Jumat, 29 November 2013

Cara Efektif untuk melatih Otak Kiri dan Otak Kanan Secara Seimbang

Cara Efektif untuk melatih Otak Kiri dan Otak Kanan Secara Seimbang

Otak manusia merupakan salah satu organ yang kompleks dan mempunyai kekuasaan yang luar biasa. Seperti kita ketahui bersama bahwa ada dua sisi dari otak yang kita miliki. Otak kiri adalah sisi yang lebih dominan logis-matematis. Ketika sisi kiri otak lebih dominan, Anda mungkin adalah seseorang yang memiliki kemampuan analitis dan rasional yang lebih baik. Sedangkan sisi otak sebelah kanan adalah sisi yang lebih dominan kreatif dan subyektif. Yang terbaik adalah seharusnya anda mampu menggunakan kedua sisi otak tersebut sesuai kondisi dan porsi masing-masing, maka anda akan menjadi orang yang HEBAT. Berikut adalah beberapa latihan yang strategis untuk membantu Anda menyeimbangkan otak kanan dan kiri anda.

Dominan Kiri atau Kanan?
Meskipun kita menggunakan kedua sisi otak kita, kebanyakan dari kita cenderung lebih berorientasi ke satu sisi atau yang lain. Dalam kebanyakan kasus, kepribadian seseorang dan perilakunya membuatnya jelas sisi mana otak yang paling sering digunakan. Ada sejumlah tes yang dapat membantu Anda memutuskan sisi mana dari otak yang paling sering digunakan. Jika Anda merasa perlu untuk mengambil salah satu tes ini, Anda mungkin seorang pemikir otak kiri. Mengenai keseimbangan otak kanan dan kiri silahkan baca DISINI

Latihan Untuk Otak Kiri 
Otak kiri adalah analitis. Latihan yang cocok untuk otak kiri termasuk melakukan teka-teki silang, nomor permainan seperti Sudoku dan mengorganisir daftar sangat efektif untuk membantu mengembangkan sisi kiri otak. Jika Anda seorang penulis, cobalah merencanakan cerita Anda sebelum Anda mulai. Saat menulis umumnya dianggap sebagai aktivitas otak kanan yang kreatif, merencanakan membutuhkan pemikiran urutan logis, yang membantu mengembangkan sisi kiri otak. Jika Anda rentan untuk memakai taji saat perjalanan, memaksa diri untuk duduk dan merencanakan setiap aspek dari perjalanan sebelum Anda mengambilnya.

Latihan Untuk Otak Kanan 
Jika Anda lebih dari seorang pemikir otak kiri, dengan menggunakan sisi kanan otak Anda dapat menantang. Otak kiri pemikir tidak rentan terhadap perilaku spontan. Latihan sederhana untuk otak kanan mungkin termasuk mengubah kebiasaan. Lihat sesuatu yang berbeda di TV, mengubah apa yang Anda pesan di restoran favorit Anda tanpa menganalisis menu pertama. Cobalah mendengarkan musik sambil membersihkan rumah atau bekerja di halaman. Otak kanan pemikir berpikir secara acak dan dengan mudah dapat menangani lebih dari satu tugas pada satu waktu, sedangkan otak kiri pemikir lebih mungkin untuk berkonsentrasi pada satu tugas pada satu waktu. Cara melatih otak kanan lebih detail DISINI

Otak adalah salah satu organ terpenting dari manusia. Ia adalah pusat dari sistem syaraf yang berfungsi mengatur gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis serta melath emosi emosi, ingatan dan motorik. Otak manusia memiliki volume 1350cc dan terdiri dari 100juta sel syaraf neuron.

Berikut ini adalah beberapa hal tentang cara melatih keseimbangan otak manusia agar lebih aktif dan responsif terhadap semua rangsangan :
  • Membiasakan Aktif Menjadi Kidal (aktif Tangan Kiri) Dan Juga Kanan

Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat tali sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru. 
  • Membaca

Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr. Nikolaos Scarmeas pada tahun 2001, membaca dapat membantu membangun cadangan kognitif untuk menunda timbulnya demensia. 
  • Bermain Puzzle Atau Teka-teki Sliang

Teka-teki silang, puzzle, sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri. Menurut pusat pelatihan kognitif Learning Rx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa. 
Bermain Permainan Strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.

  • Ubah Rutinitas

Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center. Mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.

  • Belajar Bahasa Asing

Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.

  • Menikmati Musik

Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.

sumber : http://forum.kompas.com/sekolah-pendidikan/131837-cara-melatih-otak.html
- See more at: http://99rahasiaotakkanan.blogspot.com/2013/02/cara-melatih-keseimbangan-otak-manusia.html#sthash.AVUWGIUU.dpuf

Mengkombinasikan Latihan Otak Kiri dan Kanan 
Menggabungkan latihan otak kiri dan kanan adalah cara yang paling efektif untuk membawa kedua bagian otak Anda bersama-sama dan menjadi pemikir yang lebih menyeluruh. Alternatif kegiatan otak kanan dan otak kiri selama periode waktu dan Anda akan segera melihat peningkatan dalam kepribadian Anda secara keseluruhan dan pola perilaku.

http://rahasiaotakjenius.blogspot.com/2012/02/latihan-untuk-otak-kiri-dan-otak-kanan.html


Otak Kanan, Otak Kekayaan
Begitulah, otak kanan itu sedemikian krusial dan radikal. Bahkan untuk beranjak dan bergerak ke sisi kanan dalam Cashflow Quadrant-nya Robert Kiyosaki, asahlah otak kanan. Catat itu !. Bukankah penghuni kuadran kanan seperti pengusaha dan investor itu gemilang otak kanannya? Sebaliknya, bukankah penghuni kuadran kiri seperti karyawan dan profesional itu cemerlang otak kirinya? Buntut-buntunya tentu saja yang kanan yang kaya (baca: minoritas).

Penemu Cashflow Quadran saja belum tahu korelasi antara kuadran kanan dnegan otak kanan. Ia juga belum tahu bahwa sesungguhnya Ayah Kaya itu adalaah Ayah Kanan dan Ayah Miskin itu adalaj Ayah Kiri. Dan saya yakin sekali pastilah kuping anda sudak tak asing lagi dengan sabda manajemen "The right man on the right place". Lepas dari makna aslinya, ternyata orang kanan (right man) memang berbeda di kuadran kanan (right place). Ada pula sabda manajemen yang lain, "bos is always right". Lepas dari makna aslinya, ternyata atasan (boss) memang lebih kanan (right) daripada bawahan.

Sehubungan dengan itu sadarkah anda akan rambu-rambu di jalan raya yang bertuliskan, "Gunakan lajur kanan untuk mendahului". Sering lihat kan? Entah pernah terlintas di benak anda atau tidak, rupa-rupanya untuk merasih kesuksesan perintah tersebut juga berlaku seratus persen. Jelasnya "Gunakan otak kanan untuk mendahului pesaing". Seperti itu TITIK.

Otak Kanan, Otak Kesuksesan
Asal tahu saja, di negeri ini barangkali hanya saya dan pengusaha Purdi Chandra yang berpihak di kanan. Mayoritas inspirator berpihak di kiri. Sementara segelintir inspirator memilih untuk imbang kanan-kiri. By the way, kenapa sih saya bersikeras dengan otak kanan? kan sudah saya paparkan disini. Pahamilah sungguh-sungguh kesuksesan itu lebih dari 80% ditentukan oleh otak kanan, lantaran tak tercerainya antara otak kanan dengan EQ dan SQ. Sedangkan otak kiri, disinilah IQ berpusat.

Akan tetapi bukankah dunia ini menuntut keseimbangan? Itu betul, Betul banget..!. Makanya pemimpin yang kanan, pengikut yang kiri. Pengusaha yang kanan, karyawan yang kiri. Orang kaya yang kanan, orang miskin yang kiri.Generalis yang kanan, spesialis yang kiri. Penjual yang kanan, akuntan yang kiri. Imbang kan..? Tolong dipahami pula kanan itu fungsinya sebagai pendahuluan, keutamaan, pengangkat, dan pelumas. Dengan kata lain, kalau kanannya "jalan" maka kirinya akan ikut "jalan". Tapi kalau kirinya "jalan" belum tentu kanan ikut "jalan".

Sekitar 500 tahu sebelum Isa Al MAsih lahir dan menebar pengaruh pada dunia, Konfusius telah berkelana dan berpesan, "sebuah gambar setara nilanya dengan seribu kata-kata". Seperti biasa, Konfusius hampir selalu benar. Gambar itu kanan, kata-kata itu kiri. Saya perjelas satu kali kanan nilainya setara dengan seribu kali kiri. Albert Einsten pun bersikukuh "Imanjinasi itu lebih utama dari pada ilmu pengetahuan". Imajinasi itu kanan, ilmu pengetahuan itu kiri. Saya perjelas kanan itu lebih utama daripada kiri.


http://99rahasiaotakkanan.blogspot.com/2013/02/otak-kanan-otak-kekayaan-dan-kesuksesan.html#sthash.FxKeqgCH.dpuf

Jumat, 22 November 2013

BELAJAR BISNIS DARI ZUN TZU:pilihan artikel viva news.com

http://studentpreneur.co/belajar-bisnis-dari-sun-tzu-bagian-2/

Belajar Bisnis Dari Sun Tzu

Andhika Dwi Pramudita

“Kenali lawan dan kenali diri sendiri. Dalam seratus perang Anda tidak akan pernah dalam bahaya.”
Sun Tzu

Buku “The Art of War” dari Sun Tzu telah lama menjadi best seller di dunia, terkenal di kalangan pebisnis dan manajemen. Meskipun isi bukunya banyak membahas tentang bagaimana cara memenangkan perang di jaman China kuno, “The Art of War” telah lama menjadi pegangan wajib para pemimpin dunia bisnis. Apabila Anda bisa memahami buku ini, Anda akan bisa memenangkan perang bahkan sebelum melakukannya. Sayangnya, memahami buku “The Art of War” bukanlah hal yang mudah. Tim Studentpreneur telah bekerja keras untuk menyaring enam nasehat terpenting dari Sun Tzu untuk memenangkan perang, termasuk perang persaingan dalam bisnis Anda. Pada bagian pertama ini, Tim Studentpreneur akan membahas tiga nasehat pertama dari Sun Tzu.
 Taklukkan Pasar dan Persaingan Tanpa Menghancurkannya
“Memenangkan seratus kemenangan dalam seratus peperangan bukanlah kemampuan sempurna. Berhasil membuat musuh menyerah sebelum berperang adalah kemampuan yang sempurna.” – Sun Tzu
Seringkali dalam industri yang persaingannya sangat ketat, bisnis yang terlibat di dalamnya saling membunuh dan menghancurkan industri itu sendiri. Kita lihat saja industri penerbangan murah yang akhirnya memaksa penyedia jasa penerbangan untuk menekan harga dan satu-persatu bisnis penerbangan pun jatuh. Industri penerbangan kita sempat turun sebelum akhirnya mulai bangkit akhir-akhir ini. Kasus yang sama terjadi di industri komunikasi. Perang tarif dan bonus dari operator menyebabkan dari banyak sekali operator di Indonesia, hampir semuanya kolaps dan hanya beberapa yang mampu bertahan.
Cara terbaik untuk memenangkan pasar saat ini adalah yang tidak membuat pesaing merasa tersaingi dan tidak merusak pasar. Contoh paling gemilang ditunjukkan oleh Amazon yang merevolusi industri penjualan buku, dan bahkan menciptakan pasar baru dengan meluncurkan Kindle dan menjual e-Book sebagai sumber penghasilan utamanya. Netflix yang mampu membuat kita membayar lebih murah untuk menonton film tanpa menghancurkan pasar film juga merupakan contoh bagus dari menaklukkan pasar dan mengalahkan pesaing tanpa menghancurkannya.

Hindari Kekuatan dan Serang Kelemahan
“Tentara itu seperti air, bagi air yang mengalir biasanya menghindari ketinggian dan menuju ke dataran yang lebih rendah, tentara harus menghindari kekuatan dan menyerang kelemahan.” – Sun Tzu
Banyak Startup baru yang berjatuhan karena nekat menyerang bagian terkuat dari pesaing yang ada. Persaingan terang-terangan hanya akan membuat pesaing sadar dan menyerang baik dengan kuat. Daripada bersaing dalam bisnis dan area yang dikuasai pesaing, lebih baik bagi startup untuk mencoba bersaing di daerah yang tidak terlalu dipedulikan oleh pesaing. Contoh dari luar negeri adalah Wallmart, salah satu toko retail terbesar di dunia, justru memulai bisnisnya di kota-kota kecil yang tidak dipedulikan oleh toko retail besar waktu itu. Perlahan, Wallmart mengalahkan pesaing lokal yang kecil dan menjadi besar, cukup besar untuk masuk ke kota besar dan mengalahkan retailer besar. Seandainya Wallmart langsung berperang dengan retail besar, bisa jadi modal mereka langsung habis dan kalah.
Contoh lokal yang bagus adalah Grup Media Jawa Pos. Semua orang tahu pasar terbesar untuk media adalah Jakarta, namun sudah ada Kompas yang Berjaya di sana. Daripada memaksa bersaing di Jakarta, Jawa Pos memulai dari Surabaya dan Jawa Timur, perlahan melakukan pengembangan ke semua daerah kecil di Indonesia. Jawa Pos kini telah mempunyai kantor berita di hampir semua kota kecil di Indonesia, mengalahkan Kompas di hampir semua daerah Indonesia, kecuali Jakarta. Meskipun tidak terlalu bersaing di pasar terbesar, gabungan penguasaan pasar-pasar kecil Jawa Pos mampu membuat mereka menjadi sebesar (kalau tidak lebih besar) dari Grup Kompas.


Kenali Lawan dan Kenali Diri Sendiri
“Kenali lawan dan kenali diri sendiri. Dalam seratus perang Anda tidak akan pernah dalam bahaya.” – Sun Tzu
Bagian ini merupakan salah satu perkataan Sun Tzu yang paling terkenal. Ilustrasi detailnya juga diucapkan oleh Sun Tzu. Kalau Anda mengenali diri sendiri namun tidak mengenali lawan, ada peluang Anda menang ada peluang Anda kalah. Kalau tidak mengenali diri sendiri dan tidak mengenali lawan, sudah pasti Anda kalah. Kalau tidak ingin kalah, Anda harus mengenali diri sendiri dan mengenali lawan. Dalam istilah bisnis modern, hal ini disebut dengan “Business Intelligence”. Ini adalah salah satu rahasia kenapa startup yang berhasil mampu menggulingkan bisnis besar. Masa awal facebook mereka benar-benar mempelajari tentang mySpace dan menciptakan social networks yang jauh lebih keren dari pendahulunya.
Contoh menarik lainnya yang ingin Saya jadikan contoh adalah keberhasilan Jose Mourinho menjadi juara Liga Champions ketika bersama Inter Milan. Kunci utama keberhasilan Inter Milan ketika itu adalah mengalahkan Barcelona di semifinal, yang ketika itu dianggap sebagai tim dari planet lain saking kuatnya. Kekuatan utama dari Inter Milan adalah lini pertahanan, sedangkan kekuatan utama dari Barcelona adalah lini penyerangan yang mengandalkan trio Xavi, Iniesta, dan Messi. Selama dua pertemuan, Mourinho tidak malu menerapkan strategi parkir bus di depan gawang dan menugaskan Javier Zanetti dan Thiago Motta, dua pemain Inter paling kuat dalam bertahan, untuk menjaga Lionel Messi secara khusus. Meskipun di laga kedua Thiago Motta terkena kartu merah, strategi tersebut berhasil mematikan Lionel Messi. Praktis, sejak saat itu, strategi anti-Barcelona telah lahir, dengan kemampuan Jose Mourinho mengenali kelemahan permainan Barcelona dan menerapkan strategi khusus untuk menyerang kelemahan tersebut.

Masih ada 3 strategi inti Sun Tzu lagi untuk dibahas di bagian kedua. Stay tune ya guys. Mengenai 3 strategi pertama, bagaimana pendapat Anda?
Kemarin kita telah membahas tentang tiga strategi pertama yang diberikan oleh Sun Tzu dalam bukunya “The Art of War”. Meskipun membahas tentang strategi perang, buku “The Art of War” telah lama menjadi pegangan wajib para pemimpin bisnis besar di dunia. Persaingan dalam dunia bisnis sudah seperti peperangan, harus ditaklukkan seperti kita menaklukkan perang. Tim Studentpreneur telah menyiapkan tiga strategi terakhir untuk melengkapi enam strategi utama yang ada dalam “The Art of War” dan bisa digunakan untuk memenangkan persaingan dalam bisnis Anda.
ecepatan Adalah Segalanya
“Kecepatan adalah inti dari perang. Ambil keuntungan dari ketidaksiapan musuh. Pergi dengan rute yang tidak terduga dan serang musuh yang tidak siap tanpa aba-aba.” – Sun Tzu
Dalam bisnis, seperti dalam perang, kecepatan adalah segalanya. Bagi Sobat Studentpreneur yang pernah belajar bisnis di sekolah, pasti sangat memahami bahwa produk yang pertamakali ada di pasar akan mendapatkan keuntungan daripada produk pengikutnya. Pastikan Anda masuk pasar lebih cepat dari pesaing Anda, dan kalau perlu, menciptakan kategori baru. Industri farmasi biasanya sangat memahami jargon ini. Bagi pabrik obat, menemukan paten obat pertamakali akan memberi mereka keuntungan yang sangat besar.
Contoh yang bagus adalah Apple yang terus menerus meluncurkan produk baru, inovatif, dan pertama di pasaran. Kita lihat bagaimana iPod, iPhone, dan iPad merevolusi kehidupan manusia tanpa memberi kesempatan bagi pesaing utama Apple seperti Microsoft dan Google untuk menciptakan produk yang sama. Ketika pesaing berhasil mencapai level teknologi yang sama, Apple sudah naik ke tingkatan berikutnya.
 Bekerjasama Dengan Pihak Lain dan Mengatur Strategi Demi Keuntungan
“Mereka yang jago dalam perang membawa lawan ke peperangan, bukan sebaliknya.” – Sun Tzu
Bekerjasama dan beraliansi dengan perusahaan lain akan memberi Anda kemampuan baru dan akses ke pasar dengan lebih cepat. Contoh menarik di Amerika adalah liga American Football (seperti rugby, bukan sepakbola yang kita kenal) NFL mengajak AFL (American Football League) untuk bergabung, menciptakan liga yang lebih besar, dan puncaknya adalah acara Super Bowl. Di Amerika, Super Bowl adalah acara yang paling banyak ditonton dan memiliki harga iklan yang paling mahal.
Menguasai paten yang vital, dan brand yang kuat dalam beberapa bidang akan memberi keuntungan yang besar. Contoh Apple yang dikenal sebagai “raja paten”, membuat pesaingnya di industri smartphone dan tablet menjadi kesulitan untuk berkembang. Contoh lainnya adalah Google dengan search engine-nya. Bahkan “Googling” telah menjadi kata resmi untuk menggambarkan mencari sesuatu di internet. Entah kita memakai Bing atau Yahoo sebagai search engine-nya, istilah yang dipakai akan tetap “Googling”, bukan “Binging” atau “Yahooing”.

Kembangkan Karakter Pemimpin yang Kuat
“Ketika seorang pemimpin memperlakukan orang dengan kebajikan, keadilan, dan kebenaran, serta percaya pada mereka, maka pasukan akan bersatu dalam pikiran, dan akan bahagia melayani pemimpinnya.” – Sun Tzu
Bagi para pemimpin yang ingin menerapkan strategi Sun Tzu dan berhasil dalam bisnis, tidak hanya dibutuhkan kecerdasan, tapi juga karakter. Kecerdasan tanpa karakter yang kuat akan membuat Anda dibenci. Dengan gabungan antara kecerdasan dan karakter yang kuat, pemimpin akan dihormati oleh anak buahnya dan membuat mereka bekerja lebih keras. Contoh pemimpin bisnis dunia yang Saya sukai adalah masa awal Bill Gates di Microsoft. Bill Gates terkenal sangat paranoid terhadap persaingan. Hal tersebut membuat karyawan awal Microsoft ikut paranoid, membuat mereka bekerja sangat keras, terus berinovasi, dan mengalahkan pesaing mereka, meskipun mereka sudah berada di atas sekalipun.
Contoh lokal yang Saya sukai adalah Dahlan Iskan. Dengan prinsip sederhana “kerja, kerja, kerja”, Dahlan Iskan mampu menanamkan semangat kerja keras pada pekerja BUMN. Semangat bekerja dan semangat melayani di kalangan BUMN membuat perusahaan Negara tersebut berkembang dengan sangat pesar. Puncaknya, untuk pertama kalinya Indonesia mempunyai perusahaan yang masuk ke daftar perusahaan terbesar di dunia. Pertamina yang merupakan bagian dari BUMN mampu masuk 500 besar, sangat baik dalam menerapkan karakter Dahlan Iskan, bekerja keras.
 Nah Sobat Studentpreneur, bagaimana menurut Anda tentang prinsip-prinsip Sun Tzu dalam bisnis ini? Ataukah Anda mempunyai prinsip Sun Tzu lainnya yang juga berguna dalam bisnis?

Adhika Dwi Pramudita


Rabu, 20 November 2013

Trik Murahan Mendiskreditkan Jokowi

Trik Murahan Mendiskreditkan Jokowi


Untuk sementara Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) harus diakui termasuk kategori pemimpin yang berhasil. Perubahan yang dibuat Jokowi dan tandemnya A Hok dalam membenahi Jakarta, adalah fakta real dan memang dirasakan rakyat Jakarta dan disaksikan rakyat negeri ini pada umumnya. Intinya termasuk kategori yang luar biasa, apa yang telah dikerjakan Jokowi untuk perubahan Jakarta, meskipun masih tahap awal dan lebih kurang setahun kepemimpinan mereka. Soalnya selama puluhan tahun DKI Jakarta dipimpin gubernur-gubernur terdahulu, tanpa ada perubahan yang berarti. Setahun dipimpin Jokowi, ternyata hal yang tak terbayangkan dapat terwujud.

Awalnya banyak pihak yang meragukan Jokowi bisa berhasil memimpin propinsi yang menjadi ibukota republik tersebut. Soalnya DKI Jakarta jauh berbeda dengan propinsi lain bahkan berbeda dengan kota Solo yang pernah dipimpin Jokowi. Di Jakarta sejak lama telah tertanam kompleksitas persoalan, apalagi tingkat cuek masyarakat yang sangat tinggi, dan kerasnya resistensi terkait kebijakan pemerintah selama ini.
Yang menjadi nilai plus, ternyata Jokowi mampu memimpin Jakarta dengan gaya kepemimpinannya yang khas, yakni pendekatan langsung dengan warga. Ternyata gaya blusukan Jokowi sebagaimana diterapkannya sewaktu jadi Walikota Solo, juga sangat efektif diaplikasikannya ketika memimpin Jakarta. Blusukan yang dilakukan Jokowi tak hanya melihat kondisi wilayah ataupun sekedar mendengar keluhan warga ataupun melihat permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat, tapi juga mampu memberikan solusi atas persoalan yang ada. Kebijakan Jokowi berhasil dijalankan, nyaris tanpa ada perlawanan yang berarti, pelaksanaannya juga tanpa kekerasan, karena dibarengi dengan pendekatan humanis dan adanya solusi dalam pelaksanaan kebijakan.



Berbagai aspek mengalami perubahan positif. Dan itu nyaris tak pernah terjadi di saat gubernur-gubernur sebelumnya memimpin Jakarta. Revolusi birokrasi berorientasipelayanan masyarakat terwujud secara nyata. Rekrutmen pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta berdasarkan nilai profesionalisme, dan salah satunya melalui kebijakan lelang jabatan adalah terbosan baru yang spektakuler. Selain efektif menghindari korupsi, kolusi dan nepotisme, lelang jabatan sangat efektif menempatkan PNS jadi pejabat yang bersih (good governance) dan benar-benar berstatus sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, serta menjadi pejabat yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, dan punya target melakukan perubahan.

Alokasi anggaran juga dilakukan secara efektif dan mengutamakan efesiensi. Penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan dapat diketahui dan diakses oleh publik. Bantuan sosial diarahkan kepada hal-hal yang bermakna, dan memang terarah untuk hal-hal yang bersifat sosial. Kerjasama dan komunikasi dengan lembaga penegak hukum juga digalang terkait pengawasan penggunaan anggaran. Hal itu dilakukan sebagai tindakan preventif untuk menghindari penyimpangan penggunaan anggaran dan terciptanya pemerintahan yang bersih (clean government)

Lokalisasi pedagang kaki lima di sejumlah tempat berjalan tanpa kendala berarti dan merupakan salah satu poin keberhasilan. Diantaranya lokalisasi pedagang kali lima di pasar Tanah Abang dan di Pasar Minggu. Relokasi pedagang kaki lima di sejumlah pasar lainnya juga kini dalam tahap penanganan. Lihat saja, di seputaran jalan Pasar Tanah Abang yang puluhan tahun terlihat menjamur ratusan pedagang kaki lima dan tak mampu ditertibkan dan direlokasi oleh gubernur-gubernur terdahulu, akhirnya tak tampak lagi dibawah kepemimpinan Jokowi.

Trotoar jalan diseputaran Pasar Tanah Abang kini bersih dari pedagang kaki lima yang seluruhnya berhasil direlokasi ke Blok G pasar Tanah Abang. Multi manfaat yang diraih yakni ratusan kios di Blok G Pasar Tanah Abang yang lama tak berisi akhirnya diisi oleh pedagang. Tak ada lagi pedagang kaki lima di kawasan pasar Tanah Abang. Lalu sejumlah kawasan di Tanah abang yang selama ini menjadi biang kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas pun tak terlihat lagi. Serta praktek pungli yang dilakukan preman terhadap pedagang kaki lima yang sudah berlangsung puluhan tahun tak terjadi lagi seiring berhasilnya relokasi padagang kaki.

Tak hanya sebatas itu Jokowi juga mampu memberikan solusi ketika PKL yang telah dipindahkan ke Bok G Pasar Tanah Abang, mengeluh karena sepinya pembeli. Rencana pemindahan pintu keluar Stasiun Kereta Api Tanah Abang kedepan Gedung Blok G Pasar Tanah Abang, dianggap merupakan solusi jitu dan disetujui PKL maupun pihak PT Kereta Api Indonesia. Tak hanya itu rencana panambahan jembatan yang menghubungkan semua Blok di Pasar Tanah Abang, dan pembuatan tangga eskalator juga telah menjadi rencana matang untuk meramaikan Gedung Blok G Pasar Tanah Abang.

Tak bisa dibantah relokasi PKL disejumlah tempat adalah perubahan nyata dan tak dipungkiri sebagai sebuah keberhasilan, kendati masih banyak lagi PKL yang rencananya akan direlokasi . Faktanyua itu tak terjadi dimasa kepemimpinan gubernur-gubernur DKI sebelumnya. Malah sebagian besar pedagang di Pasar Tanah Abang memberikan apresiasi dan mengakui hanya Jokowi satu-satunya Gubernur DKI yang bisa merombak Tanah Abang.

Keberhasilan yang tak kalah penting dan juga tak pernah terjadi dimasa kepemimpinan gubernur sebelumnya adalah program normalisasi sejumlah waduk dan kali yang ada di jakarta. Salah satunya keberhasilan normalisasi Waduk Pluit yang memang nyataterjadi. Sejumlah waduk lain yang sedang dalam proses normalisasi diperkirakan juga berhasil dilakukan Jokowi. Pendekatan dan solusi menjadi senjata ampuh Jokowi membuat normalisasi Waduk Pluit berjalan lancer. Warga yang bermukim di bantaran Waduk Pluit berhasil dieksoduskan Jokowi ke Rusunawa dengan baik tanpa ada protes yang berarti, sehingga pelebaran dan pengerukan Waduk Pluit dengan tujuan juga mengantisipasi banjir dapat berjalan dengan lancar. Dan wajah kawasan Waduk Pluit berubah total dari kondisi kumuh menjadi asri, dan di pinggiran Waduk Pluit telah tersulap menjadi jalur hijau.

Pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui Kartu Jakarta Sehat berhasil membuat sejumlah rumah sakit termasuk rumah sakit swasta, ikut berpartisipasi membuka pintu pelayanan bagi masyarakat miskin. Begitu juga Kartu Pintar yang diberikan kepada pelajar yang kurang mampu, membantu warga miskin mendapat pendidikan yang layak. Banyak lagi program dan kebijakan Jokowi yang terkatagori berhasil. Dan itu berjalan dalam waktu setahun kepemimpinannya. Awal kepemimpinan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta yang menampakkan hasil nyata dan berhasil merubah wajah Jakarta, tentu memberi rasa optimis bagi masyarakat khusunya masyarakat Jakarta bahwa program yang masih dan akan dijalankan Jokowi selanjutnya akan berjalan dengan baik.

Harus diakui bahwa masih banyak perkerjaan berat yang dihadapi Jokowi untuk perubahan Jakarta secara menyeluruh. Masih banyak pasar yang akan direvitalisasi, masih banyak pedagang kaki lima yang akan direlokasi dan masih banyak kali yang akan dinormalisasi, begitu juga persoalan kemacetan yang perlu dibenahi dan diatasi. Meskipun sejumlah perubahan yang dilakukan Jokowi mendapat segelintir perlawanan, namun pada umumnya publik menilai sangat positif dan memberikan apresiasi atas apa yang telah diperbuat Jokowi untuk Jakarta, dalam hitungan satu tahun kepemimpinannya. Penilaian positif itu tak hanya karena sejumlah perubahan drastis dan signifikan yang dibuat Jokowi untuk Jakarta, juga karena keyakinan masyarakat terhadap sosok Jokowi sebagai pemimpin yang benar-benar punya vested tulus membuat perubahan dan berpihak membela kepentingan rakyat, serta diyakini sebagai pemimpin yang bersih.

Sangat panjang, jika dirinci satu per satu apa saja perubahan yang telah dilakukan Jokowi di DKI Jakarta. Pastinya perubahan itu memang nyata terjadi, dan Jokowi tampaknya tetap konsisten melakukan perubahan selanjutnya secara bertahap. Pun demikian dibalik sejumlah keberhasilan Jokowi, segelintir kalangan tanpa rasa malu tetap tak mengakui keberhasilan Jokowi memimpin Jakarta. Malah terkesan disengaja mencari celah untuk mendiskreditkan Jokowi.

Banyaknya desakan dan besarnya gelombang dukungan kepada Jokowi untuk jadi Calon Presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2014, tentu menjadi salah satu sebab pendiskreditkan Jokowi, apalagi Jokowi berada ditempat teratas dihampir seluruh survey Capres yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Maka Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Sekjennya Tjahjo Kumolo angkat bicara. Menurut Tjahjo, PDIP menduga kuat ada Tim Khusus yang dibentuk pesaing-pesaing Jokowi untuk memperburuk citra Jokowi. Tim khusu tersebut sengaja datang ke Solo untuk mencari informasi. Tjahjo mengaku mendapat informasi ada upaya mengumpulkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Solo hanya untuk mencari keburukan Jokowi saat menjadi Walikota Solo. Selain itu ada tim yang yagn bergerak kepada pemilik media untuk mengurangi forsi pemberitaan mengenai Jokowi.

Belakangan ini yang paling getol mendiskreditkan Jokowi adalah politisi-politisi dari Partai Demokrat yang merupakan partai penguasa saat ini. Ruhut Sitompul adalah satu diantara politisi Partai Demokrat yang paling ngotot menganggap Jokowi belum berhasil memimpin Jakarta. Anehnya dasar penilaiannya terkesan dicari-cari dan malah tanpa argumen. Namun tampaknya publik takkan terpengaruh dan kenyataannya memang tak terpengaruh dengan pendapat Ruhut, soalnya penilaian Ruhut merupakan penilaian yang irrasional karena dia menilai dengan otak kirinya. Ditambah lagi publik tahu Ruhut adalah politisi yang memang suka asal cuap, dan kerap mendiskreditkan pemimpin ataupun politisi yang bukan berasal dari Partai Demokrat.

Sejumlah jajaran politisi Partai Demokrat juga tak mau kalah mendiskreditkan Jokowi. Politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengambil kesempatan memanfaatkan maraknya isu penyadapan yang dilakukan beberapa negara terutama dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Indonesia untuk mendiskreditkan Jokowi. Ramadhan menuduh Jokowi telah membuka celah bagi Amerika Serikat melakukan aksi penyadapan, dikarenakan Pemprov DKI memberikan Izin Renovasi Gedung Kedubes AS. Menurut Wasekjen partai Demorkat tersebut, dengan pemberian izin itu, Jokowi telah memberikan lampu hijau kepada Amerika Serikat untuk melakukan penyadapan melalui Gedung Kedubes AS. Ternyata tudingan Ramadhan itu, juga tampaknya tak mengurangi kadar apresiasi publik terhadap sosok Jokowi. Malah banyak kecaman ditujukan kepada Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut. Ramadhan dianggap banyak kalangan terkesan mengada-ada, dan sengaja mendramatisir untuk menjatuhkan pamor Jokowi.

Penguasa nomor satu di Partai Demokrat yakni Susilo Bambang Yudhoyono, juga ikut latah mendiskreditkan Jokowi. Kendati tak sekasar anggotanya, SBY dengan kapasitasnya sebagai Presiden melemparkan tudingan kepada Jokowi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kemacetan yang terjadi di Jakarta dengan dalih desentralisasi. Menurut pengakuan SBY sebagaimana diberitakan bahwa soal macet itu terlontar, karena pertanyaan para Perdana Menteri Negara ASEAN yang membuat SBY merasa tertusuk. Pertanyaan yang terkait dengan keluhan para Perdana Menteri ASEAN tentang kemacetan di Ibukota dan bagaimana solusi dari kemacetan itu. Benar atau tidak ada pertanyaan seperti itu kepada SBY dari para Perdana Menteri ASEAN, yang pasti pernyataan SBY tersebut sangat terkesan ingin menjatuhkan Jokowi. Atas penyataannya itu, SBY pun jadi bulan-bulanan kritikan. SBY dianggap telah lari tanggung jawab sebagai presiden RI.

Selain kalangan dari Partai Demokrat, politisi partai lain pun acap mendiskreditkan Jokowi. Tapi tampaknya kritik terhadap Jokowi umumnya tak mempengaruhi publik untuk ikut mendiskreditkan Jokowi. Umumnya masyarakat menyikapi kritikan tersebut secara fair dan tak berimbas menjadi antipasti terhadap Jokowi. Justru sebaliknya para pengkritik jadi sasaran kecaman.

Jokowi bukanlah sosok pemimpin yang anti kritik, namun sebagian besar kritisi terhadap kinerja Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta yang terlontar dari sejumlah kalangan politisi partai yang berbeda partai dengan Jokowi, jelas tak bisa dikatakan sebagai kritik positif, karena kritik yang dilontarkan kesannya jauh dari netralalitas dan jauh dari takaran objektif. Indikasi kuat, kritikan yang terlontar sengaja untuk mendiskreditkan Jokowi, yang mendapat dukungan kuat dari rakyat untuk mencapres di Pilpres 2014 mendatang.

Persoalan yang diangkat sebagai bahan kritikan pun sengaja dicari-cari terkait kebijakan Jokowi. Untungnya, publik bisa menilai bahwa isu yang dilontarkan para pengkritik, tidak seperti kenyataannya. Akhirnya kritikan-kritikan itu tak berefektivitas dan tak berimbas terhadap citra Jokowi selaku pemimpin yang dikenal merakyat. Kritikan-kritikan tersebut pun tak bisa menjadi senjata ampuh untuk mengganjal ataupun mengganggu elektabilitas Jokowi sebagai sosok dianggap sebagai bakal capres terkuat. Jadi tak salah jika kritikan-kritikan dari politisi tersebut dinilai sebagai trik-trik murahan mendiskreditkan Jokowi. Salah satu kehebatan Jokowi dalam menyikapi serangan lawan politik yang berusaha memperburuk citranya, adalah ketenangannya dan tak terlihat terpengaruh. Yang jelas Jokowi mengaku tak terlalu memikirkannya.


Jumat, 15 November 2013

MAHLIGAI CINTA

MAHLIGAI CINTA


Menatap mekar kelopak sipit matamu
Yang sesekali tunduk malu
Sekejap pejammu, meramu
Jampi obat perindu
Gejolak nan gelora puja menderu
Getaran misteri menghantu
Sungguh, takutku kehilanganmu

Ada nada cemburu pada merah gincu
Lekat dalam cumbu tipis bibir ranummu
Basahi jiwa angan gelayut manjamu
Tiada celah dalam cengkram eratmu
Halau dari segala debu
Kuingin seutuhnya milikku

Hijab merah jambu berkelambu rambu
Selimut hatimu menghisap otak jomberanku
Bongkah batu karang benalu cumbu
Tunggu ikrar berpenghulu
Kau satu tonggak rasaku
Kan ku jaga selalu indahmu




Duet kita nyanyikan pelangi senja
Merdu nian tiada nada fals nya
Bait awal indah malam pertama
Bait dua bulan madu ke pantai kuta
Reffain tereja ” anak kita kembar lima “
Coda menggema tawa kita
Angan dan cita akan mahligai cinta
Abadikanlah sejiwa kita
–ooOoo–

http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2013/11/15/mahligai-cinta--610923.html#

Minggu, 13 Oktober 2013

HATI-HATI TERHADAP GODAAN YANG SATU INI

HATI-HATI TERHADAP GODAAN YANG SATU INI


Secara potensial kaum wanita merupakan godaan bagi kaum laki-laki. Ia merupakan salah satu unsur dari “tiga ta” (harta, tahta, dan wanita). Namun di zaman modern godaan wanita jauh lebih berat lagi.







Bagaimana bentuk godaan wanita di era sekarang?

1. Wanita modern terus-terang cantik-cantik.
Mereka lebih cantik dari wanita-wanita zaman sebelumnya. Era sekarang sarana-sarana kecantikan melimpah-ruah. Salon, make up, sarana kebugaran (fitness), gaya hidup modis, media-media, hingga operasi plastik untuk mengubah penampilan lebih cantik. Dengan modal uang dan informasi, wanita sekarang bisa tampil cantik.

2. Pakaian wanita modern umumnya seksi-seksi.
 Bentuknya bisa pakaian ketat (pas badan), rok mini, celana pendek, dan seterusnya. Mereka   bukan malu memperlihatkan keseksian, justru bangga.

3. Sikap wanita sekarang banyak yang berani atau agressif.
K alau dulu wanita identik dengan menunggu, tetapi sekarang mereka “aktif menyerang”. Kalau bukan laki-laki yang mendatangi mereka, mereka yang akan mendatangi laki-laki.

4. Banyak wanita sekarang mencari income dengan modal penampilan.
Mereka benar-benar sadar bahwa kecantikan dan tampilan seksi itu menghasilkan uang. Mereka menjadi model, SPG, bintang iklan, dan seterusnya. Modal ilmu atau kecerdasan tak mesti harus ada, asalkan bisa tampil cantik, seksi, dan menggoda.

5. Wanita modern banyak yang galaw.
Nah, ini masalah serius. Fitrah wanita kan tidak bisa hidup sendiri, mereka selalu membutuhkan pasangan hidup (suami). Sementara untuk mendapatkan pasangan itu perlu perjuangan ekstra, sehingga ada persaingan antar sesama wanita dalam kecantikan, penampilan, dan kenekatan.




Semua ini merupakan cobaan-cobaan berat yang dihadapi kaum laki-laki zaman sekarang, di segala umur, selain anak-anak kecil. Para suami, anak muda, mahasiswa, pelajar, bapak-bapak, hingga kakek-kakek, mendapati semua cobaan itu.
Karena itu perlu kearifan, kebijaksanaan dan iman dalam menghadapi situasi yang demikian entah itu dalam lingkung keluarga,lingkungan masyaarakat, lebih-lebih dunia kerja yang makin kompetitif ini.


Jumat, 04 Oktober 2013

Kesaksian: Kesaksian Hidup "Bertemu Tuhan" di Retret

Kesaksian: Kesaksian Hidup "Bertemu Tuhan" di Retret: By Grace Silvanna Wiradjaja. Bagi orang yang tidak percaya, cerita berikut pasti menjadi sesuatu yang tidak mungkin. Tapi satu hal yang...

Kesaksian Hidup "Bertemu Tuhan" di Retret

By Grace Silvanna Wiradjaja.
Bagi orang yang tidak percaya, cerita berikut pasti menjadi sesuatu yang tidak mungkin. Tapi satu hal yang saya imani adalah bahwa hal ini benar-benar terjadi dalam hidup saya.

Tanggal 1-6 Juli 2008 boleh jadi menjadi hari-hari yang sebenarnya tidak pernah menjadi waktu yang begitu saya nanti-nantikan sebelumnya. Bayangkan, bahkan dua hari tepat sebelum saya mengikuti retret di Cikanyere, saya sempat bertengkar hebat dengan mama saya. Ya, bisa dibilang, kami sering sekali bertengkar. Kami berdua memiliki luka batin yang akhirnya menyebabkan kami sering berbeda pendapat dan salah paham.

Pada hari pertama, jujur saja, saya sudah tidak memiliki semangat sedikit pun untuk mengikuti retret. Saya pikir, untuk apa, apa tujuan saya mengikuti retret ini? Sejak awal tahun lalu, saya benar-benar mencari seorang sosok Yesus dalam hidup saya. Dalam batin, saya ingin sekali untuk bertemu Yesus, berbicara dengan Yesus secara pribadi. Saya ingin merasakan bagaimana rasanya berada dalam pelukan Yesus. Sekitar awal tahun 2007 lalu, saya mengikuti adorasi yang diadakan oleh Romo Yohanes Indrakusuma, O.Charm, di Hotel Mulia Jakarta. Hingga sampai adorasi itu selesai, saya seperti sama sekali tidak mendapatkan apa-apa. Saya sama sekali tidak merasakan adanya hadirat Tuhan saat itu. Kecewa, pasti. Tapi saya tidak lantas berhenti untuk terus mencari Tuhan.

Retret sekolah pada Agustus 2007 ternyata sama saja. Tidak ada yang berubah. Saya tetap menjadi saya biasanya. Oktober 2007, saya mengikuti acara KRK Imago Dei. Dan lagi-lagi, Tuhan sama sekali seperti tidak memberikan apapun kepada saya. Jujur saja, saat itu saya menjadi sangat kecewa terhadap Tuhan dan bersumpah untuk tidak lagi mencari Tuhan dalam hidup saya. Semalam-malaman itu saya terus menangis. Ke mana Tuhan yang selama ini saya damba-dambakan untuk membuktikan bahwa Ia sungguh ada dan hadir dalam hidup saya?

Sejak saat itu, akhirnya saya hanya berdoa biasa saja (tidak khusyuk). Saya pikir, untuk apa saya berdoa dengan keras, sementara itu Tuhan tidak pernah menunjukkan bahwa diri-Nya benar-benar ada bagi saya? Toh, sepertinya Tuhan juga tidak akan membiarkan diri-Nya untuk datang kepada saya secara khusus dan berbicara layaknya ayah dan anak. Tapi entah bagaimana, sejak bulan lalu, selalu ada suara hati saya yang meyakinkan saya bahwa saya harus mengikuti retret ini. Saya tidak tahu bagaimana hal ini dapat terjadi, tapi ternyata sampailah saya pada acara tersebut!


Hari pertama
Bosan, iya. Tidak punya teman, iya. Bingung, pasti!
Saya merasa retret ini hanya akan membuang waktu saya. ”Tidak ada yang akan saya dapat dari sini”, kata saya membatin. Malam itu, diadakan sebuah misa pembukaan retret. Pada saat itu, saya berdoa, ”Tuhan, tunjukkan bahwa Engkau sungguh ada. Buktikan bahwa retret ini sungguh mendatangkan sesuatu untuk Grace, Tuhan. Tapi kalau sampai retret ini selesai dan Grace tidak merasakan apapun, maaf Tuhan,  Grace akan meninggalkan Tuhan.” Setelah berkata demikian, tiba-tiba dalam bayangan saya, saya melihat Tuhan Yesus menangis dan berkata, ”Grace, Tuhan sayang sama Grace tanpa syarat.” Jujur, waktu itu hati saya langsung hancur dan saya langsung menangis mendengar perkataan Tuhan yang begitu singkat tapi mendalam. Tapi saya tidak berani berkata macam-macam kepada Tuhan, saya hanya berkata, ”Baik, Tuhan. Tolong buktikan saja.”. ”Iya, Grace. Tapi tolong buka hati Grace benar-benar buat Tuhan selama 6 hari ini.”, jawab Tuhan lagi.

Hari itu juga, tiba-tiba saya dipilih untuk menjadi ketua kelompok retret, dengan anggota sekitar 20 orang. Saya tidak mengerti apa rencana Tuhan. Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti retret penyembuhan luka batin seperti ini, dan saya masih belum mengetahui apa-apa. Tapi sesuai janji saya kepada Tuhan, saya kemudian menganggap bahwa ini adalah bagian dari rencana Tuhan.


Hari kedua
Saya mengikuti acara adorasi. Saya benar-benar membuka diri sepenuhnya untuk Tuhan. Saya bernyanyi dengan hati, saya berdoa khusyuk. Saya benar-benar membuka hati untuk Tuhan, tanpa memikirkan apa yang akan Tuhan beri bagi saya selama 6 hari itu. Setelah mendengar para frater dan suster berkata-kata dalam bahasa roh, dalam keadaan duduk bersila, tiba-tiba seluruh badan saya keram. Saat itu, saya benar-benar merasa yakin, bahwa Roh Kudus sungguh sedang menguasai tubuh saya. Tak lama kemudian, seorang Pastor mendatangi saya dengan membawa monstran, tempat tubuh Yesus (hosti) disimpan. “Tuhan Yesus ingin menyapamu. Apakah kamu dapat berdiri?”, tanyanya. Tubuh saya sungguh lemah, tapi demi menjawab sapaan Tuhan Yesus, saya berusaha sekuat tenaga untuk bangkit berdiri. “Ya, saya mau, Romo. Tapi tolong bantu saya berdiri.” Tidak sampai 1 menit kemudian, tubuh saya langsung terhempas lagi ke belakang, terbaring dan mulai kaku pada seluruh tubuh. Frater itu pun kemudian berjalan meninggalkan saya menuju peserta lain.

“Yesus, Yesus, Yesus...”, saya terus membatin seperti itu dalam hati saya. Tapi yang keluar dari mulut saya hanyalah kata-kata, “Sess…sesss..sesss..”. Itu adalah pertama kalinya saya mendapat karunia bahasa Roh. Saya tidak dapat mengucapkan kata-kata secara ’indonesiawi’. Semua kata yang keluar seperti sudah ada translator-nya.

Dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba lengan saya terangkat sendiri oleh tangan kuat yang kemudian menopang pinggang kiri saya juga. ”Grace, Tuhan akan menjelaskan semuanya.”, ada suara Tuhan Yesus yang dengan sangat jelas terdengar pada telinga saya. Kemudian, Tuhan Yesus menjelaskan kepada saya mengenai segala hal yang terjadi dalam hidup saya, tentang apa maksud Tuhan untuk tidak mengangkat habis seluruh luka batin saya, tentang setiap masalah yang saya miliki, dan yang terpenting tentang mengapa baru saat ini, di saat saya tidak terlalu mengharapkan adanya pelukan Tuhan, Ia malah baru datang dan menyapa saya.

Kata Tuhan demikian, ”Grace tahu, semua sudah Tuhan atur. Ini adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk memeluk dan menggendong Grace.”. Seluruh tubuh saya sungguh kaku, tidak mampu bergerak. Bukan lemas, bukan lemah, tapi kaku! Tangan-tangan dan kaki kiri saya terjulur ke atas, kaki kiri saya keram hebat, dan semua jari-jari saya saling menyimpul tidak beraturan dan tidak dapat digerakkan sama sekali, meskipun dibantu dengan bantuan orang lain. Semakin saya berusaha berteriak nama Yesus, semakin tubuh saya merasa sakit dan kaku. Tapi saat itu saya sungguh merasa yakin, bahwa itu adalah kuasa Tuhan yang menghampiri saya. Saya merasakan sungguh jari-jari Yesus, pelukan Yesus. Bahkan, saya merasakan bagaimana Yesus mulai menegakkan tubuh saya sendiri! Saya melihat dengan mata saya sendiri, bagaimana itu bentuk tangan Tuhan Yesus!

Tapi anehnya, dalam pertemuan saya dengan Tuhan itu, saya sama sekali tidak dapat mengingat apa saja yang menjadi harapan duniawi saya. Sepintas, saya seperti dibawa Tuhan untuk melihat keadaan di dalam kapel tersebut. Saya melihat bahwa hampir semua orang di sana berdoa dengan khusyuk kepada Tuhan, memohon agar Tuhan menjawab doa-doa mereka.

Saya melihat, bahwa tiap-tiap dari diri mereka kemudian seperti membuat sebuah saluran (pipa) berwarna abu-abu. Pipa-pipa tersebut itu lalu membentuk piramid hingga ke puncak kapel (menuju hadirat Tuhan). Masing-masing peserta menyumbangkan ’pipa-pipa’ mereka. Akan tetapi ada juga beberapa peserta yang tidak memiliki pipa yang dapat mencapai puncak kapel. Pada saat itu, satu hal yang saya lakukan adalah berdoa agar Tuhan membantu mereka untuk dapat memperpanjang pipa-pipa mereka hingga dapat mencapai langit-langit kapel itu juga.

Saya bukanlah orang yang sering mendoakan orang lain. Tapi pada saat itu, saya terus-menerus hanya dapat mendoakan orang-orang lain, baik yang saya kenal maupun yang tidak saya kenal sekali pun. Saya mendoakan agar Tuhan menurunkan berkat-Nya secara lebih lagi kepada tiap-tiap dari mereka.

Setelah sekitar 1 jam setelah itu, saya meminta Tuhan untuk benar-benar menggendong saya yang sedang terbaring di lantai. Dengan lembut Tuhan menyelipkan tangan-tanganNya pada pinggang saya. Pinggang kiri saya mulai terangkat. Tapi kemudian tiba-tiba saya merasa bahwa saya terlalu naif untuk mengakui bahwa Tuhan memang sungguh mencintai saya. Saya meminta Tuhan menggendong saya semata-mata hanya karena saya ingin Tuhan menunjukkan kasih-Nya terhadap saya.

Setelah acara adorasi selesai, saya masih dalam keadaan membujur kaku di atas lantai. Saya sungguh takut. Saya ingin membuka mata, tapi bahkan untuk melakukan hal itu saja saya tidak mampu! Beberapa suster dan teman akhirnya mulai mendoakan saya dan berusaha menggerak-gerakkan tubuh saya. Tapi percuma, tubuh saya begitu kaku. Akhirnya, tubuh saya diangkat menggunakan tandu.


Hari ketiga
Sampai pukul 02.00 dini hari, sikut tangan saya masih kaku (900). Pukul 05.00, seluruh badan saya mulai dapat digerakkan kecuali kedua telapak tangan. Pukul 11.00, sikut saya sudah membaik, tapi paha kanan saya malah tidak dapat bergerak. Pukul 15.00, seluruh kaki kanan tidak dapat bergerak. Malam itu (3 Juli 2008), diadakan pencurahan roh kudus. Setelah didoakan oleh seorang suster, tiba-tiba perut saya merasa sangat amat sakit. Menjalar dari perut bagian kiri hingga ke perut bagian kanan, kemudian menuju ke bagian tulang punggung. Rasanya seperti semua badan sudah mau rontok! Ditambah lagi tiba-tiba kedua kaki saya kembali kaku. Akhirnya, untuk kedua kalinya, kaki saya tidak dapat bergerak. Kali ini, saya benar-benar tidak bisa berjalan.


Hari keempat
Hingga keesokan harinya, saya masih tidak dapat berjalan. Saya harus dibantu oleh orang lain untuk dapat berjalan (dibopoh). Saya berlatih berjalan sejak pukul 09.00-15.00. Setelah itu, saya terus-menerus dibantu oleh orang lain untuk mengikuti sesi-sesi selanjutnya. Malam itu, diadakan acara Perayaan Bunda Maria. Karena jaraknya cukup jauh, akhirnya saya dibawa menggunakan mobil untuk mencapai bangunan gereja. Saya terus-menerus berdoa supaya kaki saya segera dapat kembali berjalan.


Hari kelima
Saya bangun lebih awal dari teman-teman yang lain, untuk berlatih berjalan (sebelum doa rosario tadi malam, ada seorang ibu yang menawarkan terapi jalan dengan menggunakan embun kepada saya). Tapi, seketika itu juga, tanpa saya sadari, ternyata saya sudah dapat mengontrol kedua kaki saya lagi! Saya langsung bangkit dari tempat tidur, dan dengan langkah kaki yang masih sedikit goyah, saya langsung kembali berjalan!

Hampir semua orang tidak mempercayai akan hal itu. Enam ratus peserta retret, dan saya adalah satu-satunya orang yang benar-benar merasakan betapa Tuhan Yesus memeluk saya dengan begitu erat. Sampai saat ini, saya masih sangat jelas mengingat bagaimana bentuk lekuk tangan Tuhan. Tangan-Nya begitu kuat, besar, begitu mampu menopang segala masalah dan rintangan dalam hidup kita.

Satu hal yang menjadi acuan bagi saya adalah, bahwa Tuhan sungguh-sungguh menyediakan hal terbaik dalam hidup kita. Begitu begitu banyak kekecewaan dan kesakitan, kesedihan yang kita alami dan rasakan dalam hidup. Ketika kita berteriak, ”Di mana, Tuhan? Di mana, Tuhan?”, mungkin rasanya dalam menunggu jamahan Tuhan adalah sesuatu yang begitu lama dan melelahkan. Tapi, ketika saat itu datang, saat yang sangat kita nanti-nantikan tiba, ketika akhirnya Tuhan menjelaskan segala hal yang terjadi dalam hidup kita, percayalah pada saya, Anda tidak akan dapat melakukan apa pun kecuali mensyukuri setiap berkat Tuhan dalam hidup Anda!

Sewaktu saya terbujur kaku di hari kedua, Tuhan menunjukkan kepada saya 3 lingkaran besar yang menjadi bagian dalam hidup saya. Lingkaran pertama, Tuhan menjelaskan setiap masalah yang saya alami. Lingkaran kedua, mengenai semua kekecewaan yang ada pada hati saya. Dan lingkaran ketiga, mengenai betapa besar kerinduan saya akan kehadiran Tuhan atas saya. Dan Tuhan menjelaskan itu satu per satu! Tuhan mampu menjelaskan semua itu!

Tuhan memperlihatkan kepada saya, seluruh yang terjadi pada saya sejak saya masih dalam kandungan! Tuhan memperlihatkan bagaimana ibu saya merasa sedih karena sikap ayah saya yang kasar ketika saya masih dalam kandungan, Tuhan menunjukkan bagaimana saya dapat lahir, bagaimana saya bertumbuh, terlebih bagaimana Tuhan mencurahkan seluruh berkat dan rahmat-Nya lewat setiap masalah yang Tuhan izinkan masuk dalam hidup saya! Tuhan seperti menunjukkan, ”Gini loh, grace, kalau dalam masalah itu tidak ada berkat Tuhan yang kamu terima!”. Tuhan menunjukkan bagaimana masalah itu dapat menjadi semakin rumit dan bagaimana masalah itu menjadi seperti yang saya telah alami di mana di dalamnya selalu ada berkat Tuhan, baik sekecil apa pun itu kuasa Tuhan yang kita rasakan.

Mungkin kita merasa, di mana sih yang namanya kuasa, berkat Tuhan ketika setiap masalah datang? Ketika kita sakit panas, pekerjaan kantor kita terbengkalai, dan sebagainya, syukurilah hal-hal positif yang masih Tuhan berikan. Bagaimana jika sakit panas itu kemudian mengakibatkan hal yang lebih buruk daripada itu, kematian misalnya? Bagaimana jika terbengkalainya pekerjaan kantor itu kemudian membuat kita kehilangan segala job kita? Semua pasti ada konsekuensinya, ada hal baik dan buruknya. Tapi Tuhan ternyata masih memberikan berkat-Nya kepada kita semua. Kita masih bisa bernafas bebas selagi ada orang-orang yang untuk bernafas saja harus membeli tabung oksigen. Kita masih bisa makan kenyang, di mana di belahan bumi lain masih banyak orang-orang kelaparan.

Mungkin sempat terlintas dalam benak kalian, apa yang saya minta pada Tuhan lewat perjumpaan singkat saya tersebut. Jawabannya adalah tidak ada. Tidak ada. Mengapa? Ketika Anda dijelaskan dengan sangat mendetail oleh guru Anda mengenai perkalian dan pembagian, apakah Anda masih dapat menawar-nawar bahwa 4x4=7? Hal itulah yang terjadi pada saya. Seketika itu juga tidak ada yang dapat saya proteskan pada Tuhan selain hanya bersyukur, bahwa saya masih memiliki Allah yang begitu luar biasa!

Jangan pernah mengharapkan bahwa masa depan Anda sepenuhnya berada dalam tangan Anda. Ketika saya berdoa, ”Tuhan, saya mau apa yang saya rencanakan, bahwa saya akan mendapat beasiswa S2, bahwa saya akan kuliah di Itali, dan sebagainya terjadi!”, Tuhan malah menjawab, ”Grace, Tuhan punya hal yang jauh lebih besar, jika Grace mau mengikuti rencana Tuhan.”

Apa yang bisa kita ambil dari sini? Hiduplah saat ini juga! Jangan mematok harga mati untuk masa depan Anda! Tuhan punya tawaran yang jauh lebih menggiurkan! Lewat tulisan ini, saya sungguh berharap, agar Anda semua, dapat terus berharap dalam menunggu pemenuhan janji-janji Tuhan dalam hidup Anda! Saya sudah menunggu 2 tahun untuk merasakan tangan kuat-Nya menggendong saya. Dan saya pun akan terus menerus menunggu Tuhan lagi untuk merasakan bagaimana Tuhan Yesus kembali memeluk saya lagi, sampai kapan pun itu!

Hidup Anda akan terus berubah. Dan Anda tidak akan pernah dapat meramalkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Tuhan Yesus sungguh mencintai satu per satu dari Anda, betapa pun kotornya Anda, betapa pun dosa yang pernah Anda perbuat.
Tunggulah. Semua ada waktunya.
Tuhan memberkati.

Jakarta, 7 Juli 2008,

Jumat, 20 September 2013

MAGANG DI GRAMEDIA LIPPO KARAWACI

  membawa barang ke area display.


pak muta penjaga tamu yang murah senyum


    sang asisten, USI  yang cantik
   
Firman yang ganteng...


 lagi kumat genitnya...

  3 EKONOM INDONESIA   DAN PEMIKIRANNYA   3 tokoh ekonom Indonesia pasca-reformasi, sekedar sampling acak,   berfokus pada pemulihan kri...