PUTRA KARANGANYAR: MENCARI KEBAIKAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP (mersudi becik,nggayuh sampurnaning urip). "dengan ilmu hidup menjadi mudah,dengan iman hidup makin terarah, dengan seni dan senyum hidup makin indah,dengan olahraga hidup makin terjaga"
Rabu, 24 Juni 2015
Belajar Agama Buddha: Meditasi (Samadhi benar)
Belajar Agama Buddha: Meditasi (Samadhi benar): MEDITASI meditasi berasal dari bahasa latin, meditatio , artinya hal bertafakur, hal meren...
Senin, 22 Juni 2015
DOA KEPADA ROH KUDUS
Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putera, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hambaMu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tanganMu yang senantiasa menuntun kami.
Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaanMu.
Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepadaMu. Ajarlah kami untuk menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikanMu dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
Datanglah, ya Roh Takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepadaMu di mana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepadaMu.
sumber: Buku Puji Syukur No. 93
DOA KEPADA ROH KUDUS: UTUSLAH ROH KUDUS
Jadikanlah aku taat, ya Tuhan, supaya aku tidak lagi dipimpin oleh kesombonganku, tetapi hanya oleh dorongan ilahi. Dengan demikian, semua yang ada padaku akan digerakkan oleh kasih, supaya ketika aku bekerja, aku bekerja oleh karena kasih; dan ketika aku menderita, aku dapat menanggungnya oleh karena kasih. Buatlah ya Tuhan, agar hal-hal surgawi dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseharianku, yang menggerakkan jiwaku.
Buatlah aku menjadi penurut dan peka untuk mengikuti dorongan Roh-Mu…. Jadikanlah aku menjadi semakin mawas diri, lebih menyukai keheningan, lebih berserah kepada pimpinan ilahi-Mu, lebih peka terhadap sentuhan-Mu. Doronglah aku kepada kedalaman hati-ku, di mana Engkau tinggal berdiam.
Datanglah, O, Roh yang menghidupkan, kepada dunia yang malang ini dan perbaharuilah muka bumi… berilah kami damai sejahtera-Mu yang tak dapat diberikan oleh dunia….”
Marilah bersama seluruh Gereja kita nyanyikan Mazmur hari ini:
“Utuslah, Roh-Mu, ya Tuhan, dan jadi baru seluruh muka bumi….
Allahku, nama-Mu hendak kupuji, Engkau amat agung
berdandan sinar kebesaran….
Utuslah, Roh-Mu, ya Tuhan, dan jadi baru seluruh muka bumi…. ”
Allahku, nama-Mu hendak kupuji, Engkau amat agung
berdandan sinar kebesaran….
Utuslah, Roh-Mu, ya Tuhan, dan jadi baru seluruh muka bumi…. ”
Kamis, 18 Juni 2015
MALAM INI KU RENUNGKAN KEHIDUPAN
KU RENUNGKAN KEHIDUPAN
Malam ini aku lembur say...,
Ku dengar alunan lagu naff berikut:
Reff:
Aku mencintaimu setulus hatikuAku menyayangimu dengan sepenuh jiwaku
Aku Mengasihimu sepanjang usiakuAku Menginginkanmu lebih dari apapun
Meski tak seindah yang kau mauTak sesempurna cinta yang semestinyaNamun aku mencintaimuSungguh mencintaimu
Aku Mengasihimu sepanjang usiakuAku Menginginkanmu lebih dari apapun
Meski tak seindah yang kau mauTak sesempurna cinta yang semestinyaNamun aku mencintaimuSungguh mencintaimu
Back to Reff:
Begitu erat begitu lekat
Perasaanku kepadamu
Tak bisa ku hentikan
Tak mampu ku tepiskan
Say,,,,,,
Perjalanan cinta kita sudah 23 tahun,
3 gadis cantik telah kita miliki dan beranjak dewasa. Ayoooo, kita didik, kita besarkan dengan kasih sayang. Mudah-mudahan kelak ‘‘putra -putra ngungkuli sudarmo, mendhem jero mikul duwur yo mi,,,,
Percayalah aku sayang dengan kalian semua,,,,
Bapakmu yang selalu menyayangi dan mendoakanmu selalu,
Rabu, 17 Juni 2015
Ramadan dan Momentum Perubahan
Ramadan dan Momentum Perubahan
Saat ini kita baru saja memulai Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, berkah dan ampunan Allah SWT. Rasulullah SAW menyatakan bahwa Ramadhan merupakan bulan dimana kita diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakannya. Nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal-amal kita diterima dan do’a-do’a kita diijabah. Inilah bulan yang bagian awalnya keberkahan, bagian tengahnya ampunan, dan bagian akhirnya menjauhkan diri dari api neraka.
Puasa itu melatih manusia untuk mau berpayah-payah demi kepentingan jangka panjang. Logikanya, jangankan untuk korupsi, makan saja sanggup dikurangi dan diatur waktunya, apalagi keinginan lain yang bukan kebutuhan mendesak. Orang yang berpuasa sanggup menahan lapar dan dahaga, bahkan ketika tak ada orang yang melihatnya. Mendapatkan pujian atau tidak, bagi orang yang berpuasa sama saja, karena tujuannya bukan pujian manusia. Namun Ridha Sang Maha Pencipta.
Sejatinya, dengan berpuasa melahirkan sikap mental yang pantang menyerah, tidak takut dengan cemoohan manusia yang lain ketika memang yang dilakukan itu halal dan baik. Tidak takut jatuh miskin gara-gara dipecat pekerjaan, tidak takut gagal ketika mencoba usaha atau segala sesuatu. Sebab kegagalan merupakan bagian dari keberhasilan, dan juga keyakinan, rezeki itu bisa jadi dari sesama manusia, akan tetapi hakekatnya semuanya dari Allah.
Karakter dan Pribadi Taqwa
Puasa melatih manusia untuk mempunyai sikap, mental dan karakter serta pribadi taqwa. Taqwa menurut istilah adalah menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Namun perintah taqwa tidak serta merta hanya untuk mengikuti perintah Tuhan, ia mempunyai tujuan. Tujuannya adalah kemaslahatan manusia itu sendiri. Lalu menjadi kemaslahatan umum dan seluruh manusia serta alam ini seluruhnya. Mau tidak mau puasa itu sebenarnya sebagai pendidikan karakter bagi pribadi-pribadi manusia, supaya manusia yang mengamalkannya mampu menjaga diri dari perilaku-perilaku yang tidak terpuji dan merugikan. Bahkan, makan minumpun yang sebetulnya halal pada saat puasa manusia sanggup meninggalkannya kecuali dengan waktu tertentu.
Ibadah puasa merupakan pendidikan pembiasaan. Dari pembiasaan tersebut lahirlah karakter, sebab karakter tidak bersifat instan. Tapi harus dilatih serius dan proporsional agar mencapai bentuk dan kekuatannya yang ideal. Pembiasaan untuk berbuat baik, pembiasaan berlaku jujur, ksatria, malu berbuat curang, malu bersikap malas, malu membiarkan lingkungan kotor, Sebagai pribadi, mari kita bangkit menjadi manusia-manusia yang berprestasi. Ayat Al-Qur’an mengisyaratkan kita untuk fastabiqulkhairat, berlomba-lombalah dalam kebaikan. Umat harus maju, bangsa harus meningkat. Penduduknya terdidik dan terdepan dalam segala hal. Ilmu pengetahuan adalah ilmu dari Allah, tuhan semesta alam, yang dimanapun adanya harus diambil kembali. Digunakan untuk kemajuan dan kemaslahatan seluruh umat.
Sebagaimana suri tauladan dari Rasulullah Muhammad SAW, Melalui puasa, kita menghargai nilai-nilai kejujuran, kebersihan, keberanian, kerja keras dan sifat-sifat positif lainnya yang sangat universal. Kita merasa kasihan kepada anak yang ditelantarkan oleh ibu dan bapaknya. Kita menangis mendengar anak yang cantik dan lucu dibunuh tanpa dosa dan kesalahan apapun. Kita bekerja dengan ikhlas tanpa mudah menggerutu dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Kita ikhlas menolong orang yang membutuhkan tanpa pamrih apapun. Kepada semua orang, dengan senang hati kita memberi dan berbagi kebahagiaan yang bisa dilakukan. Melalui puasa, sifat-sifat baik yang universal tersebut dibingkai dengan dasar keimanan. Bingkai iman dan taqwa itulah yang menjadikan karakter pribadi mulia tersebut sangat bernilai.
Puasa dan Pendidikan Bangsa
Tujuan pendidikan, menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003, adalah untuk membentuk anak didik yang cerdas, kreatif, beriman dan bertaqwa. Pendidikan bukan hanya untuk menghasilkan manusia cerdas, tapi menuju manusia yang berkarakter. Puasa juga tidak hanya mendidik pribadi-pribadi manusia an sich, sebab dari mulai karakter individu-individu, melahirkan sebuah karakter bangsa. Bermula dari pribadi-pribadi yang hebat, lalu membentuk watak sebuah bangsa yang hebat.
Kita lihat, bagaimana Jepang, Hiroshima dan Nagasaki dibom atom, mereka dipaksa harus beriontrospeksi diri, menyadari akan kelemahannya selama ini, dan berfokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia, melalui pendidikan. Dengan semangat bushidonya, hari ini kita lihat, Jepang merupakan simbol kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia. Alat elektronik yang banyak kita gunakan selain dari China adalah dari negeri Sakura tersebut. Sepeda motor dan mobil yang kita bangga-banggakan, adalah buatan mereka. Jepang dan China sangat maju dalam segala bidang, akan tetapi mereka tidak melupakan jati dirinya sebagai bangsa yang menghormati budaya dan leluhurnya.
Betapa dahsyat nilai-nilai fundamental dalam pendidikan yang diambil dari budaya dan nilai leluhur bangsa, apalagi jika nilai tersebut diambil dari sebuah agama. Sangat jelas bersumber dari Allah SWT, sejatinya jika dilaksanakan dengan tepat dan benar akan merubah sebuah bangsa menjadi hebat dan luar biasa.
Betapa dahsyat nilai-nilai fundamental dalam pendidikan yang diambil dari budaya dan nilai leluhur bangsa, apalagi jika nilai tersebut diambil dari sebuah agama. Sangat jelas bersumber dari Allah SWT, sejatinya jika dilaksanakan dengan tepat dan benar akan merubah sebuah bangsa menjadi hebat dan luar biasa.
Ramadhan, Momentum Perubahan
Bangsa Indonesia harus maju, Ramadhan dan puasa dijadikan momentum kembali untuk membangun kepercayaan diri, menggapai mimpi sebagai sebuah bangsa yang terdepan di masa yang akan datang. Dimulai dari diri sendiri, mari kita membangun prestasi. Suatu saat bangsa ini akan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya. Puasa bukan untuk berleha-leha, puasa membangun optimisme dari dalam. Satu-satunya cara agar kita siap menghadapi Ramadhan ini adalah dengan sikap antusias dalam menghadapinya. Kegembiraan kita menghadapi Ramadhan dan mengisinya dengan amal-amal dan sikap yang terbaik, merupakan bukti kesiapan kita menghadapi apapun dalam kehidupan ini. Salam sukses dan bahagia untuk kita semua, Semoga...!
Jumat, 12 Juni 2015
OLAH BATIN DENGAN MEDITASI
OLAH BATIN DENGAN MEDITASI
Dalam olah batin, meditasi adalah salah satu proses usaha untuk meningkatkan pengembangan pribadi seseorang secara total. Tidaklah semudah menyebutkannya, namun yang dapat dilakukan adalah memberi gambaran berbagai pengalaman dari mereka yang melakukan meditasi, berdasarkan pengalaman penulis bahwa meditasi dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Melihat ke dalam diri sendiri
2. Mengamati, refleksi kesadaran diri sendiri
3. Melepaskan diri dari pikiran atau perasaan yang berobah-obah, membebaskan keinginan duniawi sehingga menemui jati dirinya yang murni atau asli.
Tiga hal tersebut diatas baru awal masuk ke alam meditasi, karena kelanjutan meditasi mengarah kepada sama sekali tidak lagi mempergunakan panca indera ( termasuk pikiran dan perasaan ) terutama ke arah murni mengalami kenyataan yang asli. pengalaman meditasi akan berbeda pada setiap orang, karena pengalaman dalam bermeditasi banyak dipengaruhi oleh latar belakang temperamen, watak dan tingkat perkembangan spiritual, serta tujuan meditasi dengan kulit atau baju kebudayaan orang yang sedang melaksanakan meditasi.
Secara umum orang yang melakukan meditasi yakin adanya alam lain selain yang dapat dijangkau oleh panca indera biasa. Oleh karena itu mungkin sekali lebih tepat jika cara-cara meditasi kita masukkan ke golongan seni olah bathin dari pada ilmu olah bathin. Cara dan hasil meditasi dari banyak pelaku olah batin dari berbagai agama besar maupun perorangan dari berbagai bangsa, banyak menghasilkan kemiripan-kemiripan yang hampir-hampir sama, tetapi lebih banyak mengandung perbedaan dari pribadi ke pribadi orang lain.
Oleh karena itu kita dapat menghakimi hasil temuan orang yang bermeditasi, justru keabsahan meditasinya tergantung kepada hasilnya, umpamanya orang yang bersangkutan menjadi lebih bijaksana, lebih merasa dekat dengan Tuhan, merasa kesabarannya bertambah, mengetahui kesatuan alam dengan dirinya dan lain-lainnya.
Keadaan hasil yang demikian, sering tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang ( masyarakat ) di sekitar diri orang tersebut karena tingkah-lakunya maupun ucapan-ucapannya serta pengabdiannya kepada manusia lain yang membutuhkan bantuannya, mencerminkan hasil meditasinya.
Cara-cara dan akibat bermeditasi.
Cara bermeditasi banyak sekali.
Ada yang memulai dengan tubuh, arti meditasi dengan tubuh adalah mempergunakan menyerahkan tubuh ke dalam situasi hening
.Lakunya adalah dengan mempergunakan pernafasan, untuk mencapai keheningan, kita menarik nafas dan mengeluarkan nafas dengan teratur.
Posisi tubuh carilah yang paling anda rasakan cocok / rileks, bisa duduk tegak, bisa berbaring dengan lurus dan rata. Bantuan untuk lebih khusuk jika anda perlukan, pergunakan wangi-wangian dan atau mantra, musik yang cocok dengan selera anda, harus ada keyakinan dalam diri anda, bahwa alam semesta ini terdiri dari energi dan cahaya yang tiada habis-habisnya. Keyakinan itu anda pergunakan ketika menarik dan mengeluarkan nafas secara teratur.
Ketika menarik nafas sesungguhnya menarik energi dan cahaya alam semesta yang akan mengharmoni dalam diri anda, tarik nafas tersebut harus dengan konsentrasi yang kuat.
Ketika mengelurkan nafas dengan teratur juga, tubuh anda sesungguhnya didiamkan untuk beberapa saat. Jika dilakukan dengan sabar dan tekun serta teratur, manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan tubuh saja tetapi juga ikut menumbuhkan rasa tenang.
Bermeditasi dengan usaha melihat cahaya alam semesta, yang dilakukan terus menerus secara teratur, akan dapat menumbuhkan ketenangan jiwa, karena perasaan-perasaan negatif seperti rasa kuatir atau takut, keinginan yang keras duniawi, benci dan sejenisnya akan sangat berkurang, bahkan dapat hilang sama sekali, yang hasil akhirnya tumbuh ketenangan. Meditasi ini harus juga dilakukan dengan pernafasan yang teratur.
Kesulitan yang paling berat dalam bermeditasi adalah
“mengendalikan pikiran dengan pikiran“ artinya anda berusaha “ mengelola “ pikiran-pikiran anda, sampai mencapai keadaan “ Pikiran tidak ada “ dan anda tidak berpikir lagi, salah satu cara adalah “ mengosongkan pikiran “
dengan cara menfokuskan pikiran anda kepada suatu cita-cita, umpamanya cita-cita ingin menolong manusia manusia lain, cita-cita ingin manunggal dengan Tuhan. Cita-cita ingin berbakti kepada bangsa dan negara, cita-cita berdasarkan kasih sayang dan sejenis itu menjadi sumber fokus ketika hendak memasuki meditasi.
Secara fisik ada yang berusaha “ mengosongkan pikiran “ denganmemfokuskan kepada “ bunyi nafas diri sendiri “ ketika awal meditasi, atau ada juga yang menfokuskan kepada nyala lilin atau ujung hidung sendiri.
Jika proses meditasi yang dilukiskan tersebut diatas dapat anda lakukan dengan tepat, maka anda dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam pengertian spiritual, yang akibatnya pasti baik untuk diri anda sendiri, mungkin juga bermanfaat untuk manusia lain.
Sesuatu itu jangan dijadikan tujuan meditasi, karena hasil sesuatu itu adalah hasil proses meditasi, bukan tujuan meditasi.
Jika dalam proses tersebut pikiran anda belum dapat anda “ kuasai atau hilangkan “ janganlah putus asa atau berhenti, tetapi juga memaksakan diri secara keterlaluan. Pengembangan selanjutnya dari proses meditasi tersebut, anda sendiri yang akan menemukan dan meneruskannya, karena berciri sangat pribadi.
Untuk dapat berhasil anda sangat perlu memiliki motivasi yang cukup pekat dan dalam, sehingga dengan tiada terasa anda akan bisa khusuk dalam keheningan bermeditasi.
Jika menemui sesuatu, apakah itu cahaya atau suara atau gambaran-gambaran, jangan berhenti, teruskan meditasi anda.
Pengalaman sesudah keadaan demikian, hanya andalah yang dapat mengetahui dan merasakannya, karena tiada kata kalimat dalam semua bahasa bumi yang dapat menerangkan secara gamblang. Dalam keadaan demikian anda tidak lagi merasa lapar, mengantuk bahkan tidak mengetahui apa-apa lagi, kecuali anda tersadar kembali. Biasanya intuisi anda akan lebih tajam sesudah mengalami proses meditasi yang demikian itu, dan mungkin pula memperoleh “ pengetahuan “ tentang alam semesta atau lainnya.
Orang harus melatih kepekaan hati agar tajam menangkap gejala dan tanda-tanda. termasuk ajaran tak boleh mengumbar nafsu makan serta tidur.
Dasar-Dasar Meditasi
Ini adalah sistem atas pikiran, yang sudah diubah agar sesuai dengan kehidupan manusia disaat ini, terutama kehidupan dalam rumah tangga. Sistem ini mencari untuk mendapat suatu keseimbangan yang sempurna atas pikiran manusia, bebas dari semua keinginan-keinginan yang mempengaruhi kehidupan kita disaat ini. Praktek ini memungkinkan kita untuk mengatur dan membersihkan pikiran dan dengan demikian memperkenankan kita untuk mengatur kehidupan kita. Setelah keadaan keseimbangan diperoleh, praktek ini membantu kita untuk mencapai tujuan akhir dari kehidupan manusia .
Praktek meditasi
Praktek meditasi dalam sistem ini memberikan perubahan kehidupan manusia secara alami dan dengan jalan yang mudah. Tidak ada ketegangan-ketegangan, perombakan-perombakan eksternal, kehidupan membujang atau larangan-larangan lainnya yang dipaksakan di dalam sistem ini agar menghasilkan perubahan-perubahan dalam kehidupan manusia.
Apa gunanya mengatur pikiran?
Akal manusia adalah pusat atau sumber dari semua pemikiran dan tindakan kita di dalam kehidupan ini. Hidup kita sepenuhnya dituntun dan dikemudikan dalam suatu arah sehingga kita benar-benar tidak mempunyai pilihan dalam keadaan tersebut. Hal ini berarti kita adalah budak dari keinginan-keinginan akal kita. Situasi sekarang yang mana menjadikan akal sesuatu yang sangat kuat dalam hidup kita adalah sama sekali salah dan ini menjadi penyebab dari seluruh kesengsaraan kita di dalam kehidupan.
Akal hanya sebuah alat yang diberikan kepada kita untuk sebuah tujuan tertentu. Seperti seluruh alat-alat lainnya, harus dibawah pengawasan kita dan dipergunakan pada saat kita memerlukannya.
Untuk membuat akal menjadi suatu alat yang sempurna, kita harus membersihkannya dari keinginan-keinginan yang kotor serta memperbaiki keseimbangan yang telah hilang. Oleh karena itu pembersihan dan pengaturan akal menghasilkan kebersihan atas pikiran-pikiran dan tindakannya dan pada akhirnya menghasilkan keteraturan dan kebersihan dalam hidup kita.
Tujuan kehidupan?
Kehidupan manusia dengan segala daya tarik dan juga penolakannya bukanlah akhir dari segalanya. Pada saat diciptakan oleh Tuhan, Tetapi melalui proses evolusi, kita telah mengembangkan tanda-tanda memisahkan diri yang biasa dikenal sebagai EGO (AKU), melupakan rumah Tuhan dan mengejar tujuan yang lebih rendah dalam kehidupan ini.
Tujuan nyata dari kehidupan kita sebenarnya adalah kembali ke asal Tuhan dan menjadi satu dengan pencipta, menghilangkan tanda-tanda yang memisahkan kita.
Untuk mendapatkan-nya, kita harus mengadakan proses melihat ke dalam diri sendiri, untuk menjadi bagaimana kita pada saat jiwa diciptakan – sungguh suci
Hal ini hanya dimungkinkan kalau kita meninggalkan keinginan-keinginan kita, memusatkan pikiran pada satu titik dan mengalihkan arahnya ke dalam diri sendiri untuk menerangi jalan kita menuju Tuhan yang tinggal di dalam hati kita.
Apakah peranan dan keperluan akan seorang Master (Guru) dalam pencarian spiritual kita? Kebutuhan seorang Master dalam wujud manusia. Ini benar-benar diperlukan untuk mendapatkan bimbingan yang tepat, yang mengetahui jalannya dengan baik dan telah tercapai tujuan akhir di dalam dirinya. Perjalanan spiritual untuk sampai kepada tujuannya penuh dengan perangkap-perangkap tersembunyi atas perasaan ego dan penipuan diri sendiri sehingga hampir tidak mungkin dapat mencapai tujuan akhir hanya oleh diri sendiri tanpa dukungan dan bimbingan dari seorang Master yang cakap.
Bagaimana saya menilai kemanjuran sistem meditasi ini?
Kemanjuran atas sistem ini bisa dinilai melalui proses perubahan yang timbul dalam tindakan kita hampir sejak hari pertama mempraktekannya. Pikiran yang ringan dan ketenangan di dalam diri, terasa. Ada pengurangan ketegangan mental dan pikiran, makin lama makin bersih. Sifat, sikap, cinta, keengganan, kebanggaan dan prasangka yang tidak baik, kemarahan dan sebagainya larut dalam suatu keadaan di dalam hati yang telah diciptakan melalui praktek rutin. Hati dibersihkan dari bermacam-macam kekotoran yang tertumpuk sebagai hasil atas pikiran dan perbuatan kita di masa lampau, dengan kekuatan spiritual. Sebagai hasilnya, ada pengurangan atas keinginan-keinginan yang mana telah mengganggu kita sebelumnya.
Apa yang sungguh luar biasa atau unik tentang sistem ini yang membedakannya dari sistem-sistem lainnya ?
Metode penyadaran diri (meditasi) yang telah disebutkan sebelumnya adalah aspek yang paling unik dalam sistem ini. energi jangan dikacaukan dengan napas. Ini adalah suatu kekuatan atau intisari suci.. Cleaning (pembersihan) dan penyelarasan (aliran kekuatan dari Master) menggunakan energi yang sama, oleh karenanya menjadi aspek yang khusus dari sistem ini. Master juga memberikan wewenang kepada instruktur di seluruh cabang – cabang klub meditasi untuk melakukan pekerjaan ini yaitu penyelarsaan energi sehingga pelayanan pelatihan meditasi dapat diterima oleh masyarakat sebanyak mungkin.
Oleh karenanya setiap calon siswa meditasi harus menerima penyelarasan pembukaan dari Master yang akan melaksanakan pembersihan awal sehingga membuat meditasi dapat dilaksanakan. .
Aspek unik dari sistem ini adalah mengenal tanggung jawab duniawi dan membuat seimbang dengan praktek meditasi kita. Kita tidak diminta untuk meninggalkan harta milik tetapi dibantu untuk mengembangkan ketidak-terikatan di dalam pikiran kita. Sistem ini hanya meminta waktu dan penggunaan tenaga yang paling sedikit dan dirancang secara khusus untuk kehidupan manusia modern dan kehidupan rumah tangga. Klub meditasi dengan tegas menyatakan bahwa kehidupan di dalam rumah tangga adalah sekolah yang paling baik untuk perkembangan spiritual.
Apa praktek harian yang telah ditentukan untuk seorang pengikut? Praktek ini terdiri dari 3 bagian :
1). Meditasi di pagi hari
2). Pembersihan di malam hari
3). Doa malam sebelum tidur.
2)
MEDITASI
Mengapa saya harus meditasi ?
Kata meditasi berarti terus menerus memberikan perhatian atau menghentikan pemikiran pada satu pokok pikiran. kwalitas atau keadaan atas obyek yang kita meditasikan. Oleh karena itu ketika kita meditasi pada sesuatu yang tidak kentara yaitu Tuhan, kita akan menghilangkan kekotoran kita dan mendapatkan kehalusanNYA. Sehingga tujuan tertinggi dalam kehidupan, jadi memungkinkan untuk dicapai..
Dan ini hanya bisa didapat melalui praktek terus menerus meditasi setiap hari dengan ketaatan yang tulus ikhlas.
Bagaimana saya menyiapkan diri untuk meditasi harian saya ?
Cara menyiapkan diri untuk meditasi di pagi hari diberikan seperti di bawah ini :
1. Bangun sebelum matahari terbit.
2. Sikat gigi dan cuci muka.
3. Mandi jika kamu merasa kotor (disarankan bahwa kamu mulai meditasi sepagi mungkin tanpa menghabiskan waktu pada aktivitas-aktivitas rutin seperti minum teh, baca koran, olahraga dan sebagainya).
4. Pakai pakaian yang longgar dan enak dipakai.
5. Tentukan satu waktu dan tempat khusus untuk meditasi setiap hari.
6. Beritahu anggota keluarga yang lain untuk tidak mengganggumu selama meditasi.
7. Mulailah dengan meditasi selama 30 menit. Tambah waktunya setelah kamu merasa cocok dan lakukan itu menjadi satu jam. Kalau kamu membuka mata sebelum waktunya, kamu dapat menutup matamu lagi dan meneruskan meditasi.
8. Duduk yang enak, santai tetapi punggung dan kepala tetap tegak. Kamu bisa duduk di lantai, di bangku, dengan punggung (bukan kepala) bersandar pada tembok. Kalau kepalamu tertunduk setelah kamu mulai meditasi (disebabkan karena kehilangan kesadaran), kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Tiduran tidak diijinkan karena terlalu mengasyikkan sehingga dapat membuat kamu tidur.
Bagaimana saya meditasi?
Tutup mata dan mulai dengan suatu anggapan bahwa Cahaya Tuhan hadir di dalam hati. Setelah itu duduk santai dengan suatu sikap melihat ke dalam diri. Ini mudah sekali.
1. Tutup mata
2. Hadirkan cahaya tuhan didalam hati (niat/mencocokkan gelombang)
3. Duduk santai/rileks
4. Lihat ke dalam diri
5. Hilangkan pikiran pengalaman-pengalaman masa lalu dan atisipasi masa depan. Konsentrasi satu titik
6. Pasrah…. Pasif sepenuhnya
7.
Haruskah Saya Mengulang-ulang Anggapan Tentang Cahaya Tuhan ?
Tidak. Dengan satu niat saja sudah cukup. Dengan anggapan tersebut, alam pikir bawah sadar dihubungkan dengan Tuhan yang ada di dalam hati selama seluruh periode meditasi. Alam pikir yang sadar mungkin mulai menghasilkan pikiran-pikiran lain, bayangan-bayangan dan sebagainya, tetapi kita dianjurkan untuk tidak memperhatikan hal-hal tersebut, karena ini adalah satu cara untuk membuang banyaknya pemandangan.
Catatan : – Mohon dimengerti bahwa dalam sistem ini tidak ada yang harus dikerjakan oleh akal setelah kita memulai meditasi - tidak ada konsentrasi atau pengulangan pemikiran seperti mantera. Sistem sebelumnya yang rupanya menggunakan metode seperti itu hanya untuk mencegah atau menahan pikiran-pikiran.
Bagaimana Mungkin Meditasi Tanpa Akal Kita Melakukan Suatu Pekerjaan (Selama Meditasi)?
Bahwa pikiran sangat kuat. Oleh karena itu anggapan belaka pada saat mulai bahwa Cahaya Tuhan ada di dalam hati, sangat kuat untuk menghubungkan akal kita dengan Tuhan. Ini bisa dibandingkan dengan menyalakan sebuah lampu. Sambungannya akan terus menerus menyala dan tidak perlu harus terus menerus menekan tombolnya.
Haruskah Saya Mencoba Untuk Melihat Cahaya ILAHI Selama Meditasi ?
Tidak. bahwa ILAHI terlalu halus untuk ditangkap pancaindera. Meskipun cahaya masih bersifat kebendaan tetapi ILAHI tidak harus dilihat seperti sinar matahari, sinar bulan atau sinar listrik. Karena akal manusia tidak bisa meditasi pada sesuatu yang kosong. Kita menerima ILAHI sebagai suatu anggapan yang abstrak (tidak nyata) dan meditasi atas anggapan tersebut dan itu memberi gambaran yang jelas atas kesadaran kita di dalam diri.
Jadi Apa Yang Harus Saya Lakukan Selama Meditasi ?
Tidak harus mekukan apa-apa, kamu tidak aktif, kamu pasif selama meditasi. Meditasi adalah suatu keadaan menunggu KEBESARAN SANG MAHA / KEBESARAN ILAHI masuk kedalam diri kita. Ini cara yang paling alami, karena tidak ada aktivitas jasmani atau rohani dan kita mengambil suatu sikap PASRAH ATAU MENYERAH (pasif seluruhnya) .
Apa Yang Harus Saya Lakukan Jika Pikiran-Pikiran Saya Mengganggu Selama Meditasi ?
Kamu harus menganggapnya seperti pikiran tersebut adalah pikiran orang lain. Jadi ciptakan jarak antara dirimu dengan pikiran yang muncul.. Kalau anda mendapatkan dirimu terlalu terlibat dengan pikiran tersebut, anda disarankan untuk perlahan-lahan melepaskan pikiran tersebut dan membawanya kembali ke suasana awal (sebelum mulai meditasi), ucapkan lagi CAHAYA ILAHI / CAHAYA TUHAN / CAHAYA SANG MAHA ada di dalam hatimu. Bagaimanapun ini hanyalah persoalan yang sementara bagi siswa meditasi baru. Dengan meditasi setiap hari secara teratur, kamu akan menemukan bahwa pikiran tersebut kehilangan bebannya dan berhenti untuk mengganggu perasaan yang menginginkan ketenangan di dalam hatimu.
KEUNTUNGAN MEDITASI
Meditasi adalah suatu tingkatan dimana terjadi kedamaian dan ketenangan dalam pikiran kita, diam namun sepenuhnya siaga. Kekuatan utama dari meditasi adalah membawa kita secara nyata kedalam tingkatan kesadaran yang lebih tinggi yang akan membantu kita manusia untuk mendapatkan sebuah kebenaran dalam sebuah hal. Melalui Meditasi yang rutin, beberapa keuntungan yang akan kita peroleh antara lain:
1. Meningkatkan kesehatan dan memperkuat sistem pertahanan tubuh kita.
2. Menghilangkan stress, keterikatan, dan sifat kemarahan.
3. Meningkatkan konsentrasi dalam sekolah maupun kerja.
4. Melenyapkan segala hal negatif dan gaya hidup yang merugikan diri sendiri.
5. Memperkuat rasa percaya diri dan keyakinan diri.
6. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang berguna dalam membangun hubungan dengan orang lain.
7. Kebangkitan dari satu kesadaran yang lebih tinggi menuju sebuah dimensi kesadaran kolektif, didalam tahap ini dapat merasakan secara nyata perasaan diri sendiri dan orang lain.
8. Membuang segala prilaku yang tidak baik yang akan menyebabkan ketidak harmonisan hubungan antara individu, masyarakat dan budaya.
KEUNTUNGAN KESEHATAN
Bermacam-macam penyakit dan gangguan kesehatan erat kaitannya dengan ketidakseimbangan sistem energi yang sulit dipisahkan. Melalui meditasi, seseorang membangkitkan energi murni yang tidur dalam diri kita, melalui proses penyelarasan : dan segera memulai menerangi pusat energi yang sulit dipisahkan di dalam diri kita. kemudian bisa menyembuhkan, menyeimbangkan dan memelihara pusat energi yang sulit dipisahkan melalui teknik pembersihan sederhana yang diajarkan dalam klubmeditasi. Keseimbangan pusat energi akan meningkatkan status kesehatan dan kamu menjadi lebih kebal terhadap bermacam-macam penyakit. Keuntungan yang luar biasa, “ Sekali anda telah mengikuti penyelarasan dan melatihnya, kamu tidak perlu cemas dan khawatir akan kesehatanmu sama sekali.”
Kesehatan yang didapat dari klubmeditasi telah dibuktikan dari banyaknya anggota klub regular maupun online. Banyak orang juga telah mengobati diri mereka sendiri dari penyakit seperti tekanan darah tinggi, sakit asma, epilepsi, kencing manis, kanker dan lain-lain.
MENINGKATKAN KENYAMANAN TIDUR
Manfaat yang diperoleh secara nyata dari melatih Meditasi adalah seseorang akan mendapatkan tidur yang lebih baik, lebih dalam dan bangun dalam keadaan lebih segar. Banyak orang kesulitan untuk tidur, menderita penyakit atau tidurnya tidak memuaskan, yang mana mereka menyalahkan segalanya dari cuaca tidak baik, tempat tidur tidak baik dan lain-lain. Sesungguhnya, banyak hal yang menyebabkan seseorang susah tidur yaitu kesibukan pikiran, pengalaman masa lalu, cemas akan masa depan. Melalui Meditasi semua itu dapat diatasi dan anda akan mendapatkan tidur yang nyaman dan menyehatkan.
PENGENDALIAN STRESS
Hubungan antara sistem pusat energi dan emosi, phisik dan kesehatan mental, berhubungan dengan energi Yin (emosi, keinginan dan masa lalu) dan energi Yang (kegiatan kita dan pikiran masa depan). Stress adalah hasil dari ketidakseimbangan antara kedua energi tersebut, sebagai akibat dari kelebihan kerja dan pemaksaan terhadap sistem pusat energi kita. Melalui Meditasi, kita dapat belajar cara menyeimbangkan kedua energi tersebut dan menikmati keseimbangan dalam kehidupan, kedamaian dan ketenangan.
PENGEMBANGAN DIRI
Kebangkitan energi rohani yang tidur “Kundalini” menyempurnakan peningkatan dan perubahan positif di dalam kepribadian kita. Dengan praktek, seseorang akan menemukan bahwa banyak kualitas bawaan dari pusat energi kita yang menjadi nyata dalam hidup kita. Kita menjadi secara otomatis menjadi lebih dinamis, kreatif, yakin dan pada waktu yang bersamaan penuh kesederhanaan, berbelas kasih dan penuh kasih sayang. Banyak individu, yang praktek Sahaja Yoga, juga menemukan bakat bawaan mereka sendiri dan potensi dalam banyak hal ( contoh seni, musik, kemampuan pidato dll) dan secara berangsur-angsur berkembang pada tingkatan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Pelaksanaan Meditasi juga akan meningkatkan fokus mental, konsentrasi dan peningkatan tenaga. Dengan pikiran yang tenan dan waspada, tidak heran banyak praktisi Sahaja Yoga yang mampu menghadapi segala tantangan dalam kehidupannya.
PENINGKATAN EKONOMI
Banyak yang melaksanakan meditasi ini mendapatkan manfaat ekonomi, seperti peningkatan moralitas akan menyebabkan pengurangan konsumsi terhadap minuman, obat-obatan, kesenangan material berlebihan, keinginan yang berlebihan. Sehingga jelas akan menghemat pengeluaran dan akan meningkatkan kemampuan eknomi. Dan kemampuan sosial yang meningkat, kepercayaan diri jelas akan membawa dampak bagi orang sekelilinginya dan banyak relasi bisnis yang akan senang bergaul dengannya. Ini akan membuka banyak kesempatan dan peluang. Kedamaian dan ketenangan pikiran dan jiwanya akan membuka banyak peluang baru, dan orang-orang serta para relasi bisnis akan senang bergaul dengannya.
Jadi tidak mengherankan jika para praktisi meditasi dapat hidup penuh ketenangan, kedamaian dan mendapatkan banyak peluang-peluang yang menguntungkan hidupnya. Masih banyak keuntungan lainnya, yang dapat anda rasakan dan terlalu banyak untuk diceritakan. Mungkin sebaiknya anda mengalaminya sendiri, dan ini adalah keuntungan anda sendiri, anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk merubah dan memperbaiki hidup anda kearah yang lebih baik, cukup rutin melakukan meditasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik)
Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik) Sakramen Ekaristi adalah salah...
-
Gendhing Jawa - Javanese Gamelan Notation New notation website new! Pélog Lima Pélog Nem Pélog Barang Sléndro Nem Sléndro Sanga Sl...

