Senin, 23 Januari 2012

CONTOH ANALISIS INVESTASI:SAHAM,OBLIGASI,REKSADANA

(kuliah Manajemen Investasi)


Pertanyaan: jika Anda sebagai manajer investasi mempunyai dana sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah). Investasikanlah dana tersebut ke dalam portofolio, sebagai berikut:
a)         Deposito berjangka        7% p.a
b)         S B I                               7,5% p.a
c)         Reksadana                       11% p.a
d)         Saham                         komisi beli 0,3%,
                                                 komisi jual 0,4%

Transaksi dari 11 September 2009 hingga 17 desember 2009.


Jawaban: pembagian dana investasi

Deposito berjangka
40%
Rp. 2.000.000.000,-
S B I
30%
Rp. 1.500.000.000,-
Reksadana
20%
Rp. 1.000.000.000,-
Saham
10%
Rp. 500.000.000,-
Total

Rp. 5.000.000.000,-


a)  Deposito berjangka
7%×Rp. 2.000.000.000×97365×1-20%
=Rp. 140.000.000×0,25670,8
=Rp.140.000.000×0,2125
=Rp.29.750.000
v       total dana
=Rp.2.000.000.000+Rp.29.750.000
=Rp.2.029.750.000


b) S B I
360×Rp.1.500.000.000360+90×7,5%
=Rp.540.000.000.000366,75
=Rp.1.472.392.638

v       Keuntungan
=Rp.1.500.000.000-Rp.1.472.392.638
=Rp.27.607.362






c)  Reksadana
11%×Rp. 1.000.000.000×97365
=Rp.110.000.000×0,2657
=RP.29.227.000

v       Total pada saat jatuh tempo
=Rp.1.000.000.000+Rp.29.227.000
=Rp.1.029.227.000








d) Saham
Ø                  Beli saham, 14 september 2009
·    PGAS Rp. 3.600 =Rp.200.000.000500 lbr=400.0003.600/lbr=111 lot
·    ADRO Rp. 1.350 =Rp.300.000.000500 lbr=600.0001.350/lbr=444 lot

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi beli
Total
PGAS
110
500
3.600
1,003
Rp. 198.594.000
ADRO
444
500
1.350
1,003
Rp. 300.599.100


Jumlah dana yang tersedia                            Rp. 500.000.000
Jumlah pembelian saham                            Rp. 499.193.100      -
Sisa pembelian saham                                          Rp. 806.900

Ø                  Jual saham PGAS, 16 September 2009

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi jual
Total
PGAS
110
500
3.750
0,996
Rp. 205.425.000


Keuntungan menjual saham PGAS              Rp. 6.831.000

Ø                  Beli saham PGAS, 28 September 2009
Dana tersedia                                                        Rp. 205.245.000
Sisa dana awal pembelian saham                            RP.        806.900     +
                            Total                                                        Rp. 206.231.900

·    PGAS Rp. 3.600
=Rp.206.231.900500 lbr=412.463,83.600/lbr=114 lot


Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi beli
Total
PGAS
114
500
3.600
1,003
Rp. 205.815.600

             
Dana saham                                          Rp. 206.231.900
              Jumlah pembelian saham              Rp. 205.815.600     -
              Sisa pembelian                                          Rp.        416.300



Ø       Jual saham ADRO, 6 Oktober 2009

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi jual
Total
ADRO
444
500
1440
0,996
RP. 320.963.855,4


Keuntungan menjual saham ADRO                            Rp. 20.364.755, 42


Ø       Beli saham ADRO, 9 Oktober 2009
Dana saham                                          Rp. 320.963.855, 4
Sisa pembelian saham                            Rp.        416.300     +
              Total                                          Rp. 321.380.155, 4
·       ADRO Rp. 1.390
=Rp.321.963.855,4500 lbr=642.760,31083.600/lbr=461lot
Sisa pembelian              Rp. 30


Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi beli
Total
ADRO
461
500
1.390
1,003
Rp. 321.356.185



Ø       Jual saham ADRO, 26 Oktober 2009

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (RP)
Komisi jual
Total
ADRO
461
500
1.620
0,996
Rp. 371.916.360


Keuntungan penjualan saham ADRO              Rp. 50.560.175
Sisa pembelian saham                                          Rp.                30       +
              Total                                                        Rp. 50.560.205

Ø       Beli saham ADRO, 3 November 2009
Dana saham                            Rp. 371.916.390
·       ADRO Rp. 1.510
=Rp.371.916.390500 lbr=743.837,781.510/lbr=491 lot

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi beli
Total
ADRO
491
500
1.510
1,003
Rp. 371.916.390


Sisa pembelian saham                            Rp. 99.275


Ø       Jual saham PGAS & ADRO, 4 Desember 2009

Nama saham
Lot
Jumlah lembar
Harga saham (Rp)
Komisi jual
Total
PGAS
114
500
4.100
0,996
Rp. 232.765.200
ADRO
491
500
1.750
0,996
Rp. 427.906.500


Total dana dari penjualan seluruh saham                            Rp. 660.671.700
Sisa dana pembelian saham                                                        Rp.          99.275    +
              Total                                                                                    Rp. 660.770.975
Dana awal pembelian saham                                                        Rp. 500.000.000    _
              Keuntungan                                                                      Rp. 160.770.975
v                  Dana keuntungan dari saham di tambahkan ke dalam perhitungan deposito berjangka:

11%×Rp. 2.000.000.000+Rp.160.770.975×97365×80%
=Rp.151.253.968,3×0,2125
=Rp.32.141.468,26
              Total dana Rp. 2.000.000.000 + Rp. 32.141.468,26 = Rp. 2.032.141.468,26


v                  Analisis
Ø    Jumlah dana atau prosentase yang di investasikan ke dalam deposito berjangka dan SBI sangat besar, karena kedua surat berharga ini memiliki resiko yang rendah (zero risk).

Ø    Dana yang di investasikan ke dalam reksadana dan saham hanya sedikit, karena tidak ingin berspekulasi atas keuntungan di dalam kedua surat berharga tersebut yang memiliki resiko tinggi, walaupun keuntungan yang didapat dari saham dapat mencapai keuntungan 100%, namun sebaliknya akan mendapatkan kerugian sebesar itu pula.

Ø    Keuntungan yang didapat pada saat menjual saham besar Rp. 32.141.468,26,-.Dana tersebut ditambahkan ke dalam perhitungan deposito berjangka, hal ini untuk mendapatkan tambahan total dana pada saat jatuh tempo.

Thick Fist Black Heart

BUKU INSPIRASI:

Thik Fist Black Heart, Mental Baja Pantang Menyerah: sebagai sarana agar berhasil dalam mengarungi hidup

Mental baja pantang menyerah merupakan suatu rumusan yang memiliki nilai filosofis yang sangat tinggi, guna mempersiapkan visi dan mental dalam mencapai suatu tujuan.
Dengan membaca buku ini, maka kita akan mendapatkan suatu pencerahan, bagaimana orang-orang kuno (baca misalnya para perantauan dari dataran Asia) begitu sukses dalam hidupnya. Karenanya bacalah dengan pelan-pelan dan ambillah hikmahnya. Kemudian praktekkna dalam kehidupan nyata.

Buku ini karya monumental Chin Ning Chu  seorang perempuan yang tinggal di Singapura dan melahirkan beberapa buku yang cukup sukses di pasaran, yang diantaranya  tentang FENG SHUI. Buku ini merupakan buku yang berharga dan merupakan salah satu bacaan wajib bagi orang-orang yang sukses.

Manfaat membaca buku ini di antarnya adalah:
Mental baja, yaitu suatu benteng, yang akan menjadi pelindung diri dari setiap anggapan orang lain akibat dari setiap tindakan atau aktivitas kita (dari apa yang telah kita yakini/imani).
Pantang menyerah, adalah suatu senjata, ia memiliki karakteristik tanpa ampun/tanpa lelah, tetapi bukan berati suatu yang jahat. Dia terus berjuang sampai tujuan/cita-cita tercapai bertolak dari keyakinan diri yang senantiasa menyemangati.
Sinergi dari Mental Baja Pantang Menyerah
Mental baja adalah suatu kemampuan untuk menerima setiap kondisi yang menuntut untuk mengacuhkan anggapan orang lain. Sementara itu, pantang menyerah adalah suatu kemampuan untuk bertindak tanpa menghiraukan pendapat orang lain. Jadi untuk dapat maju terus dalam memperjuangkan tujuan kita, baik mental baja maupun pantang menyerah haruslah hadir bersama, dan kedua faktor tersebut akan selalu saling mendukung.
Ada 3 tahapan dalam memiliki Mental Baja Pantang Menyerah:
1. Memenangkan tanpa mengorbankan
Pada tahap ini ada 3 tingkatan, yaitu:
Tingkat dasar: tak bermoral, akan mengerjakan apapun untuk mencapai tujuannya. Pada tahap ini, mental baja akan menghasilkan tanpa kesadaran sama sekali, dan pantang menyerah akan menghasilkan tanpa ampun sama sekali.
Tahapan ini akan menghasilkan apa yang dinamakan sebagai tebal bagai tembok,kuat bagai baja, liat bagai tembaga. hitam bagai batu bara., tanpa menyerah bagai air yang selalu mengalir. Contoh untuk tahap ini adalah: pelacur murahan dan penjahat.
Tingkat kedua dari tahap pertama ini disebut sebagai Tebal dan keras dan Hitam bercahaya. Contoh untuk tingkatan ini adalah pelacur kelas tinggi.
Tingkat ketiga dari tahap pertama ini adalah: Begitu tebal hingga tak berbentuk, begitu hitam sehingga tak berwarna. Pada tahap ini, seseorang dapat menipu orang lain dan orang yang ditipunya tersebut tidak akan tahu kalau ditipu bahkan berterima kasih kepadanya. Contoh untuk tingkatan ini adalah politisi.

2. Pencarian Jiwa

Pada tahap ini, seseorang mulai menyadari bahwa untuk menaklukan orang lain membutuhkan tenaga, tetapi untuk menaklukan diri sendiri membutuhkan kekuatan. Pada tahap ini seseorang mulai mengerti bahwa tindakannya pada tahap pertama terdiri dari aksi-aksi yang memalukan. Maka pada tahap ini, mulai akan disadari akan arti dari kebijaksanaan.

3. Kesatria

Kesatria memiliki sifat tidak melekat dan tenang Kesatria adalah seseorang yang selalu merasa takut dalam peperangan, bahkan berkeringat dan gemetaran, namun ketakutannya ini tidak membuat jiwanya takut. Pada tahap ini seseorang telah menacapi perstuan jiwa dan raga.
Dalam melaksanakan Mental Baja Pantang Menyerah ini, terdapat 11 prinsip, yaitu:
1.      Singkirkan bayangan, seseorang harus hidup bebas, hidupnya bukan untuk mengikuti kehendak orang lain.


2. Singkapkan batas diri, adanya pemahaman bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk  

    dirinya sendiri atau untuk mencapai apa yang diinginkan

3. Pecahkan misteri kekuatan pohon jati dan kelembutan rumput, maka akan      

    mendapatkan pengertian bahwa “bagian dalam akan menggerakan bagian luar yang
    kelihatan bergerak”.

4. Mengerti diri sendiri, jika dapat mengabaikan anggapan orang lain, maka kamu akan

    dapat memusatkan seluruh perhatian untuk mencapai tujuan. Sesuatu hanya dapat
   terjadi apabila seseorang telah mengerti diri yang sebenarnya.

5. Jangan cemas pada keberhasilan dan jangan takut kegagalan. Cemas pada keberhasilan

    lebih kuat daripada takut akan kegagalan. Sebelum kamu berhasil maka ketahuilah
   bahwa keberhasilan membawa perubahan dan memiliki resiko untuk jatuh.

6. Sadari antara sifat mimpi dan kenyataan, gunakan kacamata dinamis untuk melihat

    segala sesuatu yang bergerak.

7. Kuasai kebenaran dan ke-pura-pura-an, karena adanya pengertian yang salah terhadap

    apa yang dipandang sebagai kebenaran, hanya akan membawa kepada sesuatu yang
    kosong kecuali kesukaan untuk dipuji. Memandang sesuatu sebagai satu-satunya
    kebenaran, hanya akan menghasilkan hidup dalam ke-pura-pura-an saja.

8. Kendalikan ketakutan, karena ketakutan adalah rasa yang paling merusak


9. Hindari atas kesedihan kejar kebahagiaan. Segala sesuatu bergerak, selaras dengan

     hukum alam, ada sedih ada bahagia, ada hitam ada putih, dst. Pengertian ini
       memerlukan cara pandang yang bijak.

10. Berani untuk meyakinkan diri untuk melepaskan belenggu diri dan berani menerima

      keyakinan diri, hal tersebut merupakan salah satu tindakan dari hati hitam tebal muka

11. Sadari bahwa tebal muka dan hati hitam berasal dari Penguasa Tunggal, penciptaan

      dan pemusnahan bukanlah sesuatu yang berlawan, namun merupakan suatu aspek
      dari Yang Maha Esa. Alam akan ada sebagai lahir dan mati.Sesuatu yang sama
       dibutuhkannya.

Mencoba mempraktekkan Mental Baja Pantang menyerah akan menghasilkan dharma, kewajiban dalam kehidupan ini. Karena dharma adalah suatu pengertian akan tindakan yang benar pada situasi yang terjadi. Dengan mengaktualisasikan buku ini kita mencoba untuk menjadi seorang Ksatria yang menjalankan dharma, bukan membentuk seorang teroris ayng tanpa iman,- yang semata-mata di indoktrinasi oleh paham agama yang keliru-, tetapi mencoba membangun spirit kehidupan yang bersumber dari Allah yang Maha Kasih agar anak-anakNya tidak begitu mudah menyerah pada keadaan, nasib di era globalisasi, konsumerisasi, dan liberalisasi ini.
 Semoga bermanfaat.


Jumat, 13 Januari 2012

PREDIKSI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 2012

Prediksi Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012


Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2012 hanya sebesar 6,3 persen, lebih rendah dari proyeksi untuk 2011 sebesar 6,4 persen.

"Salah satu faktor yang mempengaruhi pelambatan pertumbuhan ini adalah kemorosotan ekonomi global," kata Ekonom Bank Dunia Perwakilan Indonesia, Shubham Chaudhuri, di Institut Kebijakan Publik Paramadina Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pasar keuangan Indonesia tidak kebal terhadap guncangan eksternal. Tetapi Indonesia tetap menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat di tengah banyaknya negara di dunia yang mengalami penurunan tajam posisi fiskal dan neraca keuangan sektor swasta sejak 2008.

Lebih lanjut Shubham mengatakan, fundamental ekonomi makro Indonesia yang kokoh adalah pertahanan utama dalam menghadapi gejolak pasar yang terus berlangsung.

Menurut dia, penting bagi Indonesia mengambil langkah-langkah meningkatkan ketahanan terhadap goncangan pasar keuangan global termasuk dengan menghindari ketidakpastian dalam kebijakan.

Bank Dunia telah menurunkan proyeksi angka pertumbuhan ekonomi tahun 2012 dari 6,7 persen menjadi 6,3 persen pada Juni 2011 karena melemahnya pertumbuhan ekonomi negara-negara mitra dagang utama dan harga komoditas.

Namun, menurut Shubham, angka ini masih menempatkan perekonomian Indonesia pada posisi yang kuat.

"Saat ini, dalam skenario Bank Dunia, tidak perlu dilakukan perhitungan darurat," kata Shubham.

Namun, menurut dia, sebagai persiapan untuk menghadapi skenario krisis ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan antara lain mengkaji ulang protokol krisis manajemen terutama pada sektor finansial, mempertimbangkan pembiayaan tak terduga untuk anggaran, dan mempersiapkan rencana darurat berupa stimulus fiskal.

Pada skenario yang pesimistis termasuk jika terjadi krisis keuangan internasional serta melemahnya permintaan eksternal, maka Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 akan turun hingga hanya 5,5 persen.

Sedangkan pada skenario yang ekstrim di mana krisis menyebabkan turunnya pertumbuhan global secara signifikan dan India serta China juga menghadapi pertumbuhan yang besar, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 akan merosot tajam namun masih berada di atas empat persen.


Tidak Ada Masa Depan Buat Orang-Orang Pesimis yang Terlalu Mengkhawatirkan Kemajuan Ekonomi Negaranya. Masa Depan Ada Pada Orang-Orang Yang Berpikir Optimis, Yang Bekerja Keras Untuk Mengurangi Risiko, Dan Berjuang Total Untuk Meningkatkan Kemajuan Ekonomi Negaranya Melalui Kecerdasan Kreatifnya.” – Djajendra
Memasuki tahun 2012 sebagian orang  merasa khawatir oleh krisis ekonomi yang sedang berlangsung di Eropa dan Amerika Serikat. Selama ini, dominasi dari kekuatan ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sangat luar biasa pengaruhnya terhadap perekonomian global. Oleh karena itu, wajar saja bila banyak orang selalu melihat perilaku ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sebagai alat ukur untuk menyelamatkan nilai dari kekayaan yang mereka miliki.
Setelah melakukan pembelajaran dan mengutak-atik angka-angka untuk memprediksi perekonomian Indonesia di tahun 2012, hasilnya lebih kurang sama saja seperti yang sudah dibicarakan oleh banyak ahli dan pengamat ekonomi. Ekonomi Indonesia masih dijalan yang baik dan tetap akan memberikan pertumbuhan positif yang kemungkinan besar bertumbuh diantara 5,5% – 6,5% dengan inflasi di level 5% – 7%, dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat akan berada di level 8900 – 9300.
Secara intuitif saya merasakan bahwa perekonomian Indonesia akan bertumbuh secara stabil dalam jangka waktu yang lebih panjang. Oleh karenanya, tahun 2012 adalah tahun yang sangat optimistis buat mengarahkan ekonomi Indonesia kepada jalur yang diinginkan, agar dapat memberikan kesejahteraan buat masyarakat banyak. Oleh karena itu, mengarahkan dan memotivasi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor industri dan perdagangan berbasis sumber daya alam, sumber daya manusia kreatif, dan pariwisata akan membuat ekonomi Indonesia semakin tangguh di tahun 2012.
Risiko dari perasaan khawatir terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat akan berdampak kepada sektor keuangan dan sektor pasar modal. Akibatnya, kemungkinan besar para investor lebih suka menyimpan uang mereka di logam mulia emas atau pun di properti. Properti yang kemungkinan akan diincer adalah tanah, dan biasanya investasinya bersifat jangka panjang dan tidak likuid.
Kekuatan pasar domestik Indonesia sangatlah luar biasa. Kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia yang lebih suka berbelanja daripada menabung telah menjadi sebuah kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi. Sebab, uang akan terus berputar dan dalam setiap putaran uang tersebut akan menciptakan nilai tambah ekonomi.
Kecerdasan untuk mengelola potensi, dan memotivasi pertumbuhan pasar domestik oleh pihak yang berwenang. Khususnya, untuk memudahkan produk dan jasa buatan dalam negeri agar dapat menjadi lebih efektif, kreatif, produktif, efisien, dan berdaya saing unggul dibandingkan produk import, akan menjadikan ekonomi Indonesia lebih kuat dan tidak perlu takut terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat.
Tahun 2012 adalah tahun yang sangat tepat untuk Indonesia buat menyiapkan sistem perdagangan dan investasi yang kuat. Termasuk, menyiapkan kapasitas dan keunggulan daya saing industri Indonesia dalam menghadapi liberalisasi perdagangan dan jasa di waktu yang akan datang; agar Indonesia tetap unggul saat berhadapan dengan ekonomi China, India, dan negara-negara penghasil produk murah lainnya.
Upaya terhadap pemulihan ekonomi Eropa dan Amerika serikat di tahun 2012 kemungkinan tidak terlalu optimis. Tetapi, ekonomi Eropa dan Amerika Serikat tidak akan lebih memburuk dibandingkan tahun 2011. Oleh karena itu, pemikiran dan perkiraan yang mengkhawatirkan resesi ekonomi yang lebih buruk di Amerika Serikat dan Eropa kemungkinan besar tidak akan terjadi.
DJAJENDRA


Kamis, 05 Januari 2012

MEMAKNAI DATANGNYA TAHUN BARU

MEMAKNAI DATANGNYA TAHUN BARU





Sudah menjadi tradisi, menjelang datangnya tahun baru atau yang sering disebut "pergantian tahun" selalu diisi dengan berbagai kegiatan untuk melepas tahun yang sedang dijalani dan menyongsong datangnya tahun baru. Dalam menyambut datangnya tahun baru, pada umumnya dimeriahkan dengan berbagai macam hiburan dan pesta di tempat-tempat umum, hotel serta tempat paling istimewa dan eksklusif.

Masyarakat Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, menjelang akhir tahun, banyak yang melancong keluar negeri untuk berlibur. Sebagian lainnya pergi ke pusat-pusat wisata di dalam negeri untuk menghabiskan liburan akhir tahun dan awal tahun. Dan yang lebih banyak lagi, menjelang pergantian tahun, banyak warga keluar rumah untuk pesta pora di jalan-jalan sambil meniup terompet. Akibatnya semua ruas jalan protokol dipadati manusia dan kendaraan, sehingga macet di mana-mana. Di malam pergantian tahun pun banyak terjadi kecelakaan sehingga warga mengalami luka-luka dan bahkan kehilangan nyawa.

Introspeksi dengan SWOT

Setiap individu, keluarga, dan kelompok masyarakat, sebaiknya melakukan introspeksi (muhasabah) menjelang tutup tahun dan menyongsong tahun baru. Bertanya pada diri sendiri apa yang sudah dilakukan pada tahun yang akan ditinggalkan dan program apa yang akan dilakukan pada tahun mendatang.

Introspeksi sangat penting dilakukan. Setidaknya terdapat 3 (tiga) alasan mengapa introspeksi perlu dilakukan. Pertama, supaya mengetahui perjalanan selama satu tahun, kesuksesan atau kegagalan. Kalau sukses, maka dapat ditingkatkan pada tahun mendatang. Sebaliknya, kalau gagal dan kurang berhasil dapat diketahui penyebab kegagalan, sehingga bisa diperbaiki pada tahun mendatang.

Kedua, ada progress report (laporan kemajuan) setiap individu, keluarga, dan kelompok. Dengan begitu, ada dorongan yang kuat untuk melakukan peningkatan dan perbaikan pada tahun mendatang. Oleh karena, siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka sesungguhnya dia telah beruntung, barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia telah merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka sesungguhnya dia terlaknat.

Ketiga, bisa membuat program yang lebih realistik dan dapat dilaksanakan. Untuk bisa membuat program yang diperlukan untuk memacu kemajuan, bisa dilakukukan introspeksi dengan menggunakan analisis SWOT (strength, weakness, opportunities, dan threats) menjelang akhir tahun dan menyongsong tahun baru. Setiap pribadi, keluarga, dan kelompok masyarakat, paling tidak diingatkan dan disadarkan kembali bahwa masing-masing mempunyai kekuatan (strength), yang jika dioptimalkan dapat membawa kebangkitan, kemajuan dan kejayaan di masa depan.

Di samping itu, kita mempunyai kelemahan (weakness), yang harus terus-menerus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya supaya tidak menjadi penyebab timbulnya kemunduran. Pada saat yang sama harus pula disadari bahwa ada banyak peluang (opportunities), yang dapat diisi dan dimanfaatkan untuk membawa kebangkitan dan kemajuan. Juga jangan dilupakan, ada dan bahkan banyak ancaman (threats) yang dihadapi dan harus dieliminir sekecil mungkin yang bakal timbul agar terhindar dari kerugian dan kemunduran.

Maknai Pergantian Tahun

Selama ini pergantian tahun selalu diisi pesta pora untuk pemuasan hawa nafsu dengan menghabiskan uang, energi dan menimbulkan kerugian harta benda dan nyawa. Berjalannya waktu dan semakin bertambahnya usia, seharusnya menyadarkan kita bahwa pergantian tahun harus dimaknai dengan melakukan introspeksi seperti dikemukakan di atas.

Selain itu, pergantian tahun harus pula dimaknai dengan pemahaman dan penghayatan, sebagai berkurangnya dan bertambahnya usia (umur). Bertambahnya usia, berarti bertambah kematangan dan kearifan. Diharapkan bertambahnya umur, semakin memacu semangat dan etos kerja untuk mengisi hidup dengan banyak berbuat kebaikan, karena sebaik-baik manusia ialah yang panjang umurnya dan banyak perbuatan baiknya.

Di samping itu, pergantian tahun harus pula dimaknai bahwa Tuhan masih memberi kesempatan untuk hidup. Maka sudah sepantasnya dipergunakan untuk meningkatkan partisipasi membangun bangsa Indonesia yang sebagian masih terpuruk dalam kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

Terakhir, pergantian tahun, berarti munculnya tahun baru, dan diharapkan membawa semangat baru dan harapan baru untuk menghela kebangkitan dan kemajuan Indonesia.

Selamat Tahun Baru 2012 semoga Tuhan selalu menyertai dan menunjuki seluruh bangsa Indonesia.

*) Musni Umar, Ph.D adalah sosiolog, Direktur Institute for Social Empowerment and Democracy (INSED).

(vit/vit)




Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik)

  Sakramen Ekaristi: Sumber dan Puncak Hidup Katolik (sharing pemahaman pribadi seorang awam Katolik)   Sakramen Ekaristi adalah salah...