Jatim dengan tenaga tenaga kameramen Profesional dan tenaga editing berpengalaman telah selesai melakukan conversi Audio wayang kulit yang kali ini dibawakan dalang asal Tulungagung Jawa Timur Ki Eko Kondho Presdianto dengan lakon Petruk Dadi Ratu.
Dimana link Audionya akan dapat kita download bersama melalui link dibawah ini :
Pada Awal Tahun 2012 PPW Jatim bekerja sama dengan Kurnia FM Trenggalek dan Kurnia Group Shooting sukses mensponsori pementasan wayang kulit dan sempat dilive streaming melalui blog kurniafm.com
Dalang Muda Asal Trenggalek
Kami selaku PPW jatim dan crew Kurnia fm bersama Kurnia Group Video shooting dan UVS Video Service mengucapkan selamat mendownload
dan selamat menikmati AUDIONYA.
Salah satu dalang Senior Trenggalek Ki Genit Santoso, kali ini sempat PPW Jatim dapatkan dengan membawakan Lakon Gondomono Sayemboro yang kebetulan live di Rejowinangun Trenggalek beberapa tahun yang lalu.
Salam PPW Jatim
Salah satu dalang asal Trenggalek diawal Januari 2012 menggelar pentas di Desa Ngepeh Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek dengan membawakan lakon Wahyu Baskoro Tunggal dan diabadikan dengan Video Shooting UVS Trenggalek yang selalu bekerjasama dengan PPW jatim dalam Rangka ikut serta melestarikan Budaya Jawa Khususnya Wayang Kulit. Kali ini Kurniafm Trenggalek telah selesai melakukan conversi dalam bentuk Audio pagelaran tersebut
Berikut ini link hasil conversi Audio dari KURNIA FM TRENGGALEK
Salam dari PPW Jatim
Ali M
Dan masih banyak lagi di http://wayangprabu.com
WAYANG KULIT DARI MAS BUDI , WAYANG PRABU.COM
WAYANG KULIT DARI MAS BUDI , WAYANG PRABU.COM
Kembali diunggah Koleksi dari radio Argososro oleh bapak Sugiran, yang kali ini audio Dalang dari Magelang Ki Radyo Harsono (Dalang Cino) dengan membawakan lakon Wahyu Makutoromo.
agaimana Kiprah dalang Asal Magelang Ki Radyo Harsono ?
Disini Linknya
Ki Suwondo Hadi Prayitno adalah salah satu Putra Almarhum Ki Timbul Cermo Manggolo, kali ini sharing Audio dari koleksi Bapak Sugiran dengan lakon Ontorejo Takon Bopo
agaimana Kiprah Putra Ki Timbul Cermo Manggolo ?
disini LINKNYA
Mas Supriyadi ngaturi panjenengan kejawi wujud lampahan Kumbakarna Gugur, ugi lampahan sanesipun inggih menika Wahyu Eka Bawana. Samangke mbaka setunggal enggal kaaturaken dhumateng sedaya sutresna Ki Hadi Sugito.
Ing mriki Ki Sugino nggelar lampahan Rama Tambak ingkang kagelar wujud serial ingkang kawiwitan saking lampahan Anoman Dhuta lan dipun pungkasi lampahan Rama Nitis.
Ingkang kepareng mundhut audionipun kula aturi klik ing MRIKI
KUNTUL WILANTEN
Ki Timbul Hadiprayitno yang ingkang kula mangertosi, inggih menika satungaling Dhalang Gagrag Metaraman ingkang kukuh nidakaken ing bab pedhalangan pakem. Urut urutaning jejeran ngantos tancep kayon, sedaya dipun tindakaken kanthi patitis ing salebeting garis sastra pedhalangan ingkang jangkep. Liripun, Ki Timbul disiplinnindakaken kados pundi ngecakaken ukara sastra utawi basa pocapan lan janturan ingkang leres, suluk Metaraman ingkang baku , lan sabetan ingkang sae. Dramatisasiadegan ingkang dipun garap dening Ki Timbul menika salah satunggaling bab ingkang menjila katandhing kaliyan dalang Metaraman sanesipun.
Setunggaling conto ingkan kapethik saking jejeran wontening Negari Slagahima nalika ngrembag ruwet rentenging kawontenan ingkang saweg damel para rawuh ing pagelaran kados dene mlebet ing swasana lampahan, kados kapetha ing ngandhap menika. Nalika samanten, Prabu Wiwanadewa ndangu ingkang putra magepokan kaliyan putri sekar kedhaton. Makaten kirang langkung pangandikanipun Prabu Wiwanadewa dhumateng ingkang putra, Bimakurdha;
+++++++
ah kembali koleksi PPW Jatim kali ini Sharing Audio Lakon Wahyu Nirmala Jati live in Ponorogo yang dibawakan oleh dalang Ki H Anom Suroto dan Ki Bayu Aji Pamungkas.
erikut ini linkya
BONUS TRACK LAKON WAHYU JATI WASESO REKAMAN PITA KASET
Selasa, 21 Agustus 2012
8 Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik | Stories of Eka Adhisastra
8 Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik | Stories of Eka Adhisastra
Lebaran segera tiba, mayoritas kaum urban biasanya mudik ke kampung halaman, meninggalkan sementara tempat tinggalnya di perantauan. Sering kali rumah tinggalnya dibiarkan kosong, tanpa pengawasan oleh orang yang dipercayai tentu rawan terjadinya aksi kejahatan. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi beberapa tip berikut ini mungkin bisa anda pertimbangkan agar rumah yang ditinggalkan bisa lebih aman.
8 Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik
Lebaran segera tiba, mayoritas kaum urban biasanya mudik ke kampung halaman, meninggalkan sementara tempat tinggalnya di perantauan. Sering kali rumah tinggalnya dibiarkan kosong, tanpa pengawasan oleh orang yang dipercayai tentu rawan terjadinya aksi kejahatan. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi beberapa tip berikut ini mungkin bisa anda pertimbangkan agar rumah yang ditinggalkan bisa lebih aman.
- Sebelum Anda pergi, pastikanlah semua pintu rumah dan jendela terkunci.
- Cabut selang gas dari kompor dan matikan berbagai alat elektronik yang tidak digunakan. Jangan lupa pula untuk mencabut steker (colokan) barang elektronik saat meninggalkan rumah. Ini berfungsi untuk menghemat listrik dan mencegah adanya arus pendek yang bisa memicu kebakaran rumah.
- Nyalakan lampu di beberapa bagian dalam rumah, seperti di kamar atau di ruang tamu, untuk memberi kesan kalau rumah tidak ditinggal dalam keadaan kosong.
- Titipkan rumah ke tetangga yang tidak mudik atau pengurus RT/RW. Tak lupa juga untuk bertukar nomor telepon dengan tetangga terdekat dan pengurus RT/RW yang tidak mudik agar tetap bisa berkomunikasi selama Anda berada di kampung halaman.
- Upayakan untuk memberi uang tips pada petugas keamanan di lingkungan perumahan agar 'lebih' mengawasi rumah Anda.
- Jika punya anggaran lebih, pasang alarm untuk mencegah masuknya penjahat ke rumah kita atau kamera pengawas (CCTV) di titik tertentu seperti kamar tidur dan ruang keluarga. Kini sejumlah perusahaan penyedia jasa keamanan juga sudah menawarkan tenaga pengamanan yang ditugaskan untuk menjaga khusus rumah atau ruko selama libur Lebaran.
- Amankan barang-barang berharga, jangan menyimpan barang berharga yang mudah untuk dibawa kemana – mana saat Anda meninggalkan rumah.
- Jangan was-was, jangan habiskan hari istimewa anda dengan merasa was was terus menerus lantaran memikirkan keadaan rumah yang ditinggalkan. Yang paling utama, anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir hal – hal buruk.
SENI NEGOSIASI
SENI NEGOSIASI
I. Pendahuluan
Negosiasi harus dibekali dengan strategi dan perencanaan terlebih dahulu. Strategi dan perencanaan efektif merupakan hal paling penting dalam memperoleh tujuan negosiasi. Sayangnya tidak banyak negosiator bersedia melakukan perencanaan strategi. Asumsi dasar mereka adalah keterbatasan waktu dan tekanan yang membuat sulit untuk melakukan perencaanaan secara efektif dan memadai.
Meskipun perencanaan dalam strategi memainkan peran penting dalam negosiasi. Negosiator umumnya gagal melakukan perencanaan efektif karena beberapa alasan tertentu. Akan tetapi, perencanaan strategis mengakomodasi negosiator dengan pemetaan yang mendampingi mereka dalam proses menuju kesepakatan. Pemetaan tersebut bersifat fleksibel dengan berbagai update dan modifikasi yang diperlukan dikarenakan lingkungan kinerja negosiasi berubah secara dinamis.
Akan tetapi, negosiator yang secara hati-hati melakukan perencanaan strategis melakukan pemahaman terhadap kunci isu-isu, merangkai semua isu-isu dan memahami kompleksitas faktor-faktor dalam penentuan posisi tawar (bargaining). Jika negosiatior telah memahami setiap faktor tersebut di atas maka mereka akan mengetahui langakah-langkah yang mesti dilalui dalam negosiasi supaya mereka memperoleh arah yang jelas. Tentu saja upaya ini berpengaruh besar dalam menentukan hasil akhir negosiasi.
Salah satu tahap dalam mengembangkan dan melakukan strategi negosiasi adalah menentukan sasarannya. Negosiator mesti mengantisipasi sasaran-sasaran seperti apa yang ingin mereka capai dalam suatu negosiasi dan memfokuskan bagaimana ntuk mencapai sasaran-sasaran tersebut.
Mengindentifikasikan suatu sasaran yang memberikan efek langsung meliputi determinasi sasaran itu sendiri, misalnya harapan-harapan bukan merupakan sasaran; sasaran biasanya diidentifikasikan memiliki relasi dengan sasaran pihak lain; sasaran biasanya disertai dengan batasan-batasan tertentu; dan sasaran yang efektif mesti konkret, spesifik dan dapat diukur.
Sedangkan sasaran berhubungan dengan dampak tidak langsung dalam determinasi sasaran dan tujuan diplomasi meliputi, sasaran yang bersifat tunggal dan langsung umumnya didapat dari satu proses negosiasi. Hasilnya didapatkan pandangan terhadap sasaran yang dibatasi oleh pengejaran dampak sasaran jangka pendek dan dampak sasaran jangka panjang. Sasaran negosiasi lain yang kompleks dan sulit untuk dikenali, mungkin memerlukan serangkaian tahap negoasisi awal.
II. Prinsip Negosiasi
Dalam membangun dan membina kelanggengan networking, diperlukan kemampuan seorang negosiator. Hal ini disebabkan karena dalam relasi terdapat 4 (empat) pilihan, antara lain : menghindar, terbuka responsif, asertif persuasif, dan agresif konfrontatif. Dalam negosiasi sendiri diperlukan upaya agar relasi yang ada tidak melenceng atau keluar dari terbuka responsif dan asertif persuasif.
Jika keluar dari asertif persuasif maka relasi tidak akan pernah bisa dibangun karena masing-masing pihak akan saling menghindar sehingga substansinya tidak pernah tersentuh, sedangkan jika keluar dari asertif persuasif maka relasi juga tidak bisa terbangun karena akan terjadi konfrontasi atau pertikaian dari masing-masing pihak.
Untuk itu dalam negosiasi diperlukan 7 (tujuh) prinsip negosiasi, yakni :
a. Negosiasi harus memiliki struktur
Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengaturan jalannya negosiasi. Tanpa dibentuk struktur yang dibentuk terlebih dahulu dan disepakati bersama negosiasi tidak akan berjalan, karena masing-masing pihak akan berusaha melakukan tindakan sesuai dengan keinginannya.
b. Struktur negosiasi akan menentukan strategi
Dengan adanya struktur yang jelas, maka akan lebih jelas strategi yang akan diambil dalam negosiasi.
c. Struktur bisa dibentuk
Pembentukan struktur merupakan sebuah hal yang bisa dilakukan dengan memperhatikan pola-pola relasi yang sudah ada sebelumnya termasuk di dalamnya pola-pola kekuasaan yang melingkupinya.
d. Sumber kekuasaan dalam negosiasi adalah kontrol terhadap proses
Untuk dapat mempengaruhi jalannya negosiasi sehingga tujuan akan bisa diperoleh maka seorang negosiator haruslah mampu mempengaruhi jalannya proses.
e. Proses dapat diarahkan
Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa mengontrol proses dalam negosiasi merupakan hal yang sangat penting dalam negosiasi. Namun hal yang perlu diperhatikan dalam hal tersebut adalah : proses dapat diarahkan dengan cara memperkuat relasi dan pengaruh dalam semua tahap negosiasi.
f. Negosiator adalah pembelajar
Hal ini merupakan hal yang sangat penting karena jika seorang negosiator tidak mau memperhatikan, mempelajari, dan memahami keadaan serta perubahan yang terjadi di sekelilingnya, maka negosiasi yang dilakukannya akan selalu gagal.
Hal ini merupakan hal yang sangat penting karena jika seorang negosiator tidak mau memperhatikan, mempelajari, dan memahami keadaan serta perubahan yang terjadi di sekelilingnya, maka negosiasi yang dilakukannya akan selalu gagal.
g. Negosiator adalah peminpin
Sebagaimana point-point sebelumnya maka seorang negosiatior haruslah mampu memimpin dengan baik. Karena tingkat kepemimpinan akan juga berpengaruh kepada derajat kepercayaan orang lainnya.
III. Strategi Negosiasi
Dalam bagian ini akan dipelajari strategi negosiasi yang sifatnya mendasar dan digunakan dalam setiap jenis negosiasi dan dalam situasi negosiasi yang apa pun. Sementara langkah-langkah dalam negosiasi pada dasarnya digunakan ketika kebutuhan itu muncul, sedangkan strategi negosiasi dipelajari agar dapat membantu dalam mendapatkan apa yang diinginkan dalam negosiasi.
A. Buat Pihak Lawan Berkomitmen Terlebih Dahulu
Seorang negosiator penjualan yang cerdik biasanya sudah mengetahui kapan akan berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan pihak lawan, yaitu apabila sudah dapat membuat pihak lawan lebih dulu berkomitmen pada sebuah posisi. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan :
a. Penawaran pertama dari pihak lawan mungkin jauh lebih baik daripada yang diduga sebelumnya.
b. Penawaran pertama dari pihak lawan memberikan informasi tentang mereka sebelum kita mengatakan sesuatu kepada mereka.
c. Ini memungkinkan kita untuk melakukan pembatasan tujuan terhadap proposal dari pihak lawan.
Jika pihak lawan menyatakan harga lebih dulu atau berkomitmen lebih dulu, maka kita dapat membatasi tujuan mereka, dan kita dapat mengakhiri negosiasi dengan mengambil jalan tengah sesuai dengan yang diinginkan. Tetapi jika pihak lawan berhasil membuat anda berkomitmen lebih dulu, kondisi sebaliknya lah yang akan terjadi.
Jika kedua belah pihak telah mengetahui bahwa mereka seharusnya tidak mendahului, kita tidak dapat duduk terus di meja negosiasi dengan kedua belah pihak menolak menyebutkan angka. Kita perlu mencari informasi apa yang dikehendaki lebih dulu dari pihak lawan.
Selain harga, lebih baik kita membiarkan orang lain menyerahkan proposal kepada kita daripada kita yang menyerahkan proposal itu kepada mereka. Beberapa negosiator yang terampil membuat rentang jarak dengan pihak lawan agar seolah-olah pihak lawan sedang mendekati mereka padahal dalam kenyataannya malah sebaliknya.
Jika kedua belah pihak telah mengetahui bahwa mereka seharusnya tidak mendahului, kita tidak dapat duduk terus di meja negosiasi dengan kedua belah pihak menolak menyebutkan angka. Kita perlu mencari informasi apa yang dikehendaki lebih dulu dari pihak lawan.
Selain harga, lebih baik kita membiarkan orang lain menyerahkan proposal kepada kita daripada kita yang menyerahkan proposal itu kepada mereka. Beberapa negosiator yang terampil membuat rentang jarak dengan pihak lawan agar seolah-olah pihak lawan sedang mendekati mereka padahal dalam kenyataannya malah sebaliknya.
B. Berpura-pura Bodoh Itu Pintar
Bagi seorang negosiator penjualan yang cerdik, pintar itu bodoh dan bodoh itu pintar. Ketika kita bernegosiasi, adalah lebih baik berpura-pura tahu lebih sedikit dari pada pihak lawan, jangan terlihat lebih tahu. Semakin berpura-pura bodoh, semakin baik posisi kita (kecuali IQ turun sampai pada titik di mana anda tidak punya kredibilitas menjadi hilang).
Jadi alasan untuk berpura-pura bodoh adalah karena hal ini mengurangi semangat pihak lawan untuk bersaing. Bagaimana kita dapat bernegosiasi di mana lawan negosiasi kita adalah orang yang meminta pertolongan kepada kita?
Sebaliknya, negosiator yang membiarkan ego menguasai dirinya, cenderung melakukan hal-hal yang bertentangan dalam negosiasi.
Misalnya :
a. Membuat keputusan yang terlalu cepat, tanpa meluangkan waktu lebih dahulu untuk memikirkan kembali hal-hal yang seharusnya dipikirkan lagi.
b. Tidak akan mau bertanya kepada orang lain sebelum ia akan melakukan sesuatu.
c. Tidak akan mau berkonsultasi denga ahli sebelum ia melakukan komitmen.
d. Tidak akan mau berusaha untuk meminta konsesi.
e. Tidak akan mau dikesampingkan/ kalah oeh supervisor.
f. Tidak akan mau membuat catatan tentang kemajuan negosiasi dan tidak mau mengacu pada catatan tersebut.
a. Membuat keputusan yang terlalu cepat, tanpa meluangkan waktu lebih dahulu untuk memikirkan kembali hal-hal yang seharusnya dipikirkan lagi.
b. Tidak akan mau bertanya kepada orang lain sebelum ia akan melakukan sesuatu.
c. Tidak akan mau berkonsultasi denga ahli sebelum ia melakukan komitmen.
d. Tidak akan mau berusaha untuk meminta konsesi.
e. Tidak akan mau dikesampingkan/ kalah oeh supervisor.
f. Tidak akan mau membuat catatan tentang kemajuan negosiasi dan tidak mau mengacu pada catatan tersebut.
Seorang negosiator penjualan yang cerdik sangat memahami pentingnya berpura-pura bodoh untuk mempertahankan pilihannya, misalnya meminta waktu kepada pihak lawan untuk mempertimbangkan lagi keputusan yang akan diambil agar ia dapat memikirkannya dalam-dalam dan menyeluruh tentang resiko dan bahayanya, dan tentang peluang yang dapat diperoleh dengan mengajukan permintaan tambahan.
Permintaan untuk menunda keputusan sementara ia mencocokkan keputusannya dengan panitia atau dewan direksi. Meminta waktu untuk memberikan kesempatan kepada para ahli legal atau ahli teknik untuk meninjau proposal tersebut.
Memohon konsesi tambahan. Menggunakan langkah orang baik/orang jahat untuk menekan pihak lawan tanpa melakukan konfrontasi. Mengambil waktu untuk berpikir dengaqn berpura-pura melihat kembali catatan mengenai negosiasi tersebut.
Tetapi di lain hal, berhati-hatilah, kita tidak boleh berpura-pura bodoh di bidang keahlian sendiri. Negosiasi menang-menang akan dapat diwujudkan tergantung pada kesediaan setiap pihak untuk bersimpati terhadap posisi lawan. Hal ini tidak akan berlangsung apabila kedua belah pihak terus bersaing. Seorang negosiator mengetahui bahwa berpura-pura bodoh akan mengurangi semangat bersaing dan membuka pintu untuk solusi menang-menang.
C. Jangan Biarkan Pihak Lawan Menulis Kontrak
Pada negosiasi yang biasa, bernegosiasilah sampai pada hal-hal yang terperinci secara verbal, kemudian hal-hal itu ditulis sehingga kedua belah pihak dapat melihatnya kembali dan menyetujuinya. Dalam kenyataannya belum ada situasi di mana kita dapat membicarakan setiap detail dalam negosiasi verbal. Selalu ada hal-hal yang terlupakan atau terabaikan saat kita melakukan negosiasi secara verbal sehingga hal tersebut harus dirinci secara tertulis.
Demikian pula kita harus membujuk pihak lawan untuk menyetujui atau menegosiasikan hal-hal tersebut pada saat duduk bersama untuk menandatangani kesepakatan tertulis. Hal ini terjadi ketika satu pihak adalah yang menulis kontrak dimana itu hal itu merupakan satu keuntungan yang jauh lebih besar sementara pihak lawan tidak memilikinya. Sangat dimungkinkan pihak yang menulis kesepakatan tersebut akan memikirkan bahwa paling tidak ada beberapa hal yang tidak muncul dalam negosiasi verbal.
Pihak tersebut kemudian berusaha menulis uraian hal-hal itu demi kepentingannya. Dan membiarkan pihak lawan mengajukan perubahan pada kesepakatan tersebut pada saat pihak lawan diminta untuk menandatanganinya.
Oleh karena itu jangan biarkan pihak lawan menulis kontrak, hal itu akan merugikan anda. Hal ini berlaku pada proposal yang singkat atau pada perjanjian yang ratusan halaman banyaknya. Perlu diingat bahwa masalah ini bukan hanya masalah mengambil keuntungan dari pihak lawan.
Yang terlihat adalah telah terjadinya kesepakatan diantara kedua belah pihak terhadap satu hal, tetapi sebenarnya interpretasi mereka secara substansial berbeda sangat menuliskannya dalam kontrak.
Jika kita adalah pihak yang menulis kontrak, merupakan suatu hal yang baik apabila kita mencatat keseluruhan jalannya negosiasi dan memberi tanda pada masing-masing hal yang akan menjadi bagian dari kesepakatan akhir.
Tanda tersebut dapat berfungsi ganda, antara lain :
1. Untuk mengingatkan anda memasukkan semua hal yang diinginkan.
2. Untuk memberikan rasa percaya diri kepada anda dalam memasukkan sebuah poin dalam perjanjian walaupun belum mendapat persetujuan dari pihak lawan.
Jika mempunyai tim negosiasi, pastikan bahwa semua anggota tim telah mencermati kontrak sebelum dipresentasikan di hadapan pihak lawan.
1. Untuk mengingatkan anda memasukkan semua hal yang diinginkan.
2. Untuk memberikan rasa percaya diri kepada anda dalam memasukkan sebuah poin dalam perjanjian walaupun belum mendapat persetujuan dari pihak lawan.
Jika mempunyai tim negosiasi, pastikan bahwa semua anggota tim telah mencermati kontrak sebelum dipresentasikan di hadapan pihak lawan.
Kita mungkin telah mengabaikan poin yang seharusnya dimasukkan atau mungkin salah mengartikan poin tersebut. Kadang-kadang negosiator terlalu antusias sampai pada suatu tahap di mana ia merasa pihak lawan telah menyetujui sesuatu yang sebenarnya ia sendiri kurang jelas.
Menuliskan kesepakatan yang diinginkan sebelum negosiasi dilakukan akan sangat membantu. Hal ini digunakan sebagai bahan pembanding dengan hasil negosiasi yang dicapai. Juga untuk melihat sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai. Adakalanya kita juga akan merasa senang apabila mendapat suatu konsesi yang sebenarnya tidak kita harapkan untuk diperoleh.
Kesepakatan yang dicapai, mungkin merupakan kesepakatan yang luar biasa, tetapi tanpa terlebih dahulu membuat kriteria, mungkin kesepakatan itu adalah hasil yang sangat biasa. Menjadi luar biasa karena kita telah memperhitungkannya masak-masak.
D. Bacalah Kontrak Setiap Waktu
Di masa lalu saat kontrak masih harus diketik dengan mesin ketik, kedua belah pihak akan memeriksanya dan menulis setiap perubahan, kemudian setiap negosiator akan memberi paraf mengenai setiap perubahan tersebut. Cara melihat kontrak tersebut yaitu dengan meninjau sekilas perubahan-perubahan yang telah anda buat dan telah disetujui.
Di masa lalu saat kontrak masih harus diketik dengan mesin ketik, kedua belah pihak akan memeriksanya dan menulis setiap perubahan, kemudian setiap negosiator akan memberi paraf mengenai setiap perubahan tersebut. Cara melihat kontrak tersebut yaitu dengan meninjau sekilas perubahan-perubahan yang telah anda buat dan telah disetujui.
Sementera di saat sekarang dengan adanya kontrak yang dibuat dengan komputer, anda tinggal menghidupkan komputer, membuat perubahan dan mencetak kontrak baru sesuai dengan perubahan yang diinginkan. Namun dengan kontrak ditulis dengan komputer masih mengandung resiko, yaitu perubahan dapat saja dilakukan setiap waktu sehingga bisa saja kita tidak ingat apa yang telah disetujui. Bisa saja pihak lawan berbuat curang dengan mengubah beberapa bagian dalam kontrak tanpa kita ketahui.
E. Funny Money
Sampai pada saatnya kita mulai berpikir berapa banyak barang yang telah dibeli selama setahun. Kemudian kita menyadari bahwa jumlah uang yang masih bisa dinegosiasikan cukup berharga untuk dipertahankan melalui negosiasi.
Beberapa contoh mengenai Funny Money :
• Suku bunga dinyatakan dalam persentase
• Lebih menekankan jumlah bayaran setiap bulan daripada harga yang sebenarnya dari setiap item
• Kenaikan bayaran per jam setiap orang daripada kenaikan tahunan perusahaan
• Premi asuransi bulanan daripada tahunan
• Harga tanah dinyatakan dengan pembayaran bulanan.
Jadi ketika kita bernegosiasi rincilah investasi tersebut sampai pada satuan tertentu karena dengan cara itu kita akan belajar untuk berfikir bagaimana anda mengeluarkan uang riil pada saat seseorang menawarkan barang tertentu. Jangan pernah biarkan pihak lawan menggunakan funny money.
F. Orang Percaya Pada yang Mereka Lihat Secara Tertulis
Kata-kata yang tercetak mempunyai pengaruh atau kekuatan yang besar terhadap orang. Kebanyakan orang percaya kepada apa yang mereka lihat secara tertulis, mereka tidak akan percaya bila mereka hanya mendengarnya. Pada setiap kesempatan, tuangkan hal apapun secara tertulis.
G. Berkonsentrasilah Pada Isu
Seorang negosiator penjualan yang cerdik mengetahui bahwa mereka harus berkonsentrasi pada isu (pokok permasalahan) dan tidak teralihkan perhatiannya oleh tindakan-tindakan negosiator lawan. Ketika kita bernegosiasi, konsentrasikan pada gerakan konsesi tujuan yang sedang dirundingan di meja negosiasi.
Inilah satu-satunya yang mempengaruhi hasil dari negosiasi, tetapi kita sangat mudah terpengaruh oleh apa yang dilakukan pihak lawan.
Begitu mudahnya seorang wiraniaga terpengaruh oleh apa yang dilakukan pihak lawan di dalam negosiasi daripada berkonsentrasi pada pokok permasalahannya. Sering terjadi seorang negosiator meninggalkan ruang negosiasi karena ia berpikir bahwa pihak lawan tidak adil.
Begitu mudahnya seorang wiraniaga terpengaruh oleh apa yang dilakukan pihak lawan di dalam negosiasi daripada berkonsentrasi pada pokok permasalahannya. Sering terjadi seorang negosiator meninggalkan ruang negosiasi karena ia berpikir bahwa pihak lawan tidak adil.
Ini menunjukkan bahwa ia tidak dapat berkonsentrasi pada pokok permasalahannya, tetapi justru pada apa yang dilakukan pihak lawannya. Seharusnya ia dapat meninggalkan ruangannya tapi ini adalah semacam taktik negosiasi khusus bukan karena ia gusar atau kecewa.
Inilah sebabnya mengapa orang pemasaran sering mengalami kesalahan. Mereka kehilangan motivasi sehingga membawa permasalahan ke manajer pemasaran mereka. Maka manajer pemasaran pun akan menindaklajuti dengan langsung menghubungi pihak lawan. Manajer pemasaran tersebut dapat menanganinya, bukan karena ia cemerlang atau lebih pintar daripada wiraniaga tersebut, tetapi karena ia belum terlibat secara emosional dengan orang yang dihadapi wiraniaga itu. Jangan libatkan emosi, tetapi belajarlah berkonsentrasi pada pokok permasalahannya.
H. Berilah Selalu Ucapan Selamat Kepada Pihak Lawan
Setelah negosiasi dilakukan, kita harus selalu memberi ucapan selamat kepada pihak lawan. Berikanlah ucapan selamat kepada mereka meskipun mereka melakukan negosiasi dengan buruk.
Katakan kepada mereka bahwa negosiasi yang telah dilakukan adalah sangat berharga sehingga pihak lawan juga merasa menang. Ucapan selamat kepada pihak lawan ini dilakukan sebagai macam bentuk penghargaan atau hormat kepada pihak lawan.
IV. Inti dari Negosiasi
Inti dari negosiasi menurut James Gwee, pada dasarnya mencakup 3 (tiga) hal, yaitu waktu, informasi, dan kekuasaan. Masing-masing aspek akan dijelaskan lebih dalam pada uraian selanjutnya berikut ini :
A. Time (waktu)
Ada 6 (enam) aturan negosiasi yang berkaitan dengan waktu, yaitu sebagai berikut :
1. Aturan 1 – Aturan Batas Waktu.
Tanpa batas waktu, para juru runding akan menunda-nunda membuat keputusan. Sebelum mulai bernegosiasi, harus dapat diketahui apakah lawan negosiasi memiliki batas waktu untuk dipenuhi. Jika tidak, bersiaplah untuk tidak mendapat sebuah keputusan, atau keputusan yang disampaikan dalam waktu yang sangat lama.
2. Aturan 2 – Lawan Negosiasi, Terlepas dari Penampilan Mereka yang Tenang, Selalu Memiliki Batas Waktu.
Tugas negosiator yang baik adalah bertanya serta memberi pengertian dari berbagai sudut pandang mencari batas waktu mereka. Terkadang jawaban tidak diperoleh secara langsung, tetapi pertanyaan dapat ditujukan kepada orang lain dalam organisasi yang sama, seperti sekretaris, dan manager lainnya. Prinsipnya adalah, selalu ada batas waktu.
3. Aturan 3 – Pihak Pemilik Batas Waktu yang Lebih Mendesak Tidak Unggul.
Pihak yang memiliki batas waktu yang lebih dekat sedang tertimpa tekanan lebih besar untuk memperoleh kesepakatan. Oleh karena itu, mereka cenderung lebih berkompromi agar dapat menghasilkan sebuah kesepakatan.
Satu hal yang dapat dilakukan jika memiliki batas waktu yang lebih dekat adalah membahas masalah ini dengan atasan agar dapat memberikan batas waktu yang lebih lama sehingga dapat memperoleh posisi yang unggul ketika berunding/negosiasi.
Jika tidak, konsekuensinya informasi harus disampaikan kepada lawan negosiasi mengenai batas waktu yang dimiliki.
4. Aturan 4 – Semua Batas Waktu Wajib Dianalisa.
Ketika lawan negosiasi memberi tahu batas waktunya, jangan langsung percaya, menerima, atau mengikutinya begitu saja. Mereka mungkin sedang ingin mengecoh. Tanyakan lebih banyak kepada banyak orang, periksa berulang kali, dan penuh perhatian, biasanya akan disimpulkan bahwa perkataan mereka tidak konsisten.
5. Aturan 5 – Kesabaran Ada Hasilnya.
Aturan yang sangat penting dalam bernegosiasi adalah kesabaran. Juru runding yang penuh emosi akan menghasilkan keputusan yang penuh emosi. Tetap tenang dan tersenyum. Jangan terjebak.
6. Aturan 6 – Tawaran yang Dekat dengan Batas Waktu Lebih Memiliki Kredibilitas.
Ketika ingin menunjukkan keseriusan kepada pihak lawan negosiasi dengan memberikan penawaran terakhir, lebih baik memberi tawaran sedekat mungkin dengan batas waktu. Keunggulan lain, hal ini akan memberi lawan bicara waktu yang sangat sedikit untuk melakukan tawar-menawar.
B. Informasi
Informasi (input) secara langsung atau tidak langsung pasti akan mempengaruhi tindakan, strategi, dan sikap (output). Demikian juga orang lain. Oleh karena itu, cermatlah menyimak informasi dan hati-hati mendengarkan informasi penting yang diberikan orang lain (secara gegabah).
Memberikan informasi yang cerdas akan membuat posisi tawar menjadi unggul. Jadi, perhatikan, fokus, dan pasang mata dan telinga setiap waktu. Orang semakin ceroboh dengan informasi ketika mereka kehilangan konsentrasi. Orang kehilangan konsentrasi ketika mereka lelah. Jadi akan jauh lebih baik, bernegosiasi dengan pihak lain dilakukan dalam keadaan paling fit dan siaga.
C. Power(kuasa)
Kuasa ada dua jenis: real power (kuasa yang sesungguhnya) dan perceived power (kuasa yang dirasakan). Jika kekuasaan yang sesungguhnya tidak dimiliki, keadaan yang menunjukkan adanya kekuasaan yang dimiliki dapat diciptakan sedemikian rupa. Kita cenderung meremehkan kuasa kita sendiri ketika kita bernegosiasi dan cenderung melebih-lebihkan kuasa pihak lain.
Pihak lain juga memikirkan hal yang sama. Jika demikian, mengapa tidak memanfaatkan keadaan ini dan membuktikan mereka benar.
Kekuatan (power) merupakan salah satu dari tiga dimensi penting yang harus dikuasai oleh negosiator sukses. Kebanyakan negosiator pemula selalu menganggap bahwa kekuatan itu tidak bisa dikembangkan.
Kekuatan (power) merupakan salah satu dari tiga dimensi penting yang harus dikuasai oleh negosiator sukses. Kebanyakan negosiator pemula selalu menganggap bahwa kekuatan itu tidak bisa dikembangkan.
Atau hanya berasal dari sumber sumber terbatas. Negosiator harus secara kreatif mencari sumber sumber kekutan sebanyak mungkin sehingga ia bisa berubah menjadi semut raksasa ketika harus melawan gajah.
Dengan menguasai sumber sumber kekuatan itu maka setiap negosiator dapat meningkatkan leverage-nya bahkan dalam masa masa negosiasi yang sulit sekalipun.
Terdapat banyak sumber kekuatan yang dapat diekplorasi dan dieksploitasi, antara lain:
1. Kekuatan legitimasi.
Seberapapun cemerlang sebuah gagasan, seringkali tidak bisa diterima oleh pihak lain, bukan karena gagasan itu buruk atau tidak masuk akal. Menurut riset, sebagian besar dari penolakan datang dari mempertanyakan legitimasi gagasan tersebut.
Oleh karena itu penting bagi seorang negosiator untuk mengetahui detil dari bentuk bentuk legitimasi yang bisa digunakan untuk mempersenjatai gagasan gagasannya. Dalam konteks ini seorang negosiator bisa memperoleh kekuatan dengan dua cara. Pertama, menggunakan legitimasi yang telah ada, atau kedua mempertanyakan legitimasi yang ada.
2. Kekuatan moralitas.
Sumber kekuatan yang lain yang bisa didapatkan seorang negosiator adalah standar moralitas dalam masyarakat. Kita semua hidup di dalam standar moralitas tertentu, yang meskipun memiliki detil berbeda beda, tetapi pada umumnya memiliki standar umum moralitas yang sama.
3. Kekuatan Keahlian.
Salah satu sumber kekuatan yang bisa didapatkan oleh negosiator adalah kekuatan yang berasal dari ilmu pengetahuan. Dalam situasi negosiasi yang sangat kompleks, dimana agendanya beragam dan tumpang tindih dan pihak yang terlibat jumlah nya banyak, maka ketakutan terhadap ketidakpastian akan sangat tinggi.
Dalam situasi demikian penolakan terhadap kesepakatan bisa terjadi karena pihak pihak yang berunding tidak begitu yakin dengan hasil yang akan diraih. Ini biasanya terjadi dalam negosiasi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar dalam isu corporate social responsibility. Atau juga bisa terjadi dalam perselisihan antara perusahaan dengan buruh.
Jika ketakutan terhadap ketidakpastian cukup tinggi yang diperlukan adalah roadmap yang bisa meyakinkan pihak pihak yang bisa berunding bahwa kesepakatan yang akan mereka pilih adalah on the right track menuju tujuan bersama.
Disitulah peran knowledge dan keahlian diperlukan untuk memberikan roadmap yang jelas terhadap suatu proposal kesepakatan. Artinya untuk menjadi negosiator yang kuat, si negosiator tersebut harus memiliki knowledge dan keahlian yang bisa meyakinkan orang lain. Kalau tidak, negosiatior juga harus meminta bantuan pihak ketiga yang dianggap independen dan memiliki legitimasi keilmuan dalam bidang tersebut.
4. Kekuatan Mengetahui Kebutuhan Orang lain.
Dalam semua negosiasi ada dua hal yang dirundingkan. Pertama, permintaan atau isu spesifik yang dinyatakan secara terbuka oleh para pihak terkait. Kedua, kebutuhan riil yang dimiliki oleh masing masing pihak yang biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit.
Dalam negosiasi berlaku hukum “listen what they did not say.“ Seorang negosiator yang cerdas dan kuat adalah negosiator yang bisa mendengarkan apa yang tidak dikatakan oleh lawannya. Negosiator yang baik adalah negosiator yang bisa memahami kebutuhan riil lawannya.
Banyak negosiasi berakhir dengan kegagalan karena para negosiator hanya terfokus pada memenangkan perang kata kata, bukannya merundingkan kepentingan dan kebutuhan riil dari semua pihak. Apabila seorang negosiator dapat mengetahui variasi kebutuhan yang dimiliki oleh lawannya (misalnya, dengan menggunakan piramida hirarki kebutuhannya Maslow), maka dia memiliki peluang untuk melakukan barter satu kebutuhan dengan kebutuhan yang lain.
5. Kekuatan Identifikasi.
Seorang yang berhasil diidentifikasi sebagai sahabat oleh pihak lain, akan mendapatkan kepercayaan dan sekaligus pemihakan. Dalam kondisi seperti itu pihak lain akan lebih bisa menerima gagasan-gagasan yang disampaikan. Dalam dunia marketing dikenal istilah “First they have to buy you and then your products.”
Artinya jika konsumen telah “membeli” suatu produk, maka mereka akan sukarela membeli produk-produk selanjutnya. Negosiator sukses adalah negosiator yang berhasil dibeli oleh partnernya sehingga mudah bagi negosiator tersebut untuk menjual gagasan-gagasan lainnya kepada mereka.
V. Mitos Keliru Tentang Negosiasi
Untuk memenangkan negosiasi, kita perlu merekaulang paradigma berpikir mengenai negosiasi. Jauhkan anggapan bahwa bernegosiasi tidak dapat dilakukan, hanya karena tidak mampu melakukan negosiasi:
1. Hanya orang yang kuat yang memenangkan negosiasi. Dan itu hanya sedikit orang.
2. Negosiasi = segala-galanya ATAU tidak sama sekali. Silakan pilih, jadi pemenang ATAU pecundang!
3. Harus pandai bicara untuk menjadi negosiator yang baik.
4. Tegas adalah egois dan tidak sopan.
5. Wanita tidak bisa bernegosiasi selihai pria.
Berikut ini akan di selidiki mitos salah di atas, secara satu per satu.
1. Mitos Salah (1): Hanya orang yang kuat yang memenangkan negosiasi. Dan itu hanya sedikit orang.
Untuk memenangkan negosiasi, tidak perlu menjadi galak, sadis, dan tanpa kompromi. Yang sering dilupakan orang adalah kesantunan sama efektifnya dalam negosiasi. Sifat sebagai penggertak tidak harus dilakukan untuk memperoleh apa yang diinginkan, justru negosiator hanya perlu memahami prinsip negosiasi dan cara mengelolanya.
2. Mitos Salah (2): Negosiasi = segala-galanya ATAU tidak sama sekali. Silakan pilih, jadi pemenang ATAU pecundang!
Negosiasi sebenarnya adalah pembicaraan tentang kerja sama. Bukan semata-mata tentang kemenangan. Lebih seringnya orang beranggapan bahwa negosiasi seperti perlombaan, kita tidak akan menang jika orang lain tidak kalah. Persepsi negatif ini menimbulkan kecemasan karena itu membuat seseorang harus kalah. Sebagian orang dikuasai oleh rasa takut akan kalah, berpikir tentang apa yang akan terjadi jika keadaan tidak berpihak kepada mereka.
Sebelum mereka sadari, tubuh pun memberikan tanda-tanda penolakan atas ketakutan yang sejatinya tidak beralasan. Perut mereka tiba-tiba merasa mulas dan mereka merasa seolah-olah mereka akan muntah. Pengalaman tidak mengenakkan inilah yang membuat banyak orang tidak suka dan menghindari negosiasi.
Sebagai ganti model menang-kalah, bagaimana jika pendekatan yang digunakan adalah kerja sama? Pendekatan ini berprinsip bahwa dalam bernegosiasi kedua belah pihak dapat menganggap diri mereka sebagai pemenang. Kedua belah pihak sama-sama merasa menang. Dengan begitu, kita tidak lagi risau akan hasil negosiasi dan memungkinkan kita lebih berfokus untuk menikmati prosesnya.
3. Mitos Salah (3): Harus pandai bicara untuk menjadi negosiator yang baik.
Pada umumnya, ternyata orang yang sukses bukan sekedar pembicara yang baik. Kuncinya adalah mendengarkan. Mendengarkan orang lain sangatlah penting bagi setiap orang yang ingin menguasai seni negosiasi.
Pada umumnya, ternyata orang yang sukses bukan sekedar pembicara yang baik. Kuncinya adalah mendengarkan. Mendengarkan orang lain sangatlah penting bagi setiap orang yang ingin menguasai seni negosiasi.
4. Mitos Salah (4): Tegas adalah egois dan tidak sopan.
Mengurus diri sendiri lebih dulu menjadi hal yang masuk akal. Bersikap tegas penting dalam negosiasi. Sebab, dengan tegas diri kitalah yang akan menjamin terpenuhinya kebutuhan kita sendiri.
Mengurus diri sendiri lebih dulu menjadi hal yang masuk akal. Bersikap tegas penting dalam negosiasi. Sebab, dengan tegas diri kitalah yang akan menjamin terpenuhinya kebutuhan kita sendiri.
5. Mitos Salah (5): Wanita tidak bisa bernegosiasi selihai pria.
Ada kesan bahwa pria lebih agresif daripada wanita. Wanita dipersepsikan lebih pasif dan karena itu tidak siap untuk berkonfrontasi. Sehingga, menurut sebagian orang, pria ebih baik dalam bernegosiasi. Menurut Ed Brodow, seorang Pakar Negosiasi, dalam seminarnya tentang negosiasi selama dua puluh tahun ia menyimpulkan bahwa semua itu adalah omong kosong. Ia menegaskan bahwa beberapa pria adalah negosiator yang lebih baik daripada sebagian besar wanita. Dan beberapa wanita lebih baik daripada kebanyakan pria. Itu saja, titik. Generalisasi hanya mengarah kepada kebodohan. Yang terpenting, ciptakanlah gaya negosiasi yang sesuai dengan kepribadian kita.
SUMBER ARTIKEL
http://riopurboyo.com/5-mitos-salah-tentang-negosiasi.html
http://www.negosiator.com/?cat=4
http://frenndw.wordpress.com/2010/01/06/negosiasi-strategi-dan-perencanaan/
Taylor & Francis. 2009. Public Diplomacy.
Zartman, I William. 2009. Negotiation and Conflict Management: essays on theory and practice.
http://www.wikipedia.org
Langganan:
Postingan (Atom)
3 EKONOM INDONESIA DAN PEMIKIRANNYA 3 tokoh ekonom Indonesia pasca-reformasi, sekedar sampling acak, berfokus pada pemulihan kri...
-
Gendhing Jawa - Javanese Gamelan Notation New notation website new! Pélog Lima Pélog Nem Pélog Barang Sléndro Nem Sléndro Sanga Sl...






