PUTRA KARANGANYAR:
MENCARI KEBAIKAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP
(mersudi becik,nggayuh sampurnaning urip).
"dengan ilmu hidup menjadi mudah,dengan iman hidup makin terarah, dengan seni dan senyum hidup makin indah,dengan olahraga hidup makin terjaga"
Di Asia, ribuan berkumpul di ibukota Thailand, Bangladesh dan Indonesia untuk menandai May Day dengan demonstrasi yang diselenggarakan oleh serikat pekerja. Kantor berita Perancis mengatakan rapat umum di Jakarta adalah yang terbesar di benua Asia.
Di Rusia, presiden yang baru terpilih Vladimir Putin bergabung dengan puluhan ribu dalam pawai di Moskow. Presiden Rusia Dmitry Medvedev juga menghadiri rapat umum sementara para peserta pawai memegang spanduk besar yang mendukung serikat pekerja dan pabrik mereka.
Ribuan pekerja Yunani diperkirakan akan menggelar protes penghematan anggaran sebagai bagian dari demonstrasi May Day di Athena Selasa.
Di Amerika, pengunjuk rasa Occupy merencanakan demonstrasi di New York untuk memblokade sebuah jembatan besar dan menutup sebagian lembaga keuangan Wall Street.
Sejalan dengan Arah Dasar Pastoral KAJ, kita merindukan tuntunan dan dorongan Roh Kudus menjadi umat Allah yang BERAKAR dalam iman. Artinya bahwa kita boleh dan bisa mengalami Allah dalam diri kita masing-masing. Ada hubungan atau kontak batin dengan Yesus Kristus, sehingga "ia dalam Aku dan Aku dalam dia (Yoh 6: 56). Lalu bagaimana kita, saya dan anda bisa mempunyai pengalaman rohani ini? Jawabannya ada bermacam-macam cara. Salah satu di antaranya ialah seperti yang dikatakan nabi Yesaya, yaitu dengan membiarkan diri dibentuk oleh Tuhan, karena kita semua adalah buatan tangan Tuhan (bdk Yes. 63: 8). Harapan membiarkan diri dibentuk oleh Tuhan ialah bahwa hidup pribadi kita, keluarga, komunitas, paroki dan hidup kita bersama sebagai warga Keuskupan Agung Jakarta akan terus menerus diperbarui dan dibentuk menjadi semakin serupa dengan Yesus Kristus, semakin sehati sepikir dan seperasaan dengan-Nya (bdk Flp 2: 5).
Dalam rangka berusaha membiarkan diri kita dibentuk oleh Allah inilah, Keuskupan Agung Jakarta menetapkan Tahun 2012 sebagai Tahun Ekaristi dengan tema "Dipersatukan, Diteguhkan, Diutus". Ketiga kata itu menyiratkan daya Ekaristi bagi umat yang merayakannya, sehingga mereka menghayati persatuan dan kebersamaan; hidup mereka diteguhkan dan diberi makna; keterlibatan mereka dalam hidup seharí-hari merupakan perutusan yang bersumber pada Ekaristi.
Tema Tahun Ekaristi ini dipilih dengan berbagai pertimbangan, antara lain kita ingin menempatkan diri kita dalam arus rohani Gereja sedunia yang pada tanggal 10-17 Juni 2012 yang akan datang mengadakan Kongres Ekaristi ke 50 di Dublín. Adapun tema yang diangkat adalah "Ekaristi: Bersatu dengan Kristus, Bersatu di antara kita".
Selanjutnya dalam Surat Gembala Tahun Ekaristi, Bapak Uskup kita, Mgr.Ignatius Suharyo, mengajak kita untuk secara khusus memperdalam pengetahuan dan penghayatan mengenai Ekaristi selama tahun 2012 ini.
Demikianlah pengantar seri berkelanjutan dalam rangka Tahun Ekaristi lewat Warta Minggu kita. Semoga dengan demikian rasa syukur dan bangga serta cinta akan Ekaristi membangkitkan semangat iman kita.
Bagian 2 - Mengapa Ekaristi?
"Ekaristi adalah kurban Tubuh dan Darah Tuhan Yesus sendiri yang Dia tetapkan untuk mengabadikan kurban salib selama berabad-abad hingga kembalinya dalam kemuliaan. Demikian Dia mempercayakan kepada Gereja kenangan akan wafat kebangkitan-Nya. Ekaristi merupakan tanda kesatuan, ikatan cinta kasih, perjamuan Paskah. Dalam Perjamuan ini, Kristus diterima, jiwa dipenuhi Rahmat, dan jaminan hidup abadi diberikan" (Kompendium KGK 271, SC 47).
Ekaristi itu "sumber dan puncak seluruh hidup Kristiani" (LG 11; Lih SC 10; CD 30 dan AG 9). Ada hubungan erat antara Ekaristi dan sakramen-sakramen lainnya. Lihat saja kenyataan ini. Sakramen baptis membuka jalan untuk sakramen ekaristi, sehingga kita boleh merayakan Ekaristi dan menyambut komuni. Dosa berat menutup jalan untuk menyambut komuni, sebab dalam keadaan dosa berat kita tidak layak menyambut komuni. Bila dalam keadaan seperti ini tetap saja menyambut komuni, maka dosa berat bertambah (sakrilegi). Maka syarat boleh menyambut komuni ialah mengaku dosa lebih dahulu. Sakramen imamat memungkinkan kita merayakan Ekaristi. Tanpa imam yang ditahbiskan mana mungkin ada perayaan Ekaristi?
"Semua pelayanan Gereja serta karya kerasulan, berhubungan erat dengan Ekaristi dan terarah kepada-nya. Sebab dalam Ekaristi tercakuplah seluruh kekayaan rohani Gereja, yakni Kristus sendiri, Paskah kita" (PO 5; Lih KGK 1324).
Seluruh Umat yang hadir merayakan Ekaristi disatukan dengan Kristus. Mereka berkumpul dan bertemu dengan Kristus. Hanya Dialah pengikat, pemersatu umat. Kristuslah yang mengorbankan Diri di kayu salib untuk keselamatan kita. Dalam Ekaristi kurban itu satu dan sama dengan kurban salib. Dalam Ekaristi itu misteri wafat dan kebangkitan-Nya dirayakan dengan cara paling meriah dan resmi. Kristuslah yang mengorbankan dan yang dikurbankan. Imam yang memimpin perayaan Ekaristi bertindak selaku Kristus (in Persona Christi) berkat sakramen Imamat yang diterimanya.
Apakah Ekaristi itu satu-satunya pertemuan umat? Bukan, sebab ada pertemuan umat dalam ibadat Sabda yang dipimpin oleh awam. Namun walaupun demikian kita mengimani bahwa Kristus juga hadir di tengah mereka.
Ingat Sabda-Nya: "di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah- tengah mereka" (Mat 18: 20). Ibadat Sabda ini terjadi di stasi, terutama daerah yang jauh dari pusat paroki, yang jarang didatangi Imam untuk merayakan Ekaristi. Mereka yang dapat merayakan Ekaristi sebulan sekali, sudah bersyukur, ada yang dua bulan sekali, bahkan satu tahun sekali seperti di Toraja, terutama daerah pedalaman Kalimantan, Papua dengan medan yang berat dsb. Hal ini disebabkan jumlah tenaga imam sangat terbatas.
Stasi Taman Anggrek bukan stasi yang dimaksud di atas. Umat Taman Anggrek dilayani setiap hari Minggu dengan Ekaristi.
Bagian 3 - Bagaimana Dinamakan
Sakramen ini memiliki kekayaan yang luar biasa, ya bahkan mempunyai nama lain dengan aspek atau kekhususan khas tersendiri.
Nama yang umum ialah Misa Kudus yang sering disebut "Kurban Ekaristi". Ada kata kurban dan ekaristi (syukur). Misa kudus dianggap sebagai ibadat kurban, sekaligus juga ibadat syukur (Lih Ekaristi, dalam hidup kita, hal 37).
Nama yang lain ialah: Ekaristi, berarti ucapan syukur kepada Allah yang mengingatkan pujian bangsa Yahudi, terutama waktu makan, memuliakan karya Allah: penciptaan, penebusan dan pengudusan. "LaluIa mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Katanya, ‘Inilah tubuh-Ku .... darah-Ku ..."(Luk 22: 19-20; bdk 1 Kor 11: 24).
Perjamuan Tuhan, yang berkaitan dengan perjamuan malam yang diadakan Tuhan bersama murid-murid-Nya sebelum sengsara-Nya (1 Kor 11: 24).
Pemecahan roti. Seperti kebiasaan Yahudi pada perjamuan khas Yahudi Tuhan Yesus melakukan hal yang sama, yaitu memberkati dan membagi-bagikannya (bdk Mat.14: 9;15: 36; Mrk 8: 6.19). Hal yang sama juga Dia lakukan pada waktu perjamuan malam terakhir. Dari kebiasaan seperti ini dua murid Emaus bisa mengenali dan kemudian percaya bahwa Tuhan Yesus sungguh bangkit. (Luk 23: 13-35). Dengan istilah "memecahkan roti" orang Kristen pertama menggambarkan perkumpulan Ekaristi mereka (Kis 2: 42- 46; 20: 7.11). Dengan ini mereka hendak mengatakan bahwa semua orang yang makan satu roti yang dipecahkan - dari Kristus - masuk ke dalam persekutuan-Nya dan membentuk di dalamnya satu tubuh (bdk 1 Kor 10: 16.17; KGK 1328 dst).
Bagian 4 - Awal Mula Ekaristi
Pendasaran Biblis a.Perjanjian Lama
Kita kenal ada korban hasil bumi dan korban binatang, misalnya korban Kain dan Habil (Kej 4: 3-7), Kurban Nuh setelah bahtera air reda (Kej 8: 19-22). Kurban Abraham dsb. Korban yang ada selama itu sudah menunjukkan pratanda Ekaristi.
• Ingat akan korban Abraham (Kej 22) - Ishak menanyakan mana domba korbannya? Jawab Abraham: " Allah sendiri AKAN menyediakan anak domba korban bakaran bagi-Nya, anakku" (Kej 22: 8) - Jawaban ini penuh makna. Abraham menyadari bahwa korban ini bukan korban terakhir, sebab di kemudian hari Allah akan menyediakan domba untuk menebus dosa, sekali untuk selamanya, yaitu Anak Domba, Putera Allah sendiri, Yesus Kristus.
• Anak domba menjadi korban penting bagi Israel pada saat exodus dari perbudakan Mesir. Ingat akan anak domba Paskah sebagai pratanda Anak Domba yang terakhir, yaitu Yesus (Kel 12 dst).
• Darah Anak Domba Paskah merupakan pratanda Anak Domba Allah yang sesungguhnya yang masih akan datang, yaitu Yesus (KGK 1340)
• Nubuat Yesaya:
Akan ada exodus baru yang lebih besar dari pada exodus pertama. Dilukiskan Anak domba Paskah baru: "korban penebus dosa" dan bahwa "Kejahatan mereka dia pikul" (Yes 52: 13-53: 12).
b.Perjanjian Baru:
• Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus: "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia" (Yoh 1: 29). - Yesus itu Anak Domba Paskah yang baru. Dia itu Anak Domba Paskah yang dinanti-nantikan. - Yesus sekaligus menjadi Hamba yang menderita lambang penebusan Israel pada Paskah pertama (KGK 608)
• Yohanes Rasul - Yesus adalah Anak Domba Paskah sejati yang dikorbankan untuk semua orang. - Yesus tidak dipatahkan tulang-Nya. Untuk memastikan kematian-Nya, maka prajurit menikam-Nya. Lalu mengalirlah dari padanya darah dan air. Ini berarti bahwa Nubuat Perjanjian Lama terpenuhi (Yoh 19: 36).
Bagian 5 - Menjadi Ekaristi
Kapan mulai menjadi Ekaristi? a. Dalam Perayaan Paskah Yahudi, Perjanjian Lama, setiap tahun orang Yahudi merayakan Paskah. Mereka dengan roti tak beragi untuk mengenang keberangkatan yang tergesa-gesa dan pembebasan mereka dari Mesir.
b.Perayaan diatur menurut Keluaran 12. Apa yang mereka lakukan? - setiap tahun orang Yahudi wajib berziarah ke Yerusalem seperti yang dilakukan orang tua Yesus untuk merayakan Paskah Yahudi (Luk 2: 41) - Setiap keluarga harus mempersembahkan kurban di bait Allah seekor anak domba atau kambing - Ada roti tak beragi yang dimasak secara terburu-buru, sebab tak ada waktu untuk menunggu ragi itu muai (Kel 12: 17-20) - Pemimpin upacara mengucapkan doa berkat
c. Perjamuan malam terakhir
• Sebagai orang Yahudi Yesus juga merayakan Paskah bersama murid-murid-Nya • Apa yang khas dalam perjamuan Malam terakhir? - membasuh kaki para murid (Yoh 13) mengungkapkan rasa sedihnya, karena ada yang mengkhianati-Nya -Ia mengadakan Ekaristi (Mat 26: 26-29; Mrk 14: 22-25; Luk 22: 11-25 dan 1 Kor11;23-25) • Apa arti Sabda atas roti dan anggur? Pada PERJAMUAN MALAM TERAKHIR? - Sabda Yesus atas roti: - Sabda Inilah Tubuh-Ku, sedang atas anggur Inilah Darah-Ku. Selain itu "Tubuh-Ku" dalam arti bahasa Aram (bahasa ibu bagi Yesus) berarti AKU, diriku sendiri(bdk ungkapan Jawa awakku). - maka dengan memberikan roti Ia memberikan DIRI-NYA SENDIRI kepada para Rasul
• Ada pesan "perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku" (1 Kor 11: 24; bdk Luk 22: 19 dan Doa Syukur Agung).
- Maksudnya untuk mengulangi perbuatan dan perkataan-Nya "sampai ia datang kembali" (1 Kor 11;26)
- Bukan hanya mengenangkan apa yang telah dilakukan Yesus, tetapi juga untuk merayakan secara liturgis kenangan akan Kristus, hidup, kematian, kebangkitan-Nya, dan akan pembelaan-Nya bagi kita di depan Bapa.
• Pesan ini ditaati dan dilaksanakan: Jemaat Kristen pertama sesudah ibadat Sabat Yahudi, mereka berkumpul untuk memecahkan roti (Kis 2: 42. 46)
• Jika pemecahan roti pada perjamuan Paskah Yahudi hanya dirayakan sekali setahun, umat Kristiani merayakannya setiap Hari Minggu, hari Kebangkitan Tuhan. Hari Minggu menjadi Hari Tuhan (dies Domini), bukan Sabtu seperti kebiasaan Yahudi (Ekairsti, dalam hidup kita, hal 37) - Perayaan Ekaristi berlanjut terus hingga dewasa ini dengan kerangka dasar yang sama. Ekaristi tetap merupakan inti kehidupan Gereja. - Unsur-unsur yang sama (1)Yesus mengambil roti, (2) mengucapkan doa syukur, (3) memecah-mecahkan roti dan (4) waktu Ia memberikan roti itu ia bersabda Inilah Tubuh-Ku (5) Lalu Yesus mengambil piala, mengucapkan doa syukur, (6) lalu piala diberikan pada para Rasul dan bersabda: Piala ini adalah Perjanjian baru dalam Darah-Ku. (7) Lalu ada perintah mengenangkan Dia. (8) Masih berbicara mengenai Kerajaan Allah.
- Akhirnya ekaristi makin berkembang menjadi ekaristi kita sekarang ini.
Bagian 6 - Ajaran Gereja Mengenai Ekaristi
a. Konsili Trente (1545-1563) • (1) Kristus hadir dalam Ekaristi, khususnya dalam rupa roti dan anggur, (2) Tubuh dan Darah Kristus benar-benar hadir, yang ada bukan lagi roti dan anggur, tetapi. yang tinggal hanya rupa roti dan anggur (Transsubstansiasi)
• Dalam misa dipersembahkan kepada Allah kurban sungguh-sungguh dalam arti sebenarnya. Dalam Misa bukan sekedar mengenang kurban salib, tetapi Yesus yang sunggguh mengurbankan Diri dan dikurbankan Sebagai wakil-Nya, Uskup atau Imam yang bertindak "atas nama Kristus" (in persona Christi) memimpin umat, mengangkat bicara sesudah bacaan (KGK 1348)
b. Vatikan II • Ajaran Trente lebih sebagai reaksi atas ajaran Reformasi (Protestan). Ada keterbatasan rumusannya. Lalu vatikan II melengkapinya. • Ajaran tentang kurban diulang lagi (LG 28; SC2). Kurban Ekaristi itu satu dan sama dengan kurban salib • Melaui Ekaristi, Gereja membuat Kristus, sumber keselamatan menjadi hadir, melalui Sabda dan perayaan sakramen Sabda mempersatukan orang dengan Kristus dan membuat kurban Kristus menjadi nyata kembali, dialami dan disyukuri • Kristus hadir (1) Dalam kurban misa, baik dalam pribadi pelayan maupun terutama dalam rupa ekaristi (roti dan anggur) (2) Kristus hadir dalam Gereja, dalam perayaan Gereja, dalam peserta semua perayaan (3) Dalam rupa roti dan anggur
• Kehadiran Kristus berarti kehadiran misteri Paskah, yaitu misteri Kristus yang selalu hadir dan berkarya di tengah kita, terutama dalam perayaan ekaristi (SC 35)
(Romo Poespo O.Carm)
Bagian 7 - Ritus Pembuka
Ada sepasang hidangan, yaitu Liturgi Sabda dan Liturgi Ekaristi yang didahului dengan Pembukaan dan di akhiri dengan Penutup.
PEMBUKAAN Ritus meliputi bagian-ba-gian yang mendahului Liturgi Sabda. Semua ritus pembuka memiliki ciri khas sebagai pembukan, pengantar dan persiapan
• Tanda Salib: Sebagai awal perayaan Ekaristi bermaksud mengajak kita untuk menyadari bahwa Allah Tritunggal yang memanggil kita, mengundang kita dan menghimpun kita menjadi satu persekutuan (Mgr Suharyo, Ekaristi, hal 15-16)
• Mengapa kita datang? - Untuk menanggapi undangan-Nya - Dialah Tuan rumah dalam perayaan kurban dan perjamuan serta kenangan akan Paskah Yesus - Ekaristi adalah dasar - titik tolak mengembangkan semangat persaudaraan
• Tujuan: - mempersatukan umat yang berhimpun - menyiapkan mereka mendengarkan Sabda Allah dan merayakan Ekaristi - menyadari bahwa Allah Tritunggal yang memanggil kita menjadi satu persekutuan, satu keluarga
• Kita menyadari sebagai orang berdosa, kita kembali pada Allah. Lalu kita mengakui kedosaan kita dan mohon belas kasihan.
• Ada kemuliaan, kecuali di masa Adven, Prapaskah dan hari biasa yang bukan pesta.
• Doa pembukaan,
Maksudnya untuk mengajak kita agar terlibat "penuh" dalam Ekaristi. Penuh mengandaikan segala persoalan hidup kita.
Bagian 8 - Liturgi Sabda
• Umat yang berhimpun mendapat makanan dari meja Sabda, karena manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman (DV 21). Ada kesatuan erat tak terpisahkan antara Liturgi (Ibadat) Sabda dan Liturgi (Ibadat) Ekaristi (SC 56). • Dari sisi iman, perayaan sabda dihayati sebagai kehadiran Yesus di dalam Sabda. Dengan begitu kehadiran Yesus bukan hanya pada bagian Ekaristi tetapi juga pada bagian ibadat Sabda (lih. Ekaristi, dalam hidup kita, hal 35). • Dalam Liturgi Sabda, kisah karya penyelamatan Allah dalam sejarah umat manusia diwartakan melalui bacaan-bacaan yang diambil dari Perjanjian Lama, Perjanjian Baru dan khususnya Injil Yesus Kristus, yang merupakan puncaknya (Mgr I. Suharyo, Ekaristi, hal 35) • Ada 3 bacaan pada hari-hari Minggu dan hari-hari Raya - Bacaan 1 dari Perjanjian Lama - Ada Mazmur tanggapan yang menopang permenungan atas Sabda Allah - Bacaan 2 dari Kisah atau surat-surat Rasul. Diikuti dengan Bait pengantar Injil - Injil dari salah satu dari keempat Injil Semua ini disusun sesuai tahun Liturgi A, B, dan C. • Sadarilah kekuatan dan kekayaan Sabda yang memberi hidup. Sabda tak hanya informatif, tetapi juga transformatif (mengubah, membaharui) • Ada homili - sebagai ajakan, supaya menerima kata-kata ini, yang benar-benar Sabda Allah, dan melaksanakannya (KGK 1349). - Tanggapilah Sabda tersebut. Buahnya ialah bahwa kita bisa berjumpa dan mengalami kehadiran serta karya Kristus yang bangkit dalam perayaan sakramen-sakramen, khususnya ekaristi - Diharapkan kita aktif merenungkan, meresapkan dan memetik buah homili yang mengubah gaya hidup
• Maksud ini bisa terhambat dengan budaya instan. Menginginkan kotbah yang menarik dan benar-benar konkret tinggal pakai. Malas meresapkannya • Kita menanggapi, menerima dan meng-AMIN-i sabda yang diwartakan dengan ucapkan doa AKU PERCAYA sebagai pengakuan Sabda yang diwartakan • Ada doa umat untuk kepentingan Gereja, dunia, orang miskin dan menderita dsb
Bagian 9 - Liturgi Ekaristi
(1) Persembahan
• Liturgi Ekaristi ini juga bisa disebut Kurban Syukur
• Umat dikenyangkan Sabda kehidupan. Lalu pindah dari meja mimbar ke meja Altar. Berarti kita memasuki bagian Liturgi Ekaristi.
• Latar belakang Perjanjian Lama - Dalam ibadat Yahudi ada berbagai macam persembahan: kurban bakaran, hasil bumi, roti dan sebagainya - Persembahan setiap jenis pemberian, baik binatang, maupun hasil bumi yang dipersembahkan kepada Allah di atas mezbah - Yesus tidak menolak persembahan, tetapi Ia sendiri malah menjadi persembahan Paskah. Yesus menggenapikan persemabahan Perjanjian lama. Persembahan Diri-Nya sempurna, karena Ia mengurbankan Diri-Nya sekali untuk selamanya demi kehidupan kita (Im 4: 26; Ibr 7: 27). Buahnya luar biasa. Allah menerima manusia dan disatukan kembali dengan Allah.
• Persiapan persembahan - kadang ada prosesi penerimaan persembahan roti dan anggur - kadang ada hasil bumi yang juga turut dipersembahkan - juga hasil kolekte ikut dipersembahkan. Apa maksudnya?
• Mengapa ada percampuran sedikit air pada anggur? Sebagai gambaran atau lambang bahwa manusia ambil bagian dalam ke-Allah-an Kristus seperti Kristus berkenan menjadi manusia.
• persembahan - roti dan anggur dipersembahkan agar nanti berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus, berkat Roh Kudus - "Terpujilah ..." atas roti dan anggur. Keduanya adalah tanda bahwa Allah tanpa henti menganugerahkan kehidupan yang merupakan buah karya penye-lamatan Allah - Dalam persembahan ini kita juga diajak ikut mempersembahkan diri kita masing-masing (suka duka hidup) - Persembahan diri diungkapkan dalam kolekte atau persembahan lain. Persembahan ditutup dengan doa persembahan
Bagian 10 dan 11 - Liturgi Ekaristi
10 - LITURGI EKARISTI
(2) Doa Syukur Agung • Pengantar - Didahului dengan dialog pembuka, prefasi - Di dalam prefasi Gereja berterima kasih kepada Bapa melalui Kristus, dalam Roh Kudus untuk segala karya-Nya, penciptaan, penebusan dan pengudusan - Menyusul doa nyanyian kudus sebagai pengantar masuk ke Doa Syukur Agung
• Inti Doa Syukur Agung - mengenang perjamuan malam terakhir Yesus bersama murid-murid-Nyasebelum Ia wafat di salib - Yang kita kenangkan ialah sengsara dan kematian-Nya - Di balik kenangan yang gelap ini kita diajar untuk menghadapi dengan tabah kenangan yang menyakitkan, sebab sesudah Kalvari ada Paskah, Kemenangan Kebangkitan.
• Semoga Roh Kudus Dua kali Roh Kudus dimohonkan kedatangan-Nya - Daya Roh Kudus dimohon turun atas roti dan anggur untuk menjadi Tubuh dan Darah Kristus - Agar Roh Kudus mengubah komunitas yang dikenyangkan oleh Tubuh dan Darah Kristus dan satu Roh dalam Kristus. Gereja bisa menjadi komunitas Tubuh Kristus hanya dengan kekuatan Roh Kudus yang mencurahkan berbagai anugerah kepada anggota-anggota Tubuh untuk kebaikan seluruh Tubuh (bdk 1 Kor 12 dan Kis 2).
11. LITURGI EKARISTI
(3) Kata-kata konsekrasi sebagai puncak • Kata-kata dan tindakan Kristus diulang dalam kata-kata konsekrasi seperti dalam perjamuan malam terakhir (Mat 26: 26-28; Mrk 14: 22- 25; Luk 22: 15-20; 1 Kor 11: 23-25).
• Sejak kata-kata konsekrasi yang ada di altar, bukan lagi roti dan anggur, tetapi Tubuh dan Darah Kristus (Lih Doa Syukur Agung). Ada perubahan mendasar-menyeluruh (transsubtansiasi) roti dan anggur berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus.
• Bagaimana Kristus hadir dalam Sakramen Ekaristi? - Yesus Kristus hadir dalam Ekaristi dengan cara yang unik dan tak dapat dibandingkan. - Dia hadir secara sungguh, nyata dan substansial, yakni Dia hadir dengan Tubuh dan Darah-Nya, dengan Jiwa dan Kodrat ilahi-Nya. - Oleh karena itu, dalam Ekaristi Yesus hadir secara sakramental, yaitu dalam rupa roti dan anggur ekaristi, Kristus seutuhnya, Allah dan Manusia (Kompendium KGK 282).
Sampai kapan kehadiran ekaristis Kristus berlangsung? Kehadiran Ekaristis Kristus terus berlanjut selama rupa ekaristis tetap ada • Orang yang hidup dan mati diingat
• Bapa Kami Menunjukkan siapa Yesus dalam hubungan-Nya dengan Bapa (Lih. Luk 2 dan Luk 23: 46). Allah adalah Bapa kita. Dalam doa ini kita mohon rezeki sehari-hari, terutama roti Ekaristi.
• Salam Damai - ungkapan simbolis kepercayaan kita akan kasih Bapa yang mengikat kita satu sama lain - Damai adalah anugerah Kristus yang bangkit - Syukur akan kasih Kristus
• Pemecahan roti Imam memecah-mecahkan roti. Yang menandakan umat beriman yang banyak itu menjadi satu (1 Kor10: 17) karena menyambut komuni dari roti yang satu, yakni Kristus sendiri
Bagian 12 - Liturgi Ekaristi
(4) Komunio
Dimulai dengan ajakan doa Bapa Kami. Lalu diikuti Doa damai dan salam damai
Anak Domba Allah Diucapkan Imam sesaat kita hendak menyambut komuni. Apa arti dan maksudnya? Lihatlah no 4 Awal Mula Ekaristi, Pendasaran biblis di atas
Menyambut komuni • Arti komuni: - Berarti menyatu dengan Kristus, bukan sekedar menerima komuni, Tubuh dan darah Kristus, dalam rupa roti dan anggur. - Menerima Tubuh dan Darah Kristus, berarti benar-benar menerima makanan dan minuman sejati (Yoh 6: 55). Kita tak akan lapar dan haus lagi - "ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia"(Yoh 6: 56).
• Sebenarnya kita menyadari tidak pantas untuk menyambut komuni, "tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh"(bdk Luk 7: 7). Kita tak berkecil hati, malah berkobar keinginan kita "Menyatu manunggal" dengan Dia dengan makan Tubuh dan minum Darah-Nya dengan harapan hidup-Nya di dalam hidup kita, saya dan anda.
• Apa buah-buah Komuni Kudus? - Komuni Kudus mempererat kesatuan kita dengan Kristus - Selain itu Komuni kudus menjaga dan memperbarui hidup rahmat yang diterima dalam pembaptisan dan penguatan serta membuat kita berkembang dalam cinta kepada sesama. - Komuni kudus memperkuat kita dalam cinta kasih, menghapus dosa-dosa ringan, dan menjaga kita dari bahaya dosa berat di masa depan (Kompendium KGK 292).
• Kapan seseorang harus menyambut Komuni Kudus? - Gereja menganjurkan kaum beriman yang menghadiri Misa kudus untuk menerima komuni suci jika mereka mempunyai disposisi yang dituntut. - Gereja mewajibkan mereka menerima Komuni suci sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun, sedapat mungkin pada masa Paskah (Kompendium KGK 290).
• Apa yang dituntut untuk menyambut Komuni Kudus? - Untuk menerima Komuni kudus seseorang harus bergabung secara penuh dalam Gereja Katolik dan dalam keadaan rahmat, yaitu tanpa kesadaran akan dosa maut. - Siapa yang sadar telah melakukan dosa berat harus menerima Sakramen tobat sebelum menerima komuni. - Selain itu penting juga sikap hening dan doa, menaati pantang yang diwajibkan Gereja dan sikap (gerak-gerik, pakaian) yang pantas sebagai hormat terhadap Kristus (Kompendium KGK 291).
Dengan Bangga KURNIA FM Trenggalek dan PPW Jatim kali ini akan mempersembahkan Audio Visual live wayang kulit dengan lakon Mapar Tonggak atau Babad Wanamarta oleh dalang Ki Anom Suroto dan Ki M Bayu Aji Pamungkas.
Artikel ini saya tujukan khusus untuk mereka yang ingin menjadi paranormal dan menekuni dunia supranatural. Ini pengetahuan dasar tentang ketrampilan teknis/tata cara mengamalkan ilmu gaib. Jadi bagi yang tidak berkepentingan, kami mohon maaf karena bisa jadi mengganggu keyakinan Anda.
Pertama, ilmu gaib diperoleh dengan melakukan kontak atau hubungan dengan benda-benda yang terkait dengan orang yang menjadi sasaran atau sumber ilmu gaib itu. Misalnya, di suatu komunitas masyarakat kalau orang ingin agar seorang wanita jatuh hati padanya alias melakukan ilmu pengasihan pengasihan maka diambillah sesuatu benda yang pernah disentuh oleh wanita itu. Frazer menyebutnya LAW OF CONTACT sedangkan Ilmu Gaibnya disebut dengan CONTAGINUS MAGIC.
Kedua, ilmu gaib yang berdasarkan hukum kesamaan (LAW OF SIMILARITY) dan ilmu gaibnya disebut IMITATIVE MAGIC. Jika kita menginginkan sesuatu dengan kekuatan gaib, maka kita menggunakan sesuatu yang mirip dengan apa yang kita inginkan. Kalau kita ingin menginginkan kekuatan dari angin, maka kita bisa melakukan dengan bersiul. Bersiul itu sama dengan datangnya angin. Kebiasaan ini ternyata dilakukan hampir di seluruh bangsa di dunia.
Tidak hanya tradisi asli suku-suku bangda yang menggunakan dua cara magic sebagaimana yang dipaparkan Frazer, para penganut agama-agama besar di dunia pun juga menggunakan dua hukum itu yang mengakui adanya hubungan antara kekuatan gaib yang kita peroleh dari sentuhan benda dan sumber yang mempunyai kekuatan energi itu. Misalnya, para sahabat dulu mengambil berkah dari apa saja yang pernah disentuh oleh Rasulullah SAW, seakan-akan teori magic itu mendapatkan pembenaran agama.
Kita ingat, bagaimana seorang paranormal dari kalangan Yahudi menyihir Rasulullah SAW. Dia menggunakan sisir rambut Rasulullah (barang yang pernah disentuh Rasulullah) untuk diserap energi gaibnya dan kemudian dilakukan upaya sihir. Secara metafisis, sebuah sentuhan tangan kita ke benda akan meninggalkan jejak gaib yang tidak pernah lagi bisa dihapuskan. Jejak gaib itu adalah laku perbuatan kita yang terus akan terhubung hubungan dengan roh kita. Jadi sangat masuk akal bila nanti di pengadilan akhir saat diri kita diadili oleh Tuhan, maka mulut kita tidak perlu lagi berkata-kata. Sebab tangan, kaki, dan semua tubuh kita lah yang akan menjadi bukti telah meninggalkan jejak di benda-benda.
Jadi laku perbuatan kita sekecil apapun yang ada hubungannya dengan menyentuh benda-benda maka di situlah kita membuat sebuah JEJAK REKAM METAFISIS yang tidak akan pernah bisa dihapus lagi untuk selama-lamanya. Di dalam jejak tersebut akan tercecer catatan baik atau buruk amal perbuatan kita. Di dalam jejak rekam metafisis itu termuat sebuah mikrochip dari roh kita yang tetap hidup.
Seorang paranormal melakukan upaya sihir dengan prinsip LAW OF CONTACT. Dia mengambil benda-benda calon korban karena benda-benda yang telah disentuh korban tersebut sebenarnya sudah ada mikrochip dari roh korban. Paranormal memperlakukan benda-benda milik korban seakan-akan benda-benda itu adalah tubuh si korban. Dia menusuk-nusuk, mengikat, memutar-mutar, menyentuh dengan sentuhan lembut kepada benda-benda milik korban yang tak lain tubuh korban itu sendiri. Paranormal juga melakukan perbuatan yang berdasarkan hukum LAW OF SIMILARITY, yaitu membuat sebuah upacara ritual kecil-kecilan yaitu sebuah pesta pora yang dihadiri oleh roh-roh lainnya. Kemudian bersama-sama roh-roh yang hadir di upacara ritual itu siap untuk menyakiti, membunuh dan membingungkan roh korban.
Seorang yang belajar ilmu-ilmu gaib perlu memahami HUKUM KONTAK DAN HUKUM PERSAMAAN ini. Sedangkan mantra digunakan sebagai media untuk mengumpulkan dan mengakses energi atau kekuatan yang tersembunyi di dalam sebuah ilmu gaib. Untuk memahami hal ini saya mencontohkan AJI ilmu pengasihan PENGASIHAN JARAN GOYANG.
Suatu ketika Anda ingin memiliki ilmu pengasihan dan kemudian benar-benar menjalani laku tirakat seperti puasa mutih, puasa ngalong, puasa ngrowot dan lain-lain. Anda juga sudah membaca amalan sekian ratus kali dengan ritual yang unik dan aneh. Namun bagaimana caranya mengecek ilmu tersebut, apakah Anda sudah menguasai ilmu ini? Untuk mengecek penguasaan sebuah ilmu, tidak bisa tidak Anda perlu mencobanya.
Caranya mencoba, sediakan benda-benda milik seseorang yang akan Anda ilmu pengasihan (tentu saja secara sembunyi-sembunyi). Kedua, pegang benda tersebut dan mulailah rapalkan ilmu tersebut dengan amalan/doa/mantra ...
lalu Remas, goyangkan, putar-putar benda tersebut seperti anda meremas, menggoyang dan memutar hatinya korban….
Pada dasarnya ilmu santet adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memasukkan benda atau sesuatu ke tubuh orang lain dengan tujuan menyakiti.
Benda ini bisa saja misalnya sebuah paku atau seekor binatang berbisa yang dikirim secara gaib untuk dimasukkan ke tubuh seseorang dengan tujuan menyakiti orang tersebut.
Seperti ilmu-ilmu lain yang ada di dunia, santet bisa merupakan ilmu putih atau ilmu hitam tergantung dari penggunaan ilmu ini apakah untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Tetapi dalam aplikasinya ilmu putih ini dipadukan dengan ilmu-ilmu lain sehingga bisa dikatakan diselewengkan (dihitamkan) oleh pelakunya, misalnya yang aslinya digunakan untuk menidurkan bayi yang rewel agar bisa terlelap, oleh maling ilmu ini diselewengkan untuk menidurkan calon korbannya.
Ilmu untuk meluluhkan hati orang yang keras atau kalap tetapi diselewengkan fungsinya untuk membuat orang lain terlena bujuk rayunya. Kasus yang terakhir ini marak yang umum kita kenal dengan istilah gendam.
Walaupun proses santet yang gaib ini sulit dimengerti secara ilmu pengetahuan, tapi secara logis santet dapat dimengerti sebagai proses dematerialisasi. Pada saat santet akan dikirim, benda-benda seperti paku, jarum, beling, ataupun inatang berbisa ini diubah dari materi menjadi energi.
Kemudian dalam bentuk energi, benda ini dikirim menuju sasaran. Setelah tepat mengenai sasaran, energi ini diubah kembali menjadi materi. Sehingga apa-apa yang tadi dikirim, misalnya beling dan binatang berbisa akan masuk ke tubuh seseorang yang merupakan sasaran santet. Selanjutnya secara otomatis benda-benda yang tadi dimasukkan melalui santet ini akan menimbulkan kesakitan pada tubuh orang yang disantet.
Selanjutnya penulis akan membahas ilmu santet lebih ke arah santet sebagai ilmu hitam. Berdasarkan pengetahuan penulis, ada dua jenis santet menilik dari jenis ekuatan yang dijadikan sumber kekuatannya.
Pertama adalah santet yang dalam prosesnya memanfaatkan kekuatan makhluk gaib seperti jin, setan, dan makhluk gaib lainnya. Dalam pelaksanaannya, pelaku santet akan bekerja sama dengan makhluk gaib sebagai media pengiriman santet.
Untuk mengajak si makhluk gaib untuk dijadikan "kurir" ini tentu saja pelaku antet harus memberikan imbalan sesuai yang diminta oleh sang kurir. Imbalan bisa berupa sesaji khusus yang diperuntukkan makhluk gaib sebagai makanan untuknya.
Imbalan juga dapat berbentuk lain sesuai permufakatan makhluk gaib dengan pelaku santet. Setelah imbalan yang dijanjikan disepakati, maka "sang kurir" pun akan melakukan tugasnya membawa santet menuju sasaran.
Ada kasus misalnya sesaji atau imbalan yang disepakati lalai atau tidak dilaksanakan oleh pelaku santet, maka dalam kasus ini bisa saja si makhluk gaib akan meminta tumbal dari pelaku santet. Sehingga bisa disimpulkan hal ini lah yang merupakan resiko bagi para pelaku santet.
Kedua, adalah santet yang bersumber dari kekuatan batin. Santet dengan metode ini membutuhkan kekuatan batin yang biasanya diperoleh dari laku spiritual.
Pada saat penggunaannya santet dengan kekuatan batin biasanya dibantu dengan kekuatan visualisasi (pembayangan) yang kuat dari pelaku. Misalnya santet dengan menggunakan media bambu apus yang ketika hendak digunakan terlebih dahulu dibacakan mantera-mantera tertentu, setelah itu pelaku santet memusatkan konsentrasi, visualisasi dan berniat menyumbat kubul dan dubur si jabang bayi (sasaran).
Konon, dengan cara demikian, seseorang yang dituju tidak bisa buang air besar maupun air kecil. Sehingga pada hakikatnya kekuatan santet ini bersumber dari memusatan kehendak batin saja. Sedangkan peran dari ritual, seperti membaca mantera atau laku tirakat lain merupakan sarana penunjang yang mampu membantu visualisasi batin sehingga bertambah kuat. Sumber : astaga.com
Santet tidak hanya dikenal di Jawa (Jawa Barat disebut teluh ganggaong atau sogra), melainkan hadir juga di berbagai daerah lain dengan beragam nama. Di Bali terkenal dengan desti, leak, atau teluh terangjana, di Maluku dan Papua dengan suangi, di Sumatra Utara begu ganjang, di Sumatra Barat puntianak, dan masih banyak yang lain lagi. Di Afrika dikenal voodoo. Di belahan Eropa, orang mengenal tukang sihir. Masih banyak istilah dengan teknik dan cara kerja yang sama dengan santet dipraktikkan di negara-negara lain, selain Indonesia. Santet, menurut Prof. Dr. Th. Ronny Nitibaskara, termasuk sorcery (ilmu tenung) atau witch craft (ilmu sihir). “Keduanya masuk dalam black magic atau ilmu hitam,” kata guru besar kriminologi dari Universitas Indonesia itu. Ilmu ini sudah digunakan sejak zaman Nabi Musa. Tentu kebanyakan dari kita tahu kisah ketika Nabi Musa ditantang oleh para tukang sihir yang dimiliki Raja Firaun. Walau itu atas perintah Tuhan, Musa melepaskan tongkat gembalanya. Jadilah tongkat itu ular besar yang mengalahkan ular-ular ciptaan para tukang sihir Firaun. Guru besar yang disertasinya mengenal kejahatan santet ini menyebutkan bahwa baik tenung maupun sihir dikatakan ilmu hitam karena tujuan penggunaannya. Mengutip pendapat sosiolog asal Inggris, Raymond Firth, Prof. Ronny menyebutkan bahwa santet adalah tindakan yang merusak kesejahteraan orang lain dengan motif balas dendam atau sakit hati. Tindakan ini mengakibatkan sakit, kematian, dan berbagai bentuk penderitaan lain. “Jadi tindakan ini dalam kaidah agama mana pun dianggap sebagai sebuah kejahatan. Demikian juga dalam kaidah hukum modern," ungkap Ronny. Kejahatan metafisis ini dikirim oleh pelakunya dalam bentuk apa pun. Mulai dari benda mati seperti tanah, paku, besi berkarat, jarum bahkan juga binatang entah itu kalajengking, ular juga kelelawar. Yang paling canggih, menurut Permadi, SH, anggota DPR RI yang juga dikenal aktif di bidang parapsikologi, santet bisa berupa penyakit modern yang ada sekarang ini, misalnya berupa kanker, pembengkakan kelenjar tiroid dan lain lain. “Semua itu tergantung kepintaran sang dukun. Karena itu, dukun santet juga beragam tingkat ilmunya. Anggap saja ada yang masih SD, SMP, SMU, bahkan ada yang tingkat profesor untuk menggambarkan bahwa dukun itu sangat pintar,” papar Permadi. Menurut Prof Ronny pengiriman santet bisa dengan cara imitative magic, misalnya membuat boneka kemudian menusuk boneka dengan jarum, atau menggunakan media foto yang kemudian dibakar. Bisa juga dengan cara contagious magic atau menggunakan benda-benda yang digunakan orang yang hendak dikirimi santet seperti pakaian, rambut dan sebagainya. Sulit Dibuktikan Menurut Permadi santet bisa dijelaskan dengan teori bahwa benda dengan molekul padat seperti paku atau berbagai hal lain bisa diubah menjadi bentuk energi yang tidak kelihatan (dematerialisasi) untuk kemudian diubah lagi menjadi benda padat setelah terkirim atau sampai pada seseorang yang dituju. "Semua itu berkat kekuatan mind atau pikiran," ujar Permadi. Mirip dengan Permadi seorang ahli radiesthesi yang juga seorang pastor, Romo Handoyo Lukman, menyebutkan bahwa santet tak lebih dari induksi negatif yang ditujukan untuk mencelakakan orang lain atau merupakan energi alam yang dipermainkan secara tidak wajar. Proses penyantetan, menurut Romo Lukman bukan merupakan hal yang tidak bisa dijelaskan. Ini adalah proses yang bisa dijelaskan secara ilmiah dengan teori elektrodinamika,” katanya. Orang-orang tertentu, menurut Lukman, memiliki kemampuan mengubah materi menjadi energi. Dengan kemampuan itu juga energi dikirimkan ke tubuh korban lewat proses elektrodinamika. Karena pada dasarnya tubuh manusia mengandung muatan listrik, korban yang tidak kuat menahan kiriman energi yang mengenai tubuhnya akan menjadi sakit. Namun, banyak juga yang berpendapat, salah satunya Prof. Tubagus Yuhyi, bahwa santet bisa terjadi akibat bantuan jin atau makhluk halus. Meski bisa dijelaskan sedemikian rupa, tidak ada yang bisa membuktikan jejak santet. Siapa yang mengirimnya sulit dibuktikan secara hukum. Yang jelas, akibat atau korban santet jelas dan nyata ada, seperti yang dialami Ahmad dan banyak orang lain lagi. Prof. Yuhyi yang juga ahli dalam menangkal santet dan salah satu dewan guru Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten menekankan bahwa siapa pun bisa kena santet, mulai dari bayi sampai orangtua. “Namun, bila tingkat energi seseorang lebih tinggi dibanding tingkat energi sang pengirim santet, santet tidak tak mampu menembus seseorang,” tutur Permadi. Prof. Yuhyi menegaskan bahwa orang takwalah yang bisa kebal dari santet. Kalaupun masih bisa tembus, setidaknya dalam kasus yang dialami Ahmad, bungkusan jarum yang dikirim padanya tidak akan pecah atau terbuka, sehingga menyebar ke seluruh tubuh. Takwa pada Tuhan Meski kelihatannya menyeramkan, santet bisa ditangkal, “Asal kita bertakwa kepada Allah Sang pencipta, kita pasti selamat dan terlindungi” kata Prof. Yuhyi. Bagi orang Islam, Yuhyi menyarankan agar menggunakan wirid atau doa seperti yang pernah diucapkan Nabi Muhammad saat menghadapi perang Badrar, “La Khaulawala Kuatailla Billahil Aliyil Adhiimi", ayat ini berarti, "Tiada daya dan upaya atau kekuatan siapa pun yang mampu menandingi keperkasaan Allah." Doa ini sebenannya bisa dilafalkan oleh siapa pun tanpa mengenal agama karena tidak terkait dengan akidah. Namun, mereka yang beragama lain bisa juga menggunakan doanya masing-masing. Lain lagi dengan Romo Lukman. Pastor asal Belanda ini justru menemukan alat yang bisa menetralisasi energi negaatif santet, sehingga tidak mempan masuk ke tubuh. Alat berupa kumparan ini terbuat dari tembaga berukuran panjang 7 cm tebal 2 cm, dengan beragam bentuk dan memiliki daya elektrostatiska yang mampu menyerap dan menetralkan energi yang berlebihan. Alat ini perlu di tempatkan dengan tepat karena kalau tidak fungsinya malah bisa terbalik. Sayang, hanya Lukman dan murid-muridnya saja yang baru bisa melakukannya. Energi Positif Cerita lain datang dari Rizca Natasuwarna. Lulusan ITB ini mengembangkan alat yang disebut teknologi generator energi positif (GEPP). Menurutnya, alat ini mampu menangkal santet. Bahkan, alat ini bisa digunakan untuk menangkap energi negatif yang terluap dari emosi di ruangan yang besarnya sebanding dengan stadion sepakbola. Saat uji coba yang diterapkan pada pohon pisang di Bandung, pohon tersebut tetap segar ketika disantet oleh penyantet dari Garut, akibat generator antisantet ini. Sementara pohon yang tidak dipasangi generator, langsung mati mengering. Cara kerja GEPP sangat sederhana. Alat ini menyerap energi negatif yang ada di sekitar generator. Ini karena adanya energi prana positif dikeluarkan dari dalam bejana yang sudah dikemas dalam bentuk piramida. Energ prana positif tersebut dihasilkan dari kumparan yang sudah dibentuk sedemikian rupa yang mengolah 4 unsur alam. Alat ini ternyata tidak hanya menyerap energi negatif, melainkan juga mampu membalikkan energi negatif yang dikirim. Sayang, kemampuan GEPP tidak lama. Baterainya tidak cukup tahan mengeluarkan energi sepanjang waktu. Alat ini harus diisi ulang setelah penggunaan 6 bulan. Selain itu, harganya juga tidak murah. Satu GEPP piramida harganya sekitar 2 juta, dan silinder 200 ribu. Beberapa ahli lain mungkin memiliki cara yang berbeda lagi dalam hal menangkal santet. Ada yang dengan membukakan cakra-cakra atau pusat energi orang yang terkena. Ada yang menggunakan daun kelor. Ada pula yang menggunakan rajah-rajah tertentu. Seperti misalnya Prof. Dr. IGK Putra Wirawan, MM. Praktisi penyembuh dari Yayasan Prana Murti ini cukup menyentuh pasien, langsung membaik. Setelah pasien kelihatan membaik, pria asal Bali ini lalu memberi pasien minum air putih yang sebelumnya didoakan lebih dahulu agar kekuatan yang mengganggu sirna. Pesan Wirawan, mendekatkan diri pada Tuhan dan selalu bersikap baik pada setiap orang merupakan langkah terbaik untuk terhindar dari santet. Santet biasanya muncul atau dipicu oleh sikap kita, yang secara sengaja atau tidak, menyakiti orang lain sehingga orang tersebut menyerang kita dengan cara lebih kejam. Sumber : kompas.com
INILAH.COM, Jakarta - Kabar meninggalnya Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo saat mendaki Gunung Tambora, pekan lalu, lantas menguak rasa ingin tahu seperti apa sebenarnya pesona keindahan gunung yang menjadi 'saksi' bisu sang profesor itu menghadap Sang Khalik?
Gunung Tambora secara administratif terletak di Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, dan secara geografis terletak antara: 8o – 25 derajat LS dan 118o – 00 derajat BT dengan ketinggian antara 0-2.851 mdpl.
Gunung tersebut merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kawasan Gunung Tambora terbagi menjadi dua lokasi konservasi yaitu: Tambora Utara Wildlife Reserve dengan luas 80.000 hektar dan Tambora Selatan Hunting Park dengan luas 30.000 hektar.
Pada dasarnya gunung setinggi 2.851 mdpl ini memang memiliki medan yang cukup ekstrim dan cukup berbahaya, namun banyak diminati para pendaki. Gunung ini menjanjikan pengalaman naik gunung yang berbeda, kemampuan fisik pendaki diuji selama kurang lebih 3 hari 2 malam untuk menaklukkan Gunung Tambora.
Selain itu para pendaki juga masih diuji dengan jalur pendakian yang dibilang ekstrem. Anda diharuskan melalui jalur puluhan kilometer yang sebagian besar bergelombang. Tak ketinggalan lubang-lubang besar menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki.
Walaupun berbagai kesulitan pendakian dihadapi oleh para pendaki, Gunung Tambora menyajikan keindahan alam yang tak tergantikan sepanjang jalur pendakian. Di bagian puncaknya, sebuah kawah besar dengan panorama spektakuler siap menanti kedatangan para pendaki.
Bila Anda tertarik menkalukkan gunung ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebelum mendaki Tambora. Pertama tentu siapkan fisik.
Kedua, pastikan Anda mendaki antara Juli dan Agustus. Saat itu cuaca sekitar Tambora bisa dibilang cukup baik untuk pendakian. [berbagai sumber/mor]
Minggu, 22 April 2012
BAGIAN TUBUH WANITA YANG DI SUKAI PRIA Pria pada umumnya sangat mengagumi keindahan tubuh wanita. Namun tahukah anda apa bagian tubuh kaum Hawa yang paling disukai pria? Payudara, Yups!
Ternyata, payudara tak hanya menjadi sumber kehidupan bagi bayi karena menyediakan makanannya, namun payudara juga memberikan efek menenangkan bagi pria. Saat melihat atau menyentuh bagian sensitif wanita itu, pria seakan mengingat pada sosok hangatnya seorang ibu yang selalu memberikan perlindungan.
Tak heran jika payudara dinobatkan sebagai Bagian Tubuh Wanita yang Paling Disukai Pria. Berikut ini beberapa alasan lainnya mengapa pria menjadi pengagum payudara.
PenelitiandariUniversity ofWellington menunjukkan bahwa 47 persen pria lebih sering menatap payudara wanita dibandingkan melihat wajahnya. Bahkan, waktu untuk menatap payudara lebih lama dibandingkan menatap bagian tubuh lainnya.
Simbol Kesuburan
Apapun ukurannya, bagi kaum adam payudara merupakan simbol kesuburan wanita yang feminin dan menjadi sumber fantasi. Ini jugalah yang menjadi sebab mengapa pria lebih tertarik pada wanita yang telah mengalami fase pubertas dengan bentuk payudara yang sudah mulai terbentuk.
Seperti teori yang dilontarkan Charles Darwin, pria akan lebih memilih wanita yang lebih subur karena mampu memberikan keturunan. Dan payudara menjadi salah satu simbol kesuburan. Bahkan di mata pria, semakin indah dan montok ukuran payudara seorang wanita, maka semakin tinggi tingkat kesuburannya. Sayangnya, anggapan itu salah besar.
Bagian paling Menggairahkan
Apapun alasannya, payudara dinilai sebagai bagian tubuh yang menggairahkan bagi kaum pria. Begitu pula sebaliknya, hanya menyentuh payudara, lelaki yakin mereka dapat membuat libido wanita meningkat.
Berbeda dengan wanita yang mudah terangsang hanya dengan membacanovel romantis, kaum pria justru membutuhkan rangsangan yang tampak dan nyata. Misalnya, wanita dengan balutan lingerie seksi lebih mudah merangsang pria.
Lingkungan sosial ternyata juga menjadi alasan mengapa lelaki begitu terobsesi dengan bagian dada wanita. Cukup dengan membaca majalah yang memperlihatkan keindahan payudara dalam balutan pakaian setengah terbuka, gairah para pria pun dapat dengan mudahnya dipengaruhi.
Menunjukkan bagian intim, seperti payudara wanita, merupakan hal yang dianggap tabu bagi sebagian orang. Payudara dianggap simbol seks dan rangsangan yang kuat bagi lelaki. Semakin dilindungi payudara wanita semakin meningkat keinginan lelaki untuk mengetahuinya.
BEBERAPA LANGKAH SEDERHANA UNTUK MERAIH TUBUH SEKSI USAHA mendapatkan bentuk tubuh yang indah dan seksi mungkin impian banyak wanita. Dibutuhkan olahraga keras serta keinginan yang kuat untuk mewujudkannya.
Perubahan gaya hidup dalam jangka kecil dapat memengaruhi dan membantu Anda mendapatkan tubuh yang lebih dan lebih sehat. Seperti dilansir iDiva, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan. Inilah bocorannya. Latihan yang bijaksana
Saatnya Anda untuk bergabung ke kelas tari, menikmati grooving bersama-sama dengan orang lain yang menyukai menari dan hal ini akan menggandakan kesenangan Anda. Perbanyak cairan di tubuh
Hindari terlalu banyak kafein, gula dalam minuman bersoda dan jus kalengan. Sebaliknya, minumlah teh hijau atau perasan lemon, hancurkan jahe atau tetaskan madu ke dalam gelas berisi air. Pilihlah air dingin kalau cuaca panas dan sebaliknya. Travelling Pekerjaan membosankan? Berikan waktu pada akhir pekan, keluarlah untuk melakukan travelling dekat dengan kota Anda. Hal tersebut dapat membantu mengeluarkan Anda dari kepenatan pekerjaan. Dan keesokan harinya Anda akan merasa segar dan seksi untuk memulai menjalani kegiatan sehari-hari. Berikan pijatan
Sentuh dan disentuh. Ketika Anda menikmati ini sebagai sesi penghilang stres dengan pasangan Anda, itu adalah kunci pembuat tubuh menjadi seksi. Pijatan tidak hanya membantu Anda lebih rileks tapi juga menghilangkan racun-racun dan timbunan lemak membandel dalam tubuh. K. Wahyu Utami – Okezone
TIPS JITU MENDAPATKAN TUBUH LANSING
Tak selamanya diet yang dilakukan mendapatkan hasil sesuai dengan harapan. Terkadang kita sudah melakukan diet mati-matian, namun yang didapat hanya rasa tersiksa karena kelaparan. “Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan tanpa harus menahan lapar berlebihan,” ungkap Juli Triharto, ahli Mind Slimming, dalam acara yang diadakan oleh Dewi Sri Spa di Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Juli merekomendasikan untuk mengubah pola pikir dan alam bawah sadar untuk membantu mengurangi berat badan, tanpa perlu melakukan diet yang menyiksa. 1. Stop emotional eating
Untuk mendapatkan tubuh yang langsing, sebenarnya tak perlu menahan rasa lapar. “Rasa lapar normal dialami setiap orang, maka sebenarnya tak perlu ditahan-tahan,” tukas Juli. Namun aturan makan tiga kali sehari tak perlu dihindari atau ditahan, karena justru akan merusak metabolisme tubuh. Menurut Juli yang perlu ditahan sebenarnya adalah emotional eating, saat dimana Anda merasa ingin makan karena serangan stres atau emosi. Emotional eating juga kerap terjadi ketika Anda mendengar suara tukang penjaja makanan yang lewat di dekat rumah. 2. Hindari ngemil
Terlalu banyak ngemil bisa merugikan, karena terlalu banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh. Apalagi, jika hal itu dilakukan tanpa diimbangi olahraga. Untuk mendapatkan tubuh langsing, kurangi kebiasaan ngemil ini. Hindari juga mengudap makanan sambil nonton televisi, main game, atau bekerja di depan komputer, karena ternyata melakukan aktivitas ini sambil ngemil bisa membuat Anda tak mampu mengontrol jumlah makanan yang Anda konsumsi. Lalu tanpa sadar Anda menghabiskan makanan tersebut dalam waktu yang singkat, dan cenderung untuk mencari tambahan camilan manis dan gurih lainnya. 3. Tingkatkan metabolisme
Penimbunan lemak di beberapa bagian tubuh sebenarnya merupakan cara yang dilakukan tubuh untuk menjaga metabolisme tubuh. Proses metabolisme yang lancar dan baik ternyata bisa membantu tubuh untuk menghindari proses penimbunan cadangan makanan dalam bentuk sel lemak. “Penurunan metabolisme ini salah satunya disebabkan karena sering menahan lapar dan diet ketat,” tukasnya.
Konsumsilah aneka makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran yang penuh dengan vitamin dan serat. Penuhi kebutuhan gizi seimbang dengan porsi yang tepat, agar terhindar dari kelebihan berat badan. “Dengan demikian metabolisme tubuh tidak akan bereaksi kontraproduktif untuk mempertahankan metabolisme tubuh dari penyakit, sehingga metabolisme tubuh lancar dan tubuh menjadi langsing,” ungkapnya. 4. Lakukan olahraga yang menyenangkan Olahraga selain bisa menyehatkan tubuh juga bisa membantu tubuh untuk membentuk badan yang langsing. Jika Anda bukan orang yang senang berolahraga, lakukan saja beberapa aktivitas yang menyenangkan bagi Anda. “Jika tak suka olahraga di gym, lakukan saja beberapa pekerjaan yang bisa membuat Anda senang sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah,” sarannya.
Misalnya, melakukan kegiatan bersih-bersih rumah seperti menyapu atau mengepel lantai. Kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai olahraga karena seluruh tubuh bisa bergerak aktif dan juga menghasilkan keringat. Namun yang paling baik adalah melakukannya dengan pikiran yang rileks, hati yang senang, dan tanpa beban. 5. Lakukan lima “magic rules”
Tubuh yang langsing tidak akan tercapai jika pikiran bawah sadar belum bisa menerima program pelangsingan tubuh ini. Sekalinya berhasil, biasanya tidak akan bertahan lama. “Untuk mendapatkan tubuh langsing permanen, seharusnya kita mengatur pola pikir kita untuk program pelangsingan ini,” beber Juli.
Juli mengungkapkan ada lima aturan dasar yang harus dipahami untuk melangsingkan tubuh melalui metode mind slimming atau hypnoslimming, yaitu makan ketika lapar, makan makanan yang diinginkan, makan dengan sadar, berhenti makan setelah netral, dan perbanyak langkah kaki dalam satu hari. 6. Cintai diri
“Setiap orang diciptakan baik, dan semua hal yang ada di dalam tubuh Anda saling bersatu padu untuk memberi kehidupan. Maka berterima kasihlah pada tubuh Anda,” ujarnya.
Apapun bentuk tubuh yang Anda miliki, terimalah dan cintai tubuh Anda sepenuhnya. Penerimaan ini bisa membuat Anda semakin termotivasi untuk positif dan mendapatkan tubuh yang langsing tanpa harus menyiksa diri dengan menahan rasa lapar atau minum obat pelangsing. Sumber: Kompas.com http://assyams.com/1176-6-tips-jitu-untuk-mendapatkan-tubuh-langsing-permanen.html
Gendam adalah kejahatan penipuan menggunakan metode hipnotis (hypnosis) dipercaya menggunakan ilmu hitam atau magic atau sihir. Padahal secara teknis gendam merupakan salah satu atau gabungan dari teknik shock induction , Ericksonian Hypnosis, dan Mind Control (telepati, magnetism) dan termasuk dalam metode hypnosis modern yang sudah dikenal di dunia barat.
Secara teknis, untuk menghindari kejahatan hipnotis sangatlah mudah. Berikut ini tips dan trik untuk menghindari kejahatan gendam / hipnotis jalanan:
1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis â€
usahakan agar kalau bepergian ditemani oleh orang lain, karena latah adalah suatu kebiasaan membuka bawah sadar untuk mengikuti perintah. Usahakanlah untuk menghilangkan kebiasaan latah tersebut.
7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ketempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang penggendam melakukan hipnotis secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.
8. Jika anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya! †Dan andapun akan sadar dan normal kembali.
Bagi dan sebarluaskanlah informasi ini kepada seluruh rekan/ saudara yang anda cintai agar terhindar dari kejahatan hipnotis / gendam yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
6. Bila ada orang yang memiliki kebiasaan “latahâ€
Mungkin sahabat sudah penah membaca tips menghindari kejahatan Hipnotis. Namun dalam kesempatan ini saya ingin menyempurnakan supaya Tips ini lebih mudah di fahami.
Sebelum saya memberikan tips tentang cara menghindari kejahatan Hipnotis, mungkin ada baiknya saya menyampaikan tentang Proses Hipnotis. Menurut SHSS bahwasanya bahwa dari sekelompok orang ada 5% yang sulit dihipnotis, 10% dalam kategori mudah dan 85% moderat. Nah biasanya si pelaku kejahatan hipnotis lebih berfokus kepada 10% orang yang mudah dihipnotis.
Secara umum proses hipnotis itu terdiri dari 5 tahapan yaitu:
1. Pre Induction : proses pendekatan dengan orang yang ingin dihipnotis
2. Induction : Proses induksi hipnosis seperti ditepuk pundaknya, terus kemudian sang penghiipnotis bilang "tidur", atau juga dengan cara "lihat mata saya dan tidur".
3. Deepening : Proses pendalaman hipnotis ke kondisi yang lebih dalam lagi / relax lagi dengan hitungan atau dengan visualisasi
4. Sugesti : Pemberian sugesti/informasi kepada seseorang yang dihipnotis untuk melakukan apa yang diminta oleh si penghipnotis
5. Terminasi : Pengakhiran hipnotis dan orang tersebut kembali tersadar. Sebelum proses terminasi dilakukan seringkali penghipnotis kriminal /black hypnotist meminta korbannya untuk melupakan proses hipnotis, sehingga ketika terminasi terjadi seolah si korban tidak sadar apa yang telah terjadi
Setelah mengetahui proses Hipnotis terjadi setidaknya berikut tips yang bisa anda lakukan untuk menghindari kejahatan Hipnotis.
(kita mensugesti diri sendiri) dimana rasa takut kita dimanfaatkan oleh penggendam.
2. Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.
3. Waspadalah terhadap orang yang menepuk anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian anda ketempat lain.
4. Sibukkan pikiran anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat anda sedang sendirian ditempat umum, karena pada saat pikiran kosong / bengong, bawah sadar terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.
5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut kebumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan anda.