Senin, 09 Juli 2012

Lima Kesalahan Besar Pesaing Foke

Lima Kesalahan Besar Pesaing Foke




 

Enam cagub-cawagub yang akan bersaing dalam Pilkada Rabu besok (11/07) semuanya adalah orang-orang hebat. Punya track record di jalur mereka masing-masing. Siapa yang tidak kenal Jokowi, wali kota terpandang dari Solo. Hidayat Nurwahid, mantan Ketua MPR dan sukses memimpin PKS. Faisal Basri, ekonom keanamaan yang tiada letih menyuarakan keadilan kebijakan. Begitu juga Alex Noerdin, dan Hendardji, semuanya telah berhasil meniti karir dengan baik.

Namun entah kenapa, lima sosok itu tidak berhasil merontokkan kredibilitas Foke sebagai incumbent. Padalah media massa, baik cetak, on line, media sosial dan televisi hampir sepenuhnya mendukung mereka. Lihat saja misalnya, pemberitaan mengenai Jokowi dan Alex yang hampir saban hari menghiasi berbagai media. Bahkan ada yang menyebutkan, saat ini Jokowi sudah menjadi media darling.
Dalam pengamatan saya, setidaknya ada lima kesalahan besar yang dilakukan oleh pesaing Foke itu. Dengan posisi yang selama ini tidak terlalu disukai media, Foke sebetulnya bukanlah lawan yang terlalu berat. Seandainya pesaing tidak melakukan kesalahan besar, mampu menawarkan ide-ide segar, bisa jadi posisi Foke saat ini sudah terjepit.
Apakah kesalahan besar pesaing itu?
1. Kesalahan Pertama, sebagian besar pesaing Foke tidak mampu menyalami problematika di Jakarta dengan baik. Ini terlihat dari pesan-pesan yang disampaikan melalui media, tidak ada satupun yang merupakan ide segar. Bahkan terkesan, pesaing telah teperangkap oleh opini dan kesan ketidakpuasan segilintir orang terhadap Foke yang selama ini diangkat oleh media.
Buktinya, begitu sering pesaing melakukan kesalahan dalam pernyataannya, terutama Jokowi-Ahok. Jokowi misalnya, mengatakan Pemprov tidak berperan dalam KBT, padahal fakta menunjukkan DKI Jakarta menanggung 52% beban pembangunan KBT. Ini menunjukkan bahwa Jokowi atau orang-orang sekitarnya tidak mempelajari data-data Jakarta dengan baik. Akibatnya tudingan itu langsung bisa dimentahkan pihak Foke.
Kemudian apa karena terlalu bernafsu, Ahok mengatakan ayat konstitusi lebih penting dari ayat suci. Ini menunjukkan Ahok sangat tidak paham kondisi demografi Jakarta, kok berani-beraninya menantang arus kehidupan beragama yang semakin berkembang di Jakarta, baik Islam, Kristen, Budha atau agama lainnya.
Begitu juga ketika Ahok mengatakan bahwa seharusnya pendidikan gratis di Jakarta sampai pada perguruan tinggi atau sampai kuliah. Apa Ahok tidak mengerti, bahwa menurut undang-undang tanggung jawab Pemprov itu hanya sampai SLTA. Untuk perguruan tinggi itu urusan Kementerian Pendidikan atau pemerintah pusat.
2. Kesalahan kedua, pesaing tampaknya terlalu terbuai oleh sanjungan media. Akibatnya mereka lupa menyiapkan strategi untuk bersaing. Sasaran mereka hanya sebatas “YO tembak” Foke. Bayangkan lima sosok terkenal itu, nada kampanyenya nyaris sama semua. Andalan janji kampanye mereka hanyalah sekolah gratis, kesehatan gratis, pengusuran PKL.
Akibatnya, masyarakat tidak bisa membedakan ide-ide mereka. Masyarakat bingung sendiri mau pilih siapa di antara ke lima pesaing Foke itu. Apa yang dijanjikan Jokowi tidak beda dengan Alex, begitu juga Hendardji atau Hidayat. Yang agak lain kayak Faisal, tapi kita tahu back upnya kurang.
3. Terkait dengan kesalahan kedua, kesalahan ketiga adalah pesaing tidak sadar bahwa mereka sebetulnya saling berkompetisi sesama mereka. Hanya Alex yang sedikit menyadari hal itu dengan mengubah tema kampanye dari 3 Tahun Bisa, menjadi Membangun Bandar Jakarta. Tapi waktu yang tersedia sudah sedikit, sehingga orang juga sulit menilai serealistis apa janji Alex itu.
4. Kesalahan Keempat, pesaing tidak mau melihat sisi positif dari kinerja Foke, dengan demikian secara otomatis mereka menutup mata untuk mengetengahkan persoalan kota ini secara obyektif. Yang terjadi, pesaing cenderung menyederhanakan persoalan.
Akibatnya, masyarakat tidak bisa mengetahui secara pasti apa sesungguhnya persoalan obyektif yang dihadapi Jakarta dan bagaimana pesaing itu akan mengatasinya.
Pada saat bersamaan, serangan yang datang bertubi-tubi melalui media massa memberikan peluang bagi Foke untuk punya hak jawab dan ia menjawab dengan baik. Mengetengah persoalan Jakarta secara lebih realistis. Buktinya, baik disadari atau tidak disadari oleh media atau pesaing, banyak keberhasilannya yang terungkap saat mengkonfirmasi tudingan kepadanya.
Dari berita itu, banyak masyarakat menjadi tahu bahwa Foke tidaklah seperti yang dilukiskan oleh pesaingnya. Banyak yang sudah Ia capai selama lima tahun ini.
Mungkin tidak terlalu disadari, kenapa Foke berani tidak terjun langsung berkampanye. Jika pada awalnya Ia akan berencana mengajukan cuti selama 4 hari untuk berkampanye, menurut media, akhirnya ia hanya mengambil cuti 2 hari saja yaitu saat penyampaian visi misi di rapat Paripurna DPRD dan kampanye terbuka.
Kenapa? Menurut saya, barangkali Foke yakin sekali, gaya kampanye pesaing sangat lemah, dan ia tidak mau terjebak dalam suasana janji-janji yang tidak realistis yang dikembangkan lawan-lawan.
5. Kesalahan Kelima, pesaing terlalu mengabaikan kompetensi Foke. Padahal, menurut hasil survei dan pengamatan surat kabar terpandang Harian Kompas bersama tim pakar psikologi UI, dalam derajat tertentu Foke memiliki semua kompetensi kepemimpinan transformasional yang tinggi untuk semua bidang yang dibutuhkan untuk memenahi Jakarta. Kekurangan Foke selama ini, menurut laporan itu, realisasi visinya kurang terpublikasi sehingga kurang menginspirasi warga (Kompas, Senin, 25/06).
Sementara itu calon lain, seperti Jokowi yang digadang-gadang menjadi lawan berat Foke, gaya kemimpinan kurang otoritatif, cenderung mementingkan konsensus sehingga sulit bertindak cepat dalam saat genting. (Kompas, Rabu, 27/08).
Jokowi juga dinilai kurang mampu memberikan rangsangan intelektual kepada bawahannya, berbeda dengan Foke yang mempunyai keunggulan untuk hal ini.
Sesuai dengan kedudukan Jakarta sebagai ibukota negara, gubernur DKI Jakarta juga dituntut untuk mempunyai kepekaan global, mempunyai pengalaman budaya dan negara lain, membuat atmosfir yang membuat orang lain merasa diterima dan diundang.
Dalam hal ini, menurut pengamatan Kompas dan tim pakar UI, Jokowi mempunyai kekurangan karena pembawaan dan gaya bicaranya terlalu sederhana, tidak meyakinkan kalangan elite dan dunia interasional.
Foke sekali lagi unggul dalam hal ini, karena pengetahuannya dan pengalamannya yang luas. Menurut artikel itu, Foke mampu melibatkan pihak dari negara lain untuk terlibat penyelesaian Jakarta.
Foke dikenal mempunyai hubungan kerja yang erat dengan berbagai lembaga internasional, termasuk dengan Bank Dunia. Secara pribadi, dia dikenal baik oleh pejabat Bank Dunia, termasuk Robert Zoelick yang baru saja menghabiskan masa jabatannya di lembaga ini.
Selamat memilih warga Jakarta.

Cantik Hati dan Bodoh, Beda Tipis?

CANTIK HATI DAN BODOH, BEDA TIPIS? 

 

oleh Aridha Prassetya 




Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu,—–
“Cahaya keilmuan mengikuti setiap gerakan perempuan “cantik”. Yang cantik itu selalu jatuh cinta pada aktivitas berbagi keilmuan yang ia tahu, tanpa syarat” (Aridha Prassetya)

Kali ini saya berani berkata bahwa perempuan Cantik itu adalah mereka yang bersedia “Mengerti Perasaan Tuhan”.



Suatu malam, saya kedatangan tamu sahabat lama. “Haaaiiii…!” , begitu kami saling menyapa histeris. Kami saling berpeluk. Saya berucap berulang-ulang, “maafkan aku ya…!, aku minta maaf ya…!, maafkan aku ya…!”

Ia hanya tersenyum sembari kami menuju ruang tamu untuk bercerita. Saya mengulangi semua kalimat penting yang sebenarnya siangnya sudah saya ucap melalui telepon. Saya katakan padanya bahwa saya minta maaf, sebab telah menyakitinya dengan kata keras. Saya telah bersikap tidak baik menganggap ia bertindak sangat bodoh. Dalam batas “pandangan” saya, ia tidak mampu mengambil keputusan tepat. Ia perempuan “bodoh”.

Sahabat ini, tak pernah sekalipun marah. Ia hanya tersenyum. Setahu saya ia memang hanya bisa tersenyum. Ia adalah salah satu dari sedikit perempuan, yang tidak punya rasa sakit hati.
Tuhan telah menganugerahkan seorang suami yang sepanjang rumah tangganya hanya menyakiti hidupnya. Berapa kali ia berikan modal usaha, namun yang terjadi bukan keuntungan, melainkan kerugian yang terus menerus. Kabar terakhir yang saya dengar, sahabat ini telah menguras habis seluruh tabungannya. Ia telah menutup rekening bank nya. Bahkan sahabat ini sudah melibatkan orang tuanya untuk “menolong” suaminya yang selalu saja terjerat  masalah hutang bunga berbunga.

Dalam “ketidaksabaran” saya melihat dia yang begitu baik hatinya, tetapi hidupnya “penuh disakiti”, saya seperti “tidak terima”. Sempat saya sarankan agar ia meninggalkan suaminya dan tinggal saja bersama ibunya yang memang juga sudah dibuat jengkel oleh ulah suaminya. Ia bilang ia mungkin saja bercerai tetapi tetap “tak bisa meninggalkan” suaminya. Ia tetap saja ingin menolong suaminya dengan cara semampu-mampu dia.
Jauh lebih mengagetkan, ia berharap saya dan orang-orang yang membenci suaminya, bisa memaafkan dia.

Bagi saya, ini permintaan “gila”. Ia tahu persis bahwa saya ikut sakit bila ada yang menyakitinya. Itulah sebabnya, ia hati-hati memohon agar saya maafkan suaminya.
Lama saya memikirkan permintaanya yang sungguh tidak masuk akal. Jalan pikirannya “mengganggu” saya. Hingga suatu saat saya sempat berkirim pesan ke halaman face booknya.
“Jika kamu meminta aku memaafkan suami yang sudah menyakitimu, mungkin aku bisa, tetapi jika kamu meminta orang tuamu berbaik-baik padanya dan memaafkannya, itu sungguh keterlaluan”.
Ia tak membalas. Meskipun demikian, saya yakin ia tak bakal marah dengan kata-kata “keras” saya itu. Sejenak kemudian ada pesannya masuk. Ia bilang ia mengerti. Namun sekali lagi, ia tak mampu “memusuhi” suaminya. Ia tetap akan menolong dengan caranya, dengan semampu-mampunya. Ia tetap saja mengasihi suaminya.

Waktu berjalan biasa. Saya berpikir sangat dalam. Tentang anugerah yang tidak selalu berupa kebahagiaan tetapi justru berwujud ketidakbahagiaan.
Saya ingat pernah membuka buku kecil  pemberian seorang guru. Ada satu  chapter menarik. Sebuah bahasan yang luar biasa indah. Soal pemberiaan dan penerimaan hadiah. Soal “perasaan Tuhan”.

Lantas saya bercermin. Memeriksa sikap diri saya terhadap pemberian siapapun. Nampak betapa buruknya kelakuan saya. Saya memang gemar memberikan “hadiah” terbagus untuk orang yang saya kasihi. Tetapi menjadi kecewa ketika balasannya tak sepadan dengan apa yang sudah saya berikan untuknya.

Saat hendak memberi hadiah, saya perlu waktu untuk memikirkan hadiah apa yang paling bagus untuk diberikan. Namun, ketika menerima sesuatu yang tidak seperti harapan, saya kecewa dan tidak bahagia.
Buku kecil itu, sungguh berperan menyadarkan saya. Jika manusia saja memilih hadiah terbaik untuk diberikan kepada seseorang yang dikasihinya, maka bagaimana mungkin Tuhan tidak berbuat demikian?
Tuhan pasti memilih dan memberi yang terbaik untuk saya. Saya jadi berimajinasi tentang bagaimana perasaan  si pemberi hadiah, ketika saya kecewa atas pemberiannya. Saya larut dalam ajaran sang guru yang mengajak berpikir tentang Tuhan, lalu kemudian masuk ke dalam “perasaan Tuhan”.
Bagaimana “perasaan Tuhan”, jika saya tidak menyukai hadiah yang pasti sudah dipilihkanNya yang terbaik untuk saya…???
Buku itu memahamkan saya. Saya mengerti akhirnya, mengapa sahabat saya itu begitu khidmat “menikmati” anugerahNya, meskipun anugerahNya “nampak seperti” tidak membahagiakan.
Kami berbincang malam itu, saling menghibur dan memilih menjadi sosok yang saling memaafkan tanpa berfikir terlalu panjang soal pemberian Tuhan. Kami sepakat bahwa Pemberian Tuhan harus diterima dengan lapang dada.
Tanpa direncanakan air mata kami menjadi tiba-tiba saja menetes bersamaan larut dengan perdebatan mendalam soal “kesyukuran”. Saya sungguh mendapat pelajaran baru. Saya berguru padanya malam itu soal kecantikan hati. Dan inilah sesuatu yang dapat saya simpulkan dari pelajaran baru itu.

“Cara sahabat menyikapi anugerahNya yang tidak membahagiakannya adalah contoh praktik sebuah pelajaran Cantik di MataNya. Dan itu pula yang membuatnya selalu cantik dan baik-baik saja. Saya kini mengerti bahwa Cantik juga “Mengerti Perasaan Tuhan”.

Terima kasih sudah membaca,
Salam bahagia dan terus berkarya!

KONTROVERSIAL SIKAP MARZUKI ALI

 

Marzuki Ali: Orang Miskin karena Malas Kerja

 

Satu lagi pernyataan kontroversial Marzuki Ali  bahwa orang menjadi miskin itu karena malas bekerja. Jika seseorang tidak malas bekerja, kemiskinan tidak akan menghinggapi. “Orang miskin itu karena salahnya sendiri dia malas bekerja. Jadi bukan salah siapapun kalau ada orang miskin,” ujar Marzuki saat berbicara dalam acara seminar di Kongres BEM PTNU (Badan Eksekutif Mahasiswa-Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama) se-nusantara di kampus Unipdu Rejoso, Peterongan, Jombang, Minggu (8/7/2012-inilah.com)

Saya selaku koordinator lembaga pemberdayaan masyarakat desa merasa kecewa berat dengan pernyataan Ketua DPR yang notabene seharusnya mewakili kepentingan rakyat termasuk didalamnya masyarakat miskin. Pernyataan tersebut tidak berdasar pemikiran sama sekali baik secara akademis maupun empiris.

Faktor utama penyebab kemiskinan adalah ketimpangan dan ketidakadilan sosial dalam mengakses peluang perubahan nasib. Buktinya setelah Indonesia merdeka dari penjajahan kita terbuka peluang untuk menggali kesejahteraan bangsa.  Ketika kondisi sosial politik stabil maka akan diikuti pertumbuhan ekonomi yang membaik. Demikian pula secara riel di masyarakat miskin bila peluang perubahan nasib itu terbuka maka tanpa disuruh rakyat akan bergerak bekerja.

Saya melihat secara nyata betapa orang miskin di perkotaan telah bekerja keras demikian pula di pedesaan, banyak diantara mereka bangun pagi-pagi pukul 03.00 bekerja hingga malam hari, tapi apa yang mereka dapat hanya mampu menebus beli Raskin untuk makan keluarganya dalam satu hari.

Bila sebelumnya telah mendapat gugatan dari kalangan kampus atas pernyatan yang kontroversial maka siapakah yang membela luka hati rakyat miskin atas pernyataan si Juki.

Berikut ini pernyataan-pernyataan kontroversial Marzuki Ali yang lain:

27 Oktober 2010, setelah nelayan di Mentawai, Sumatera Barat, terkena tsunami. “Ada pepatah, kalau takut ombak, jangan tinggal di pantai.”

17 Februari 2011, Anggota DPR melakukan kunjungan kerja ke luar negeri membawa serta istrinya. Marzuki menanggapi, “Laki-laki sifatnya macam-macam. Ya, perlu diurus untuk minum obat, (atau) pengin hubungan dengan istrinya rutin. Itu terserah. Sepanjang tidak menggunakan uang negara.”

26 Februari 2011, Marzuki mengomentari sejumlah kasus yang menimpa tenaga kerja wanita di luar negeri. “PRT TKW itu membuat citra buruk, sebaiknya tidak kita kirim karena memalukan.”

9 Mei 2011, Marzuki menanggapi rencana pembangunan gedung baru di kompleks MPR/DPR yang menuai kritik. “DPR ini bukan ngurusin gedung, tapi rakyat. Kalau saudara-saudara tanya soal gedung terus, DPR tak ada lagi, ngurusin gedung saja.”

13 April 2011, hama ulat bulu menyerang Pulau Jawa. “Saya dengar, (serangan hama) ulat bulu sampai ke Jakarta. Itu peringatan Tuhan.”

29 Juli 2011, Kasus korupsi di Indonesia terus terungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Terungkap pula kasus politikus Partai Demokrat M. Nazaruddin. “Jadi, kita maafkan semuanya. Capek kita ngurusin masa lalu terus.” “Kalau tudingan Nazaruddin terbukti, sebaiknya KPK bedol desa atau lembaganya dibubarkan saja.”

21 Desember 2011, Fitra mengkritik besarnya anggaran DPR yang mencapai Rp 69 miliar untuk renovasi gedung. “Kalau tidak mau keluar biaya, kita tidur saja, gampang.”
Tugas ketua DPR bukan menyalahkan keadaan rakyat, tapi membuat pengaturan supaya rakyat dapat menggapai peluang kesejahteraan.

http://politik.kompasiana.com/2012/07/09/marzuki-ali-orang-miskin-karena-malas-kerja/

TENTANG PELECEHAN SEKSUAL


A SETYAWANKetua DPR, Marzuki Alie (tiga kanan) memberikan hasil pertemuan antar pemimpin lembaga tinggi negara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2012).
Saya heran komentar yang demikian sepihak, diucapkan oleh seorang petinggi.
Perempuan yang pakai rok mini adalah objek, mereka tentu ada alasan tertentu, mengapa pakai pakaian mini. Apapun alasan itu mereka tetap adalah objek seperti suatu lukisan atau pajangan foto yang bebas dilihat siapapun yang suka melihatnya.
Uang itu juga pemicu perampokan, apakah pantas mengatakan orang uang sebagai pemicu perampok. Bukankah perampok adalah memang mentalnya perampok  ?
Tetapi jika terjadi yang melihat melakukan kejahatan pelecehan terhadap objek itu, apakah pantas objeknya disalahkan ? Bukankah pelaku pelecehan itu memang sudah ada mental yang bejat, pikiran yang menggoda hawa nafsu yang tidak terbendung dalam otaknya.  Mata dan pikirannya sudah menggerakan hawa nafsu untuk berbuat. Objek apapun itu, begitu visual atau  mendengar ajakan atau memperoleh informasi tentang hal-hal sejenis otomatis sudah ada dorongan kuat untuk menuruti hawa nafsu.  Yang pasti jika pelaku sudah pernah melakukan pelecehan, maka berikutnya juga sama, bukan karena objek itu tetapi memang mentalnya.
Coba ujilah bagi mereka yang memiliki kerohanian yang baik, apapun itu dipertontonkan tidak akan menggoyangkan hawa nafsunya untuk berbuat. Meskipun diakui ada gejolak hati ( sangat wajar ), namun tetap terkendali baik.  Artinya akal-budi berjalan baik.
Menurut penulis, jika terjadi pelecehan, seyoganya pelaku itu yang ada kelainan yang tidak terkendalikan. Atau tidak memiliki kerohanian baik, agama apapun yang dianut hanya sebatas pengetahuan, ilmu agama, bukan aplikasi kehidupan sesuai ajaran agama.


http://sosbud.kompasiana.com/2012/03/12/marzuki-ali-pelecehan-seksual-dipicu-pakaian-tak-pantas/

Menjadi Pribadi yang Sabar dan Ikhlas - mataajinatha

Menjadi Pribadi yang Sabar dan Ikhlas - mataajinatha

Dalam hidup ini sangat dibutuhkan kearifan dalam menerima semua keadaan, dan itu memang tidaklah mudah, kearifan dalam berpikir dan bertindak datangnya dari kebersihan jiwa yang bersumber dari hati. Kadang sering kita dihadapkan pada perlakuan yang tidak adil, baik itu oleh orang tua sendiri, oleh atasan atau juga teman dalam sebuah komunitas. Bahkan ketidakadilan dari penguasa yang berwenang akan lebih terasa.

Tentunya disinilah dibutuhkan sikap dan kearifan dalam menerimanya. Berpikir positif adalah salah satu cara untuk berlapang dada dalam menerima keadaan tersebut, sebaliknya keluh kesah malah akan membuat kita semakin terpuruk dalam perasaan. Bersikap optimis agar keadaan tersebut cepat terkendali, adalah juga merupakan cara untuk menjauhkan diri dari keputus asaan dan rasa frustasi.



Sebagai mahluk sosial yang berintegrasi dan berinteraksi antar sesama dalam sebuah komunitas masyarakat yang majemuk, sering kita terjebak pada ego pribadi, sehingga kita lebih ingin orang lain memahami diri kita ketimbang kita memahami orang lain, kadang juga asyik dengan diri sendiri sehingga tidak peduli dengan keadaan disekitar kita. Hal-hal seperti inilah yang sering menyebabkan kita pada akhirnya bersinggungan antara satu dengan yang lainnya.

Membangun kearifan adalah upaya untuk menumbuhkan sikap bijak dan berjiwa besar, melatih diri dalam kesabaran, juga melatih diri untuk senantiasa bersifat ikhlas dalam menerima keadaan. Tapi semua ini tentunya dibarengi dengan ketaatan dan keyakinan pada Sang Maha Penguasa dan Maha berkehendak. Penyerahan diri dengan ketaqwaan bukanlah sekedar kepasrahan.

Jiwa yang senantiasa ikhlas adalah jiwa yang penuh kekuatan dan tidak mudah rapuh karena keadaan, adalah jiwa yang penuh kearifan dan ketaqwaan. Sangat sadar akan kelemahan dan kekuatannya, selalu melihat kedalam diri dan bercermin pada kebenaran yang di digariskan-Nya.


Tulisan ini sebetulnya merupakan upaya saya untuk instropeksi diri, terhadap segala kelemahan dan kekuarangan saya selama ini, cuma saya berpikir ada juga baiknya kalau saya berbagi dengan teman-teman. Tulisan ini merupakan sebuah perenungan selama ini, yang terus menerus saya kaji, agar saya bisa mengkoreksi diri sendiri.

Illustrasi by : http://funkytridoretta.files.wordpress.com/2011/09/ikhlas.jpg

VTS_01_4.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

VTS_01_4.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

Minggu, 08 Juli 2012

cinta: kata2 mutiara

Bagi yang sedang jatuh cinta mungkin butuh ini, kata mutiara cinta untuk kekasih yang paling menyentuh banget. Kata mutiara adalah kata yang indah dan bermakna, terkadang berisi motivasi yang di tuangkan dengan kata-kata agar lebih menarik bahkah terkadang seseatu yang sepele bisa di jadikan inspirasi untuk membuatnya salah satu contohnya adalah sebuah pintu, pintu bisa dibilang sesuatu yang biasa saja dan tidak mempunyai makna tetapi hanya mempunyai fungsi. Selain kata kata mutiara cinta dan kata kata mutiara indah ada juga kata-kata mutiara persahabatan, kata-kata mutiara islami dan masih banyak lagi kata-kata yang lainnya.



Kata Mutiara

Berikut ini ada beberapa kumpulan kata kata mutiara cinta dan kata-kata mutiara indah yang di tuangkan dengan kata kata. Biasanya, kata kata mutiara cinta sering di gunakan oleh seseorang sebagai ungkapan perasaan terhadap seseorang yang di cintainya karena kata mutiara bisa dibilang cara jitu atau tips yang ampuh untuk meluluhkan hati seseorang selain menggunakan Puisi Cinta
·                            Kebencian hanya akan merugikan dirimu sendiri, tersenyum lah ketika hatimu tersakiti
·                            Jangan biarkan seseorang mencintai mu diam-diam karena cinta bukan untuk di sembunyikan
·                            Cintailah apa yang kamu miliki, dan milikilah apa yang kamu cintai
·                            Cintailah sesuatu hanya sekedarnya saja, jangan lah kamu mencintai sesuatu melebihi dirimu sendiri
·                            Jangan menjadikan seseorang ibarat sebuah batang tebu yang habis manis sepah di buang
·                            Janganlah bangga ketika dirimu menjadi yang nomor satu, tetapi bangga lah ketika dirimu bermanfaat untuk orang lain
·                            Janganlah kamu bermain dengan perasaan , tetapi pakailah logika jika kamu mengambil sebuah keputusan
  • Bencilah seseorang sewajarna karena suatu saat seseorang yang kamu benci mungkin akan menjadi seseorang yang penting dalam hidup mu
  • Cinta itu membuat orang yang kuat menjadi lemah dan orang yang lemah menjadi kuat
  • Cinta itu unik karena di dalam nya terdapat rasa dan warna yang berbeda-beda
  • Cinta bukanlah sebuah barang yang dapat kita beli, kita tukar maupun kita jual tapi cinta adalah sebuah perasaan yang harus kita nikmati
  • Cinta bagaikan musik yang mengalun harmonis
  • Janganlah kamu memikirnya apa yang harus di lakukan orang lain tapi berpikirlah apa yang harus kamu lakukan
  • Cinta ibarat sebuah medali yang harus di perjuangkan
  • Cinta sejati akan timbul dari hati seseorang yang tulus dan tidak menuntut apa –apa
  • Cinta itu terlalu istimewa karena setiap orang ingin memilikinya
  • Cinta itu indah tapi tidak selamanya di dalamnya ada keindahan
  • Cinta ibarat api, bila dipermainkan akan membakar diri sendiri
  • Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah senantiasa. ( khalil Gibran )
  • Sesuatu menjadi spesial jika dirasakan, diucapkan, dilakukan, dan diberikan untuk seseorang, bukan semua orang
  • Apa yang bisa kita dapat dari kehidupan kita tergantung dari apa yang kita masukan ke situ
  • Rasa takut bukanlah untuk di nikmati tetapi untuk di hadapi
  • Kesetiaan adalah kunci dari cinta
  • Cinta ibarat sebuah tanaman yang harus diberi pupuk sebuah kejujuran ,ketulusan dan kepercayaan
  • Cinta timbul dari perasaan hati yang terdalam
  • Cinta dilihat bukan dari harta maupun fisik melainkan dari sebuah pengorbanan
  • Cinta ibarat sebuah pintu dan kejujuran adalah kuncinya
  • Cinta bagaikan oksigen yang di butuhkan banyak orang.
  • Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyadari akan keabadiannya. (khalil Gibran )
  • cinta bersifat relatif, seperti halnya sebuah sungai yang mengalir Mencari lautan sebagai pelabuhan terakhir.
  • Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah membalas dendam.
  • Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang bukanlah dari pemberian semata.
  • Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci.
  • Cinta itu seperti air, Dibutuhkan semua orang cuma-cuma, tapi banyak orang yang tidak menghargainya.
  • Kamu tidak akan pernah menemukan apa yang kamu cari dalam cinta, jika kamu tak mencintai dirimu sendiri.
  • Cinta bagaikan tulang rusuk yang saling menyatu satu sama lain.
  • Sebuah kesempurnaan ada ketika cinta tumbuh diantara kita.
  • Jika cinta tumbuh dari dalam hati segalanya akan terasa nikmat.
  • Rasa cinta akan semakin terasa ketika kita kehilangan dan sadar bahwa betapa kita telah
·                            menyia-nyiakannya.
·                            Perlakukanlah setiap orang dengan kebaikan walaupun meraka berlaku buruk pada kamu.
·                            Jangan menunggu hari esok, jika kamu bisa melakukannya hari ini.
·                            Janganlah kamu mengungkit masa lalu karena masa lalu tidak perlu di ungkit-ungkit tetapi hanya untuk di kenang.
·                            Cinta akan lari bila kita mencarinya tetapi cinta juga sering kali dibiarkan pergi bila ia menghampiri .
·                            Cinta bukan berasal dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
·                            Cinta bukanlah sebuah objek yang dapat diliat oleh kasat mata karena cinta hanya dapat di hayati, dirasakan melalui hati dan perasaan saja.
·                            Keindahan cinta adalah ketika kita bisa menyayangi dan di sayangi seseorang.
·                            Jangan mengubah dirimu hanya karena ingin dicinta, jika dia tidak bisa menerima kamu apa adanya, temukan seseorang yang bisa.
·                            Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.
·                            Aku tidak pernah tahu bagaimana cara memuja sampai aku mengetahui bagaimana cara mencinta. (Henry Word Beercher)
·                            Salahlah orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus-menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tidak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi . (Kahlil Gibran )
Itulah 50 kata kata mutiara cinta yang di ambil dari berbagai sumber, semoga bisa sedikit menyejukkan hati dan menghilangkan rasa galau. Buktikan kata-kata mutiara cinta ini untuk mengungkapkan perasaan terhadap seseorang yang kita cintai.

Kata Kata Mutiara Cinta Terbaru 2012 Hanya untuk kalian semua para pecinta suasana romantis.



Ketika cinta sejati menemukan kekecewaan
Janganlah terucap kata kecewa
Cinta sejati yang sebenarnya
Adalah cinta yang rela mengorbankan hati untuk tersakiti

Kalaupun dia pergi meninggalkanmu
Sendiri di dalam hati yang penuh kekecewaan
Tak ada gunanya untuk disesali
Sebab kaulah yang memilihnya

Cinta sejati tidaklah harus saling memiliki
Cinta sejati tidaklah untuk selalu bersama
Cinta sejati merupakan cinta yang harusnya saling mengerti
Cinta yang saling memahami diantara keduanya

Tak ada dendam dalam Bukti Cinta Sejati
Tak ada marah dalam cinta sejati
Yang ada hanyalah sebuah ketulusan
Ataupun hanyalah sebuah keikhlasan

Mengejar cinta tak semudah membalik telapak tangan
Pengorbanan jiwa dan raga menjadi kunci sukses sebuah cinta
Tak perlu mengejar cinta, karena cintalah yang akan mengejar
Itulah timbal balik dari sebuah pengorbanan untuk cinta

Melepas lara hati dengan air mata
Bukannya dengan goresan darah
Air mata merupakan sebuah tanda ketulusan
Sedangkan darah merupakan tanda kebencian

Jika cinta, ada sebuah ketenangan ketika bersamanya
Jika tulus, ada sebuah kekhawatiran jika menyakitinya
Jika setia, ada sebuah ketakutan untuk mengakhirinya
Jika sayang, ada sebuah perasaan untuk melindunginya

Cukuplah untuk menerima apa adanya
Diapun akan cukup menerima kamu apa adanya
Sayangilah dengan setulus hatimu
Maka, dia akan menyayangimu dengan ketulusan hatinya

Mulailah katakanlah cinta dari dirimu sendiri
Jika memang kamu benar – benar mencintainya
Janganlah kamu menunggu untuk Tips Mengatakan Cinta
Jika kamu tidak ingin dia menghilang darimu

Perjuangan untuk mendapat cinta mu tak akan berakhir
Terus mengalir bagai air sungai ke satu tujuan
Terus berhembus bagai angin yang hanya satu arah
Seperti ketulusan cinta yang mengalir dan berhembus di jiwa raga

Satu menit secepat satu detik, Jika memelukmu
Satu jam secepat satu menit, Jika menemanimu
Satu hari secepat satu jam, Jika bersamamu
Begitulah waktu akan terasa karena kebahagiaan sebuah cinta

Sepuluh ranjau tak membuat takut
Seratus rintangan tak ada artinya
Seribu halangan tak menjadi masalah
Hanya untuk satu tujuan, cinta sejati

Penolakan cinta bukanlah sebuah jawaban akhir
Tapi sebuah jawaban untuk mengawali sebuah perjuangan
Penolakan cinta memotivasi untuk menjadikanmu lebih baik lagi
Bukan membuatmu menjadi putus asa bagai kapas yang tertiup angin

Mencintai cinta sejati tak akan kusesali
Sebab kaulah yang menjadi pilihan diriku
Kau tak akan memilihku menjadi cinta sejati
Jika kau tak mencintai diriku dari hatimu

Cinta bagaikan pelangi indah yang terpancar penuh warna
Tak akan indah jika hanya terpancar satu warna
Seperti itulah sebuah cinta
Tidak akan bermakna jika hanya ucapan saja




  3 EKONOM INDONESIA   DAN PEMIKIRANNYA   3 tokoh ekonom Indonesia pasca-reformasi, sekedar sampling acak,   berfokus pada pemulihan kri...