Renungan Harian Kristen: Memberi Dengan Tulus (Tentang Persepuluhan): Alkitab berkata, " Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan di...
PUTRA KARANGANYAR: MENCARI KEBAIKAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP (mersudi becik,nggayuh sampurnaning urip). "dengan ilmu hidup menjadi mudah,dengan iman hidup makin terarah, dengan seni dan senyum hidup makin indah,dengan olahraga hidup makin terjaga"
Kamis, 08 Maret 2012
Rabu, 07 Maret 2012
SUARA ISLAM Online - Saatnya Indonesia Menolak Liberal
SUARA ISLAM Online - Saatnya Indonesia Menolak Liberal
Saatnya Indonesia Menolak Liberal
http://www.suara-islam.com/detail.php?kid=4290
Saatnya Indonesia Menolak Liberal
Kaum muslimin rahimakumullah,
Allah SWT berfirman: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS. Al A’raf 96).
Allah SWT menegaskan akan memberikan keberkahan kepada penduduk suatu negeri manakala penduduk negeri tersebut beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Sebaliknya, Dia SWT akan menutup pintu-pintu keberkahan bilamana penduduk negeri tersebut mendustakan ayat-ayat Allah SWT, yakni menolak hukum dan syariat-Nya berlaku di negeri tersebut. Bahkan Allah SWT akan menurunkan adzab-Nya karena sikap dan kelakukan mereka yang menolak ayat-ayat Allah SWT itu.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Dalam pembukaan UUD 1945 para pendiri negara ini tegas menyatakan bahwa kemerdekaan dari penindasan penjajah Belanda ini diperoleh berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Artinya, mereka bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa muslim ini dari penjajah kafir imperialis Belanda, Jepang, bahkan sekutu yang hendak mengembalikan Belanda setelah Jepang menyerah.
Allah SWT berfirman: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS. Al A’raf 96).
Allah SWT menegaskan akan memberikan keberkahan kepada penduduk suatu negeri manakala penduduk negeri tersebut beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Sebaliknya, Dia SWT akan menutup pintu-pintu keberkahan bilamana penduduk negeri tersebut mendustakan ayat-ayat Allah SWT, yakni menolak hukum dan syariat-Nya berlaku di negeri tersebut. Bahkan Allah SWT akan menurunkan adzab-Nya karena sikap dan kelakukan mereka yang menolak ayat-ayat Allah SWT itu.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Dalam pembukaan UUD 1945 para pendiri negara ini tegas menyatakan bahwa kemerdekaan dari penindasan penjajah Belanda ini diperoleh berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Artinya, mereka bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa muslim ini dari penjajah kafir imperialis Belanda, Jepang, bahkan sekutu yang hendak mengembalikan Belanda setelah Jepang menyerah.
Namun sayang pengakuan atas nikmat kemerdekaan dari tahun ke tahun, dari orde ke orde dan dari rezim ke rezim, hingga hari ini makin direduksi dengan dikesampingkannya syariat Allah SWT dan diterapkannya ideologi sekularisme dalam tatacara penyelenggaraan negara ini. Para ulama yang mengingatkan pemerintah agar menerapkan syariah sebagai bukti syukur kepada-Nya justru distempel dengan cap ekstrim, fundamentalis, garis keras, bahkan teroris.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Reduksi rasa syukur kepada Allah SWT ini semakin menjadi-jadi dengan munculnya liberalisasi di segala bidang setelah bergulirnya reformasi pada tahun 1998 hingga hari ini. Liberalisasi ini dalam bidang politik telah membuat moral bangsa ini semakin merosot. Mereka yang menjadi pejabat harus mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Munculah korupsi, suap, gratifikasi, hingga penjualan aset-aset bangsa dan negara kepada swasta bahkan imperialis asing. Liberalisasi politik berbiaya tinggi itu seiring dengan liberalisasi ekonomi dan media massa. Ekonomi bangsa dan negara dikuasai segelintir orang kaya pemilik modal dan kekuatan modal asing. Rakyat bumi putra mayoritas hidup menderita. Pencabutan subsidi pupuk dan saprotan yang menjatuhkan petani lalu digilas dengan prodyuk impor adalah bukti nyata. Belum lagi UU Migas dan Penanaman Modal yang mempersilakan modal asing masuk tanpa batas, menyedot kekayaan alam dari bumi Indonesia, lalu menyedot uang di kantong rakyat Indonesia dengan kenaikan TDL dan BBM serta efek multipleirnya. Pemerintah mengalami kesulitan untuk berpihak kepada mayoritas rakyat miskin yang notabene adalah kaum muslimin, pemilik sah negara ini.
Liberalisasi media massa, liberalisasi politik, dan liberalisasi ekonomi ini telah melahirkan liberalisasi dalam tingkah laku, liberalisasi pendapat dan ekspresi bahkan liberalisasi agama dan keyakinan. Rakyat yang mayoritas muslim yang lemah jadi obyek eksploitasi.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Semua kebebasan itu berjalin dan berkelindan. Maraknya pornografi pornoaksi berbanding lurus dengan maraknya tayangan media massa yang semakin liberal dan miskin moralitas. Pornografi dan pornbo aksi itu menjadi bumbu-bumbu penyedap iklan produk-produk liberalisasi ekonomi dan bumbu penyedap kekuasaan. Dan ujungnya adalah maraknya liberalisasi agama dan keyakinan, maraknya alirasn sesat, free sex, miras, narkoba, dan lain-lain yang semua itu terjadi karena kendornya tali agama dalam diri mereka akibat liberalisasi agama dan keyakinan.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Para aktivis liberal selalu membela pornografi dan porno aksi di masyarakat sebagai bagian dari HAM. Mereka juga membela aliran sesat yang merusak agama Islam seperti Ahmadiyah atas nama HAM. Mereka pun membela kaum homo dan lesbi yang di dalam Al Quran diadzab oleh Allah SWT dengan hujan batu dari api neraka, juga atas nama HAM. Dalam film liberal “?”orang yang murtad yang di dalam Al Quran dinilai sangat buruk yakni bakal kekal di neraka (QS. Al Baqarah 217) digambarkan sebagai orang baik, bahkan lebih baik dari bu Haji yang mengenakan jilbab. Dalam buku liberal, kisah perjuangan para Rasul yang dimuat dalam Al Quran disebut sebagai cerita dongeng orang-orang terdahulu. Bahkan mereka sebut Al Quran adalah ciptaan Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya (lihat buku Lubang Hitam Agama hal 43). Ini adalah bentuk kekufuran dan penghinaan kepada Allah SWT, Rasulullah saw., dan kitab suci Al Quran.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Orang-orang liberal itu jelas melakukan serangan untuk merusak keyakinan umat Islam kepada ajaran agamanya. Mereka dalam bukunya mengatakan bahwa ayat-ayat Al Quran periode Madinah itu bersifat diskriminatif. Mereka mengatakan bahwa semua agama itu sama dan pemeluknya sama-sama masuk surga. Mereka mengatakan wanita muslimah boleh kawin dengan pria beragama apa saja. Padahal ayat Al Quran adalah ayat Allah SWT yang adil untuk seluruh umat manusia dan Allah tidak pernah menzalimi para hamba-Nya. Padahal agama Islam adalah satu-satunya agama yang diridloi oleh Allah SWT (QS. Ali Imran 19, Al Maidah 3) dan agama selain Islam tidak akan diterima oleh Allah SWT (QS. Ali Imran 85). Padahal Allah SWT telah melarang wanita muslimah menikah dengan orang-orang musyrik, demikian juga lelaki muslim dilarang menikah dengan wanita musyrik (QS. Al Baqarah 221).
Begitu parahnya permusuhan kaum liberal kepada Islam hingga mereka mengatakan bahwa buah syariat Islam bukannya manusia –manusia suci, saleh dan agung tapi justru menciptakan gerombolan mafia dan anjing –anjing penjilat kekuasaan. (Buku Lubang Hitam Agama hal 70).
Kaum muslimin rahimakumullah,
Reduksi rasa syukur kepada Allah SWT ini semakin menjadi-jadi dengan munculnya liberalisasi di segala bidang setelah bergulirnya reformasi pada tahun 1998 hingga hari ini. Liberalisasi ini dalam bidang politik telah membuat moral bangsa ini semakin merosot. Mereka yang menjadi pejabat harus mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Munculah korupsi, suap, gratifikasi, hingga penjualan aset-aset bangsa dan negara kepada swasta bahkan imperialis asing. Liberalisasi politik berbiaya tinggi itu seiring dengan liberalisasi ekonomi dan media massa. Ekonomi bangsa dan negara dikuasai segelintir orang kaya pemilik modal dan kekuatan modal asing. Rakyat bumi putra mayoritas hidup menderita. Pencabutan subsidi pupuk dan saprotan yang menjatuhkan petani lalu digilas dengan prodyuk impor adalah bukti nyata. Belum lagi UU Migas dan Penanaman Modal yang mempersilakan modal asing masuk tanpa batas, menyedot kekayaan alam dari bumi Indonesia, lalu menyedot uang di kantong rakyat Indonesia dengan kenaikan TDL dan BBM serta efek multipleirnya. Pemerintah mengalami kesulitan untuk berpihak kepada mayoritas rakyat miskin yang notabene adalah kaum muslimin, pemilik sah negara ini.
Liberalisasi media massa, liberalisasi politik, dan liberalisasi ekonomi ini telah melahirkan liberalisasi dalam tingkah laku, liberalisasi pendapat dan ekspresi bahkan liberalisasi agama dan keyakinan. Rakyat yang mayoritas muslim yang lemah jadi obyek eksploitasi.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Semua kebebasan itu berjalin dan berkelindan. Maraknya pornografi pornoaksi berbanding lurus dengan maraknya tayangan media massa yang semakin liberal dan miskin moralitas. Pornografi dan pornbo aksi itu menjadi bumbu-bumbu penyedap iklan produk-produk liberalisasi ekonomi dan bumbu penyedap kekuasaan. Dan ujungnya adalah maraknya liberalisasi agama dan keyakinan, maraknya alirasn sesat, free sex, miras, narkoba, dan lain-lain yang semua itu terjadi karena kendornya tali agama dalam diri mereka akibat liberalisasi agama dan keyakinan.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Para aktivis liberal selalu membela pornografi dan porno aksi di masyarakat sebagai bagian dari HAM. Mereka juga membela aliran sesat yang merusak agama Islam seperti Ahmadiyah atas nama HAM. Mereka pun membela kaum homo dan lesbi yang di dalam Al Quran diadzab oleh Allah SWT dengan hujan batu dari api neraka, juga atas nama HAM. Dalam film liberal “?”orang yang murtad yang di dalam Al Quran dinilai sangat buruk yakni bakal kekal di neraka (QS. Al Baqarah 217) digambarkan sebagai orang baik, bahkan lebih baik dari bu Haji yang mengenakan jilbab. Dalam buku liberal, kisah perjuangan para Rasul yang dimuat dalam Al Quran disebut sebagai cerita dongeng orang-orang terdahulu. Bahkan mereka sebut Al Quran adalah ciptaan Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya (lihat buku Lubang Hitam Agama hal 43). Ini adalah bentuk kekufuran dan penghinaan kepada Allah SWT, Rasulullah saw., dan kitab suci Al Quran.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Orang-orang liberal itu jelas melakukan serangan untuk merusak keyakinan umat Islam kepada ajaran agamanya. Mereka dalam bukunya mengatakan bahwa ayat-ayat Al Quran periode Madinah itu bersifat diskriminatif. Mereka mengatakan bahwa semua agama itu sama dan pemeluknya sama-sama masuk surga. Mereka mengatakan wanita muslimah boleh kawin dengan pria beragama apa saja. Padahal ayat Al Quran adalah ayat Allah SWT yang adil untuk seluruh umat manusia dan Allah tidak pernah menzalimi para hamba-Nya. Padahal agama Islam adalah satu-satunya agama yang diridloi oleh Allah SWT (QS. Ali Imran 19, Al Maidah 3) dan agama selain Islam tidak akan diterima oleh Allah SWT (QS. Ali Imran 85). Padahal Allah SWT telah melarang wanita muslimah menikah dengan orang-orang musyrik, demikian juga lelaki muslim dilarang menikah dengan wanita musyrik (QS. Al Baqarah 221).
Begitu parahnya permusuhan kaum liberal kepada Islam hingga mereka mengatakan bahwa buah syariat Islam bukannya manusia –manusia suci, saleh dan agung tapi justru menciptakan gerombolan mafia dan anjing –anjing penjilat kekuasaan. (Buku Lubang Hitam Agama hal 70).
Itulah bentuk-bentuk kekufuran dan permusuhan liberal kepada Islam dan umatnya. Na’udzubillahi mindzalik.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Kenapa mereka begitu memusuhi Islam dan umatnya dan melakukan penyesatan agar umat Islam jauh dari agamanya? Tidak lain dan tidak bukan karena mereka adalah para komprador alias antek kapitalis imperialis yang ingin melestarikan hegemoni mereka di bumi Indonesia. Agar jangan umat Islam menjadi melek dan sadar lalu menuntut hak-hak sosial politik mereka sebagai penduduk pemilik sah negeri Indonesia ini.
Oleh karena itu, sudah saatnya umat Islam yang mayoritas ini menyingsingkan lengan baju untuk menolak dan membersihkan Indonesia dari sampah-sampah liberal antek kaum kapitalis serta berjuang mewujudkan Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, Indonesia yang aman, tenteram, dan berkah dengan syariat Allah SWT sehingga terwujud umat yang terbaik (khairu ummah) di bumi pertiwi ini. Allah SWT berfirman:
“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan bagi umat manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah...” (QS. Ali Imran 110).
Baarakallahu lii walakum...
Kaum muslimin rahimakumullah,
Kenapa mereka begitu memusuhi Islam dan umatnya dan melakukan penyesatan agar umat Islam jauh dari agamanya? Tidak lain dan tidak bukan karena mereka adalah para komprador alias antek kapitalis imperialis yang ingin melestarikan hegemoni mereka di bumi Indonesia. Agar jangan umat Islam menjadi melek dan sadar lalu menuntut hak-hak sosial politik mereka sebagai penduduk pemilik sah negeri Indonesia ini.
Oleh karena itu, sudah saatnya umat Islam yang mayoritas ini menyingsingkan lengan baju untuk menolak dan membersihkan Indonesia dari sampah-sampah liberal antek kaum kapitalis serta berjuang mewujudkan Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, Indonesia yang aman, tenteram, dan berkah dengan syariat Allah SWT sehingga terwujud umat yang terbaik (khairu ummah) di bumi pertiwi ini. Allah SWT berfirman:
“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan bagi umat manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah...” (QS. Ali Imran 110).
Baarakallahu lii walakum...
http://www.suara-islam.com/detail.php?kid=4290
Antara Pengembangan Karier dan Produktivitas Karyawan
Antara Pengembangan Karier dan Produktivitas Karyawan
Karyawan tak semata dituntut bekerja keras, loyal, dan berkomitmen. Ternyata produktivitas tidak bisa dilepaskan dari perhatian terhadap pengembangan karir karyawan.
Karier memang merupakan kebutuhan yang harus terus ditumbuhkan dalam diri seseorang tenaga kerja, sehingga mampu mendorong kemauan kerjanya. Akhirnya prestasi dapat diraih.
Ketika memulai langkah memasuki dunia kerja, mungkin kita akan membayangkan perjalanan karier yang mulus dan lancar. Namun faktanya das solen (harapan) dan das sein (kenyataan) tak selalu berjalan beriring. Tak sedikit perusahaan baik besar maupun kecil yang kurang peduli dan agak mengabaikan perjalanan karier karyawannya. Imbasnya, karyawan hanya diberi pilihan take it or leave it. Apakah karyawan ingin tetap bertahan atau pindah ke perusahaan lain yang lebih menjanjikan kariernya?
Dalam pendekatan tradisional, seseorang yang bergabung ke sebuah perusahaan hanya dituntut bekerja keras, berprestasi baik, loyal, dan berkomitmen. Hasilnya dia akan mendapatkan kompensasi yang memuaskan, rasa aman, sekaligus karier yang baik. Walaupun nyatanya tidak selalu demikian. Banyak faktor yang mempengaruhi jalan karier dan pengembangan karier seseorang.
Dalam persaingan bisnis yang teramat ketat, perusahaan memang dituntut untuk memperoleh tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Namun memperoleh tanpa bisa mempertahankan dan mengelolanya hanya akan membuat karyawan kabur. Karyawan akan mencari tempat yang bukan hanya menjanjikan gaji yang lebih baik tapi juga karier yang barangkali lebih jelas dan cemerlang.
Karier memang merupakan kebutuhan yang harus terus ditumbuhkan dalam diri seseorang tenaga kerja, sehingga mampu mendorong kemauan kerjanya. Akhirnya prestasi dapat diraih. Dan tentu saja banyak faktor yang mendorong karier seseorang seperti faktor kecerdasan intelektual, keterampilan kerja, dan kematangan emosi. Kematangan emosi turut mempengaruhi, karena menurut Tb. Sjafri Mangkuprawira, Guru Besar IPB dan pengamat SDM, kemampuan mengendalikan emosi tertentu secara stabil sesuai dengan perkembangan usianya.
Kemampuan ini antara lain bagaimana seseorang merespon atau bereaksi terhadap fenomena tertentu. Misalnya, ketika menghadapi konflik internal dalam tim kerja. Di situ setiap individu karyawan bekerja dalam suatu sistem yang memiliki ciri-ciri interaksi sosial. Karena itu, setiap karyawan harus mampu mengendalikan emosinya untuk menciptakan, mengembangkan, dan memelihara tim kerja yang kompak.
Tiap individu karyawan sebenarnya berhak memiliki peluang untuk mengembangkan kariernya. Walau kenyataannya, ada saja karyawan yang kariernya terlambat, mandek, atau mentok. Penyebabnya, karena ada yang salah dalam sistem penilaian kinerja karyawan dan bisa juga adanya perlakuan diskriminasi dalam perusahaan, misalnya faktor subjektivitas dari atasannya. Tetapi pada perusahaan dengan sistem karier yang handal, penyebabnya barangkali adalah datangnya dari individu bersangkutan. Contohnya, individu yang tidak kompeten atau tidak mau berkembang.
Dalam sebuah perusahaan, usaha pengembangan karier biasanya datangnya dari manajemen perusahaan. Tujuannya adalah untuk melihat potensi di luar pekerjaannya saat ini dan untuk mempersiapkan diri mereka dalam menghadapi pekerjaan di masa yang akan datang dalam organisasi tersebut. Ringkasnya, bagi sebuah organisasi atau perusahaan, pengembangan karier memang akan sangat berarti dan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia.
Di beberapa perusahaan lain, pengembangan karier tidak selalu ditentukan oleh perusahaan. Tapi bisa juga oleh si karyawan. Perusahaan hanya menyediakan sejumlah dana yang diperuntukkan bagi pengembangan karir karyawan kemudian karyawan bebas memilih pengembangan karir apa yang diinginkannya. Misalnya apakah dia akan mengikuti kursus bahasa, training pengembangan pribadi, atau training kompetensi? Tentu sesuai dengan kebutuhan individu yang bersangkutan.
Bagi perusahaan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengembangkan karier karyawannya.
Pertama, melakukan pemetaan, yaitu mengetahui secara persis apa yang dibutuhkan perusahaan saat ini dan di masa mendatang. Dengan pemetaan yang tepat, perusahaan dapat menentukan langkah yang harus dilakukan. Misalnya, kebutuhannya adalah teknologi informasi yang lebih handal. Maka bisa dilakukan up-grade teknologi informasi (IT) karyawan.
Kedua, kenali pula tentang bakat dan minat pegawai. Ini tentu agar pengembangan yang dilakukan kepada karyawan tidak mubazir. Bila pengembangan bidang IT yang akan dilakukan, bisa diprioritaskan terlebih dahulu karyawan atau pegawai yang memang berbakat di bidang IT atau di divisi IT.
Ketiga, sesuaikan dengan tren. Ini tentu lebih baik lagi. Bila saat ini trennya adalah karyawan atau pegawai yang harus mempunyai kemampuan bahasa asing yang bagus, sementara dalam perusahaan masih banyak karyawan dengan kemampuan bahasa asing yang buruk, maka pengembangan karir bisa diarahkan mengikuti tren.
Keempat, memberikan beberapa pilihan. Karyawan tetap bertanggung jawab sepenuhnya bagi perkembangan kariernya. Perusahaan bisa menawarkan pilihan kepada karyawan untuk dipertimbangkan, bukan memerintahkannya untuk mengikuti pilihan tertentu. Hal ini penting, meski kadang sulit.
Lima, merancang sebuah tindakan bersama untuk perusahaan sekaligus untuk karyawan. Dengan cara, penyusunan bersama sebuah rencana aksi akan meningkatkan komitmen kedua belah pihak terhadap rencana tersebut. Manajemen dapat membantu karyawan mengenali hambatan untuk setiap jalur, dan diskusikan cara-cara mengatasi hambatan tersebut.
Memang selama ini satu-satunya arah perkembangan karier yang banyak dikenal orang adalah naik ke atas (promosi). Padahal sebenarnya masih ada lima cara lain yang bisa dipertimbangkan karyawan dalam meniti karier. Misalnya, apa yang dinamakan pindah secara lateral. Dalam keadaan ini, karyawan melakukan sebuah perubahan dalam pekerjaan, tetapi tidak harus selalu menuntut perubahan dalam level tanggung jawab.
Selain itu, melakukan eksplorasi pekerjaan dan pengayaan. Langkah ini perlu dilakukan karyawan agar lebih banyak kesempatan untuk belajar dan berkembang. Hal lain yang bisa dilakukan karyawan adalah melakukan penataan ulang atau menyesuaikan pekerjaan dengan prioritas lain, atau menyiapkan karyawan untuk bagian lain.
Bila semua hal tidak juga cocok, karyawan harus mengambil langkah yang paling ekstrem yaitu relokasi atau meninggalkan perusahaan karena mungkin pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan, minat, atau nilai yang dianut.
Pengembangan karir oleh perusahaan tidak akan berjalan sukses tanpa diikuti keinginan yang kuat dalam diri individu untuk terus berkembang. Karenanya karyawan harus melakukan beberapa hal seperti selalu melakukan evaluasi diri khususnya yang menyangkut faktor-faktor intrinsik personal yang memengaruhi kinerja. Tujuannya karyawan akan mampu mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya khususnya tentang kematangan emosinya misalnya.
Selain itu, individu juga dituntut untuk sadar diri. Misalnya menambah pengetahuan tentang pekerjaannya ataupun yang berhubungan dengan pekerjaannya. Misalnya dengan banyak membaca dan belajar.
Kompetensi inti juga perlu terus dijaga keberadaannya. Kompetensi ini barangkali yang membedakan seseorang berbeda dengan karyawan lainnya. Ini sebaiknya harus jadi area untuk lebih bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Kompetensi inti juga perlu diperbaharui dengan perkembangan teknologi dan kompetisi agar tidak ketinggalan.
Lalu, perlukah road map pengembangan karier individu? Tentu perlu. Bagi karyawan, membuat rencana umum pengembangan karier individu untuk selama siklus kehidupan sebagai pekerja, banyak manfaatnya. Misalnya apa saja output karir yang diharapkan dalam kurun waktu tertentu dan apa langkah-langkah yang harus dilakukan.
Dalam teori manajemen SDM, karir tidak semata-mata diposisikan sebagai hak individu karyawan tetapi merupakan hak perusahaan juga. Artinya dengan jenjang karir yang baik dan karyawan yang berprestasi, diharapkan perusahaan juga akan mendapatkan manfaat lebih. Misalnya, profit yang lebih baik.
Karena adanya kepentingan bersama tersebut, kedua belah pihak harus bahu membahu untuk menciptakan sistem pengembangan karier yang tepat. Karyawan diuntungkan dengan karier yang jelas, dan perusahaan akan mendapatkan manfaat yang luar biasa dengan produktivitas karyawan yang meningkat. Bila ini sudah mampu diwujudkan, karyawan yang loyal dan berdedikasi, tidak lagi sulit diperoleh perusahaan. Sudah siapkah Anda sebagai karyawan menyongsong pengembangan karir yang lebih baik?
http://listrikindonesia.com/antara_pengembangan_karier_dan_produktivitas_karyawan_8.htm
Senin, 05 Maret 2012
KIAT HALAU JENUH DI TEMPAT KERJA&Keburukan saat Bosan di Kantor
Kiat Halau Jenuh di Tempat Kerja
SAAT bekerja pastinya terdapat rasa jenuh di satu titik tertentu. Namun sebaiknya hal tersebut tidak menjadi penghalang Anda untuk tetap berdiri tegak menghadapi hari-hari Anda di kantor. Berikut ini adalah kiat dalam menghalau rasa jenuh di tempat bekerja.
1. Jika rasa jenuh melanda, Anda bisa mengatasinya dengan mendengarkan musik. Pilihlah jenis lagu dengan hentakan musik yang seru, sehingga dapat memompa semangat Anda.
2. Aplikasikanlah kreativitas di dalam ruangan atau meja kerja. Anda bisa menempel foto-foto seru ketika berlibur dengan keluarga, teman, maupun momen seru dengan pasangan.
3. Berjalan-jalan di teman kantor juga bisa menjadi solusi. Udara dan pemandangan yang asri dalam sekejap mampu mengubah suasana hati Anda menjadi baik kembali.
4. Akuarium kecil yang berisi ikan nan cantik dapat menjadi pilihan ampuh. Dengan melihatnya menari-nari, bisa menjadi obat jenuh.
5. Hal lainnya, Anda bisa sejenak untuk meluangkan waktu berbincang seru dengan rekan kerja. (*/OL-06)
http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/03/05/6675/13/Kiat-Halau-Jenuh-di-Tempat-Kerja
1. Jika rasa jenuh melanda, Anda bisa mengatasinya dengan mendengarkan musik. Pilihlah jenis lagu dengan hentakan musik yang seru, sehingga dapat memompa semangat Anda.
2. Aplikasikanlah kreativitas di dalam ruangan atau meja kerja. Anda bisa menempel foto-foto seru ketika berlibur dengan keluarga, teman, maupun momen seru dengan pasangan.
3. Berjalan-jalan di teman kantor juga bisa menjadi solusi. Udara dan pemandangan yang asri dalam sekejap mampu mengubah suasana hati Anda menjadi baik kembali.
4. Akuarium kecil yang berisi ikan nan cantik dapat menjadi pilihan ampuh. Dengan melihatnya menari-nari, bisa menjadi obat jenuh.
5. Hal lainnya, Anda bisa sejenak untuk meluangkan waktu berbincang seru dengan rekan kerja. (*/OL-06)
http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/03/05/6675/13/Kiat-Halau-Jenuh-di-Tempat-Kerja
Keburukan saat Bosan di Kantor
Penulis : Annisa Indri Lestari
SATU dari empat pekerja mengeluh mengalami kebosanan kronis saat di kantor. Mereka pun beralih ke kopi dan cokelat untuk meringankan harinya. Survei yang dilakukan psikolog Sandi Mann menjelaskan kebosanan di tempat kerja menyebabkan pekerja kehilangan konsentrasi dan mengarah pada kesalahan melakukan tugas-tugasnya. Kebosanan bisa juga menjadi alasan mereka mencari pekerjaan baru.
"Analisis saya menunjukkan penyebab signifikan kebosanan di tempat kerja adalah beban pekerjaan yang tidak tentu, sehingga manajer harus mulai melihat cara mengurangi dan mengatasi sumber kebosanan. Misalnya mengadakan program pengayaan seperti rotasi pekerjaan, multi-skilling dan pemberdayaan. Selain itu perlu juga mendorong cara-cara sehat mengatasi kebosanan dapat mencakup pendidikan atau menyediakan camilan dan minuman sehat di kantin," jelas Dr Mann dari University of Central Lancashire seperti dilansir Dailymail.co.uk.
Penelitian ini dipresentasikan dalam konferensi psikologi tahunan British Psychological Society di Chester, Kamis (12/1).
http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/01/16/6496/13/Keburukan-saat-Bosan-di-Kantor
"Analisis saya menunjukkan penyebab signifikan kebosanan di tempat kerja adalah beban pekerjaan yang tidak tentu, sehingga manajer harus mulai melihat cara mengurangi dan mengatasi sumber kebosanan. Misalnya mengadakan program pengayaan seperti rotasi pekerjaan, multi-skilling dan pemberdayaan. Selain itu perlu juga mendorong cara-cara sehat mengatasi kebosanan dapat mencakup pendidikan atau menyediakan camilan dan minuman sehat di kantin," jelas Dr Mann dari University of Central Lancashire seperti dilansir Dailymail.co.uk.
Penelitian ini dipresentasikan dalam konferensi psikologi tahunan British Psychological Society di Chester, Kamis (12/1).
http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/01/16/6496/13/Keburukan-saat-Bosan-di-Kantor
SEJENAK MELUPAKAN RUTINITAS
YAH.... bolehlah nebeng jalan2 dari kantor istri ke Pulau Anyer sekeluarga.... mumpung gratis, sekalian naik speadboad...., ngeri-ngeri berani!!!
8 Cara agar Lebih Bahagia Saat Bekerja
8 Cara agar Lebih Bahagia Saat Bekerja
Bramirus Mikail | Asep Candra
Hampir setiap orang pernah merasakan kejenuhan kebosanan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Seringkali, rutinitas dalam pekerjaan pekerjaan menjadi jebakan yang dapat berujung pada stres dan tekanan. Apabila tidak dilakukan upaya mengatasinya, hal ini tentu sangat memengaruhi performa dan prestasi kerja seseorang.
Jika Anda mulai mengalami masa-masa sulit di tempat kerja atau merasa kurang puas terhadap hasil kerja, saatnya bagi Anda untuk melakukan perubahan. Setidaknya ada 8 cara yang dapat dipertimbangkan untuk membuat hari-hari Anda di tempat kerja menjadi lebih bahagia. Berikut ini adalah pemaparannya :
1. Atur kehidupan kerja Anda
Jika aktivitas kerja Anda sering membuat Anda merasa stres dan kewalahan, sekarang saatnya untuk menenangkan dengan membuat segalanya lebih terorganisir. Pertama, pastikan Anda tiba beberapa menit lebih awal di tempat kerja untuk memberikan Anda sedikit waktu dalam mengatur tugas-tugas Anda untuk hari itu dan mempersiapkan mental. Kedua, menata ruang/ meja kerja dengan membereskan segala barang yang berserakan. Kemudian, buatlah daftar rencana kegiatan yang akan Anda lakukan pada hari itu (berdasarkan prioritas).
2. Kenakan busana yang meningkatkan mood
Banyak dari kita yang diharuskan untuk memakai seragam atau mematuhi aturan pakaian untuk bekerja. Jika Anda memiliki lebih banyak kebebasan untuk berpakaian, cobalah untuk mengenakan pakaian atau aksesoris yang dapat meningkatkan mood dan kepercayaan diri Anda. Dengan menambahkan sesuatu yang istimewa pada pakaian kerja akan membuat hari Anda lebih berwarna.
3. Melakukan beragam variasi tambahan
Variasi merupakan bumbu kehidupan, dan ini perlu dilakukan ketika Anda memulai rutinitas sehari-hari dalam pekerjaan Anda. Rutinitas yang sama setiap hari akan membuat Anda cepat bosan. Jadi cobalah membuat setiap hari sedikit berbeda dengan cara apapun yang Anda bisa. Misalnya, melakukan tugas-tugas rutin dalam urutan yang berbeda, berbicara dengan orang baru atau mengambil rute yang berbeda untuk bekerja (atau mungkin menggunakan mode yang berbeda dari transportasi, seperti bersepeda, jika Anda mampu).
4. Hiasi meja kerja
Penelitian telah menunjukkan bahwa pekerja yang menambahkan hiasan pada ruang kerja/meja mereka, 40 persen lebih bahagia ketimbang mereka yang tidak melakukannya. Meskipun Anda mungkin tidak memiliki kewenangan untuk menghias atau mengatur ulang seluruh ruang kantor, Anda bisa melakukan dengan cara yang sederhana misalnya, membeli beberapa alat tulis bagus, memasang foto, kalender lucu atau sepotong kecil karya seni, atau menaruh tanaman kecil pada meja kerja Anda.
5. Tetap aktif di kantor
Jika hari kerja Anda membuat Anda tak bersemangat, cobalah memberi rangsangan pada diri Anda dengan melakukan beberapa latihan sederhana ketika istirahat makan siang. Latihan ini baik untuk meningkatkan harga diri, melepaskan stres, dan juga melepaskan zat kimia di otak seperti endorphin dan anandamide yang dapat meningkatkan mood dan membuat Anda merasa bahagia. Jika tempat kerja Anda memiliki fasilitas untuk mandi, lakukan setelah Anda makan siang.
6. Makan camilan yang bikin happy
Sediakan beberapa camilan sehat di atas meja kerja Anda. Mengapa? Karena, nutrisi tertentu dalam makanan dapat mempengaruhi perasaan seseorang.
7. Berpikir positif dan ramah terhadap rekan kerja
Terlepas dari apakah Anda sedang stres, cobalah tetap mengadopsi sikap positif dan ramah ketika berbicara dengan rekan kerja Anda. Bahkan meskipun mereka kerap tidak memiliki pemikiran yang sama dengan Anda! Cobalah untuk menyelesaikan setiap konflik, menghindari gosip dikantor, dan memperlakukan setiap orang sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Penelitian menunjukkan bahwa memberikan senyum benar-benar dapat membuat seseorang lebih bahagia, jadi cobalah untuk memberikan senyum setiap Anda bertemu dengan orang di kantor.
8. Menghargai kenyataan bahwa Anda memiliki pekerjaan
Cobalah memberikan sesuatu yang terbaik dari apa yang Anda miliki dan mengidentifikasi hal apa saja yang dapat membuat Anda merasa lebih bersemangat untuk bekerja. Misalnya, bercita-cita untuk memperoleh posisi atau jabatan yang lebih baik dalam pekerjaan. Dengan adanya target yang Anda buat, ini akan membuat memacu semangat Anda saat bekerja.
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)
Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik)
Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik) Sakramen Ekaristi adalah salah...
-
Gendhing Jawa - Javanese Gamelan Notation New notation website new! Pélog Lima Pélog Nem Pélog Barang Sléndro Nem Sléndro Sanga Sl...









